Konten dari Pengguna

Cara Belajar Efektif untuk Mahasiswa Baru

Annisa Salma Nabilah

Annisa Salma Nabilah

Mahasiswa program studi Relasi Industri di Politeknik Ketenagakerjaan.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Annisa Salma Nabilah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber gambar : pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Sumber gambar : pixabay.com

Hai, aku mahasiswa baru tahun ini. Pada kesempatan kali ini aku ingin menceritakan pengalaman dan juga memberikan beberapa cara mengenai belajar untuk kalian yang sedang merasakan sebagai mahasiswa baru. Penasaran tidak? Yuk, langsung saja kita mulai.

Mahasiswa baru (maba) biasanya mendapatkan berbagai tantangan yang dihadapi saat masa peralihan dari SMA ke Perguruan Tinggi. Hal tersebut saat ini ada karena penyesuaian diri terhadap 2 hal secara bersamaan yaitu ketika masuk ke dalam dunia kampus dan juga perubahan akibat pandemi COVID-19. Biasanya, di kalangan mahasiswa baru tidak mudah untuk menyesuaikan diri dikarenakan beberapa faktor seperti takut, kurang percaya diri, grogi, malu, dan masih banyak faktor lainnya. Penyesuaian diri terhadap berbagai perubahan ini dapat membuat seseorang rentan mengalami stress dan bingung.

Di masa-masa awal sebagai mahasiswa baru pasti banyak dari kalian juga merasa kaget dengan perbedaan dunia sekolah dan kuliah, tidak apa-apa, itu juga yang aku rasakan. Mulai dari perbedaan waktu belajar nya yang benar-benar fleksibel, baju yang digunakan saat ada kelas bebas atau tidak ada lagi istilah menggunakan seragam untuk mahasiswa, sistem belajar nya yang mengharuskan kita untuk lebih aktif, dan juga peraturan di kampus itu lebih santai. Sebenarnya masih ada beberapa hal lagi yang membedakan kehidupan di kampus dengan di sekolah, tetapi aku akan memberikan beberapa poin pentingnya saja.

Sebagai mahasiswa, tentunya kalian harus mengubah sikap yang seperti itu. Persoalannya karena kalian sudah menjadi mahasiswa dan ritme berpikirnya juga tidak sama lagi ketika kalian berada di SMA dan sekarang siap untuk memasuki dunia kampus. Mahasiswa baru (maba) di tengah pandemi masih memerlukan adaptasi perkuliahan daring. Layaknya tatap muka, masa transisi dari siswa ke mahasiswa membutuhkan waktu untuk dapat belajar ilmiah dan faktual dengan nyaman. Supaya kalian lebih bebas ketika belajar, cara berikut dapat membantu kalian untuk lebih mudah menyesuaikan cara belajar sebagai mahasiswa baru.

1. Menyimak dan mendengarkan dengan baik saat dosen sedang menjelaskan

Untuk cara yang pertama ini menurutku sangat penting. Karena jika kita sebagai mahasiswa baru bisa menyimak dan mendengarkan dengan baik penjelasan dari dosen saat mengajar, maka ilmu yang disampaikan akan lebih mudah masuk ke dalam otak dan juga kita bisa lebih tau bagaimana sih, karakter dosen tersebut. Selain itu juga karena beberapa dosen terkadang menggunakan bahasa yang tidak familiar di telinga kita maka dari itu kita diharuskan untuk bisa menyimak dengan baik, itulah perbedaannya kuliah dengan sekolah.

2. Mencatat penjelasan penting dari dosen

Cara yang kedua ini berkaitan dengan cara sebelumnya. Setelah kamu sudah menyimak dengan baik penjelasan dari dosen, kamu bisa sambil mencatat penjelasan dosen yang kamu anggap penting. Karena apa yang kamu sudah catat itu bisa saja dipakai sebagai soal yang akan dikeluarkan saat ujian nanti, apalagi jika dosen kamu mengizinkan untuk buka buku saat ujian maka hal ini akan sangat berguna.

3. Aktif bertanya di kelas

Cara ini bisa menjadi salah satu nilai tambah untuk kalian. Karena di saat kuliah dosen lebih senang dengan mahasiswa yang aktif atau sering menyampaikan pertanyaan maupun pendapat. Dosen akan memberikan kalian nilai lebih untuk keaktifan tersebut, dan hal ini akan sangat membantu kalian di saat Ujian Tengah Semester (UTS) maupun Ujian Akhir Semester (UAS).

4. Selektif dalam memilih teman

Kelancaran kita selama berkuliah bukan hanya dipengaruhi dari faktor diri kalian sendiri (internal), tetapi juga faktor luar (eksternal) bisa sangat memengaruhi. Contohnya, seperti kita harus pandai dalam memilih teman, karena seperti kata pepatah “Jika berteman dengan tukang minyak wangi maka tubuh kita akan bisa ikut terkena harum wangi dari minyak wanginya. Jika berteman dengan tukang minyak tanah, kita bisa kena bau minyak tanahnya”.

5. Sering bertanya kepada senior

Cara yang terakhir ini juga termasuk faktor eksternal yang akan memengaruhi pembelajaran kita di kampus, tetapi ingat bertanyalah pada senior yang berprestasi ya, contohnya seperti kakak tingkat kita yang sudah magang di salah satu perusahaan besar atau prestasi lainnya. Dengan sering bertanya atau sekadar diskusi dengan kakak tingkat yang berprestasi itu, maka kita juga bisa mendapatkan ilmu dan pengetahuan baru dan bisa mempelajari materi untuk beberapa semester ke depan atau pengalaman-pengalaman bekerja yang sudah kakak tingkat kamu rasakan.

Nah, itu dia lima cara dari aku untuk para mahasiswa baru yang masih bingung dalam menyesuaikan cara belajar kalian di dunia perkuliahan ini. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam cara aku menulis dan semoga cara-cara nya bisa bermanfaat, ya.

Terima kasih.