Konten dari Pengguna

Menguak Fakta! Rumah RHM Akib Tidak Pernah Menjadi Rumah Residen Palembang

Annisa Fatihah Salsabila

Annisa Fatihah Salsabila

History Education Sriwijaya University Asisten Pendata Cagar Budaya MSIB Batch V

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Annisa Fatihah Salsabila tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

dokumentasi pribadi
zoom-in-whitePerbesar
dokumentasi pribadi

Siapa yang tidak tahu dengan Raden Haji Muhammad Akib? Tokoh sejarahwan Palembang, salah seorang bangsawan zuriat Kesultanan, cicit Sultan Palembang.

Rumah Raden Haji Muhammad Akib yang beralamatkan Jl. Kapten Cek Syeh, 18 Ilir, Kec. Ilir Tim. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30113. Sering di bicarakan sebagai Rumah Residen Palembang. Dengan rumah bergayakan arsitektur Campuran; terdapat gaya Cina, Melayu, dan juga Arab, dan bentuk atap Limas. Rumah rmh Akib saat ini ditinggali oleh keluarga besarnya.

dokumentasi pribadi

Rumah residen adalah rumah dinas yang biasanya ditempati oleh seorang residen. Residen merupakan pejabat pemerintah tinggi Belanda yang ditugaskan di wilayah-wilayah tertentu di Hindia Belanda. Rumah residen tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal pribadi, tetapi juga sebagai pusat administratif dan sosial di wilayah tersebut. Bangunan ini mencerminkan hierarki dan kekuasaan kolonial Belanda di Indonesia pada masa itu.

dokumentasi pribadi

Namun, menurut RM Ali Hanafiah yang akrab disapa Mang Amin, keponakan dari RHM Akib saat di wawancara pada kamis, 26 Oktober 2023, rumah tersebut bukanlah rumah residen yang dimaksud. Rumah RHM Akib ini merupakan rumah pribadi milik Akib yang didesain langsung oleh beliau, sebelum beliau menjadi Wethouder Loco Burgemeester Stadsgemeente Palembang atau saat ini dikenal dengan Wakil Walikota Palembang. Rumah ini juga tidak pernah menjadi rumah dinas bahkan pusat administratif pada zaman itu.

Masih banyak yang mengira rumah RHM Akib ini rumah residen Palembang, mengingat beliau merupakan orang penting yang berkedudukan pada zaman Belanda menjajahi kota Palembang.