Mengintip Dapur Finansial Perusahaan Ayam: Pengalaman Magang Mahasiswa UMY di PT Lancar Laju Barokah

Saya adalah seorang Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Prodi Manajemen
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Antica Mey Wulandari tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Dunia perkuliahan sering kali memberi kita gambaran ideal tentang industri. Namun, bagaimana realitasnya di lapangan? Bagi saya, mahasiswa semester lima Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), magang menjadi jembatan utama untuk membuktikan ilmu yang dipelajari di bangku kuliah dengan dinamika dunia kerja nyata.

Kesempatan berharga ini saya dapatkan ketika melangkah ke PT Lancar Laju Barokah, sebuah perusahaan distribusi daging ayam ternama di Yogyakarta dengan fasilitas Rumah Pemotongan Ayam (RPA) terpadu di Gamping, Sleman. Menariknya, perusahaan ini tumbuh pesat dalam ekosistem LLB Group yang menaungi berbagai unit usaha mulai dari CV Ayam Cihuy (distribusi ayam segar dan sembako), PT Mitra Pakan Sentosa (sapronak unggas), PT Bigtax Finance Solusindo (konsultan pajak & bisnis), hingga CV Mitra Untung Sentosa (trading livebird).
Melihat kompleksitas jaringan distribusi dan operasional rantai pasok daging ayam di DIY, saya menaruh ketertarikan besar pada bagaimana roda bisnis ini berputar. Di sinilah petualangan magang empat bulan saya dimulai, tepatnya di Divisi Finance.
Lebih dari Sekadar Menghitung Angka
Masuk ke divisi Finance di industri rantai pasok bahan pangan ternyata memberikan perspektif yang sepenuhnya baru. Di dua minggu pertama, tugas saya berfokus pada pencatatan dan pengolahan data operasional, merancang sistem monitoring stok freezer berbasis spreadsheet, hingga melakukan uji coba cloud spreadsheet untuk efisiensi data.
Tak hanya berhenti di balik layar komputer, saya juga diajak mengenal proses stock opname langsung, pemantauan laba kotor, hingga tahap analisis dan audit internal. Dari pengalaman singkat namun padat ini, satu pelajaran berharga yang saya petik: pekerjaan Finance bukanlah sekadar mengolah angka.
Di balik laporan keuangan yang rapi, ada ketelitian tingkat tinggi, validasi data yang presisi, dan sistem pengendalian internal yang ketat. Tanpa pencatatan yang akurat di ranah finance, keputusan operasional di lapangan mulai dari distribusi harian hingga manajemen stok pasokan bisa terganggu.
Bekal Awal Menuju Dunia Profesional
Dua minggu pertama ini barulah babak awal dari perjalanan magang empat bulan yang akan saya tempuh. Masih banyak ruang untuk belajar, mencoba hal baru, dan mengasah kemampuan analitis maupun interpresonal.
Bagi mahasiswa Manajemen UMY, kegiatan magang bukan sekadar pemenuhan SKS atau formalitas untuk mengisi resume. Magang adalah ruang simulasi nyata untuk belajar beradaptasi, memahami tanggung jawab, dan membangun mentalitas profesional sebelum benar-benar terjun ke dunia industri setelah lulus nanti.
