Konten dari Pengguna

"Yasalam Math Champions" : Serunya Belajar Matematika ala Clash of Champions

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Aprilia Nur Afifah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pembelajaran matematika interaktif melalui kuis ala Clash of Champions untuk mengasah kemampuan berhitung dan kerja sama siswa Yayasan Yasalam.

Keseruan kuis matematika ala Clash of Champions di Yayasan Yasalam
zoom-in-whitePerbesar
Keseruan kuis matematika ala Clash of Champions di Yayasan Yasalam

Leuwisadeng, Bogor ー Belajar matematika tidak selalu harus berlangsung dengan suasana yang serius dan terpaku pada buku. Hal tersebut dibuktikan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Kelompok 189 Aksarabhumi melalui kegiatan pembelajaran matematika yang dikemas dalam bentuk permainan di Yayasan Yasalam, Desa Leuwisadeng.

Sebagai salah satu program kerja di bidang pendidikan, kegiatan ini dilaksanakan dengan sasaran siswa kelas 1 SMP atau kelas 7 Yayasan Yasalam. Pembelajaran matematika dikemas dalam bentuk kuis interaktif yang terinspirasi dari konsep Clash of Champions Ruangguru. Melalui konsep tersebut, siswa tidak hanya diajak untuk mengerjakan soal, tetapi juga berkompetisi, bekerja sama, dan mengasah keberanian dalam menyelesaikan soal matematika.

Materi yang digunakan dalam kuis meliputi operasi hitung dasar, yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, serta bilangan pangkat dua dan akar pangkat dua. Pemilihan materi tersebut bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan siswa dalam memahami dan menyelesaikan operasi hitung dasar yang menjadi bagian penting dalam pembelajaran matematika di tingkat SMP.

Dalam pelaksanaannya, ditemukan bahwa materi bilangan pangkat dua dan akar pangkat dua belum pernah dipelajari oleh siswa. Sebelum permainan dilanjutkan, materi tersebut kemudian diperkenalkan dan dijelaskan terlebih dahulu agar seluruh siswa dapat mengikuti pembelajaran dengan lebih mudah.

Setelah mendapatkan penjelasan, kegiatan dilanjutkan dengan dua ronde permainan. Pada ronde pertama, siswa mengerjakan soal secara individu. Masing-masing siswa memperoleh lembar soal yang berisi 10 pertanyaan. Ronde ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk menguji kemampuan mereka secara mandiri sekaligus melihat sejauh mana pemahaman mereka terhadap materi yang diberikan.

Siswa mengerjakan soal matematika secara individu

Antusiasme siswa semakin terlihat ketika memasuki ronde kedua. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dan diberikan tantangan berupa soal rebutan yang harus diselesaikan di depan kelas. Soal terdiri dari 24 soal dengan tingkat kesulitan yang berbeda, tentu dengan bobot skor yang berbeda pula untuk setiap tingkat kesulitannya. Setiap kelompok berlomba-lomba menjawab soal dengan cepat dan tepat untuk mengumpulkan skor. Suasana kompetitif pun mulai terasa, dengan siswa saling berdiskusi dan memberikan dukungan kepada anggota kelompoknya.

Meskipun dikemas dalam bentuk permainan dan kompetisi, kegiatan tetap berlangsung secara kondusif. Siswa terlihat aktif mengikuti setiap rangkaian kegiatan baik ketika mengerjakan soal secara individu maupun saat berpartisipasi dalam permainan kelompok. Selain melatih kemampuan berhitung, kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk membangun kerja sama, meningkatkan kepercayaan diri, dan berani mencoba menyelesaikan soal di depan teman-temannya.

Kegiatan mengajar matematika tersebut dilaksanakan dalam dua pertemuan. Pertemuan pertama berlangsung di kelas 7.1 pada hari Senin, 10 Agustus 2026 pukul 09.50 hingga 10.55 WIB, kemudian dilanjutkan di kelas 7.2 pada hari Selasa, 11 Agustus 2026 pukul 08.15 hingga pukul 09.20 WIB. Kedua kelas mengikuti kegiatan dengan antusias dan menunjukkan respons positif terhadap metode pembelajaran yang diterapkan.

Melalui kegiatan ini, Kelompok KKN 189 Aksarabhumi berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa Yayasan Yasalam. Pembelajaran matematika tidak hanya diarahkan pada pencapaian jawaban yang benar, tetapi juga pada terciptanya proses belajar yang aktif, interaktif, dan menyenangkan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa KKN dalam bidang pendidikan di Desa Leuwisadeng. Dengan menggabungkan pembelajaran dan permainan, diharapkan siswa dapat memiliki pengalaman positif dalam mempelajari matematika serta semakin percaya diri dalam menghadapi materi-materi matematika berikutnya.

Melalui semangat Aksarabhumi untuk menyebarkan ilmu yang membumi dan berdampak nyata, Kelompok KKN 189 terus berupaya menjadikan setiap program kerja sebagai ruang untuk berbagi ilmu, membangun interaksi dengan masyarakat, dan memberikan pengalaman yang bermanfaat bagi generasi muda di Desa Leuwisadeng.