Konten dari Pengguna

ECO-ENZYME : Langkah Cerdas Tanggulangi Sampah Organik

Antalya Fadiyatullathifah

Antalya Fadiyatullathifah

Mahasiswa Program Studi Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Antalya Fadiyatullathifah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gambar 1. Penyerahan Poster Manfaat Eco-enzyme kepada Perwakilan Kelurahan
zoom-in-whitePerbesar
Gambar 1. Penyerahan Poster Manfaat Eco-enzyme kepada Perwakilan Kelurahan

Salah satu fokus utama dalam program kerja TIM II KKN Universitas Diponegoro Tahun 2024 di Kelurahan Purwoharjo adalah penanggulangan permasalahan sampah. Sampai saat ini sampah masih menjadi polemik bagi masyarakat Kelurahan Purwoharjo, terlihat dari kualitas air sungai dan kali yang kurang baik hingga menyebabkan perubahan warna dan adanya bau dari air kali. Maraknya masyarakat yang membuang sampah di kali juga menjadi salah satu faktor penunjang adanya penurunan kualitas air.

Oleh karena itu KKN Tim II Universitas Diponegoro melaksanakan program kerja dengan fokus penanggulangan sampah organik dan anorganik yang menumpuk. Program kerja yang diinisiasikan oleh Antalya Fadiyatullathifah adalah penjelasan pemanfaatan sampah organik sebagai eco-enzyme, pelatihan pembuatan serta sosialisasi langkah pembuatan eco-enzyme. Dilansir dari penelitian yang dilakukan oleh Rukmini et al. (2023), eco-enzyme merupakan cairan hasil fermentasi bahan organik non lemak yang memiliki manfaat yang sangat besar dalam bidang kesehatan maupun terhadap pengelolaan lingkungan. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Lurah Purwoharjo, Ketua RW 04, dan perwakilan RT setempat.

Gambar 2. Pemaparan Edukasi terkait Sampah

Dalam pelaksanaannya, penulis melakukan edukasi terkait langkah-langkah yang dapat dilakukan masyarakat untuk dapat mengurangi sampah seperti menghindari penggunaan barang-barang sekali pakai, melakukan pemilahan sampah di tingkat rumah tangga, serta menjelaskan terkait manfaat dari penggunaan eco-enzyme. Pemilihan eco-enzyme sebagai langkah penanggulangan sampah organik adalah karena wilayah Kelurahan Purwoharjo memiliki pasar yang menghasilkan sampah organik sebanyak 1 ton setiap hari nya. Selaras dengan permasalahan tersebut, pembuatan eco-enzyme dapat bermanfaat tidak hanya bagi lingkungan, namun juga bermanfaat secara ekonomis bagi masyarakat. Hal ini dapat diwujudkan jika pemerintah setempat ingin mengembangkan dan mengkomersialisasikan Eco-enzyme secara luas.

Pada akhir kegiatan, dilakukan penyerahan poster edukasi manfaat Eco-enzyme kepada Lurah Purwoharjo dan Ketua RW 04. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya melestarikan lingkungan serta selanjutnya eco-enzyme dapat berguna bagi masyarakat Kelurahan Purwoharjo kedepannya.