Konten dari Pengguna

Marketing dari Lapangan: Perjalanan Mahasiswa Magang

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Aprillia Gadis Fortuna tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Belajar Marketing Langsung di Lapangan lewat Program Magang Berdampak

Foto di atas merupakan masiswa yang sedang melakukan kegiatan magang
zoom-in-whitePerbesar
Foto di atas merupakan masiswa yang sedang melakukan kegiatan magang

Ditulis oleh: Aprillia Gadis Fortuna, Mahasiswa Program Studi Manajemen, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Mulai 10 Agustus 2026, saya dan satu rekan mahasiswa semester 5 Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menjalani magang di PT Gravitasi Indonesia, perusahaan yang bergerak di bidang jasa catering untuk berbagai acara, termasuk pernikahan. Dalam program magang berdampak tahun ini, kami ditugaskan berkontribusi langsung di divisi pemasaran. Pengalaman ini membawa kami keluar dari teori yang dipelajari di kelas menuju praktik marketing yang sesungguhnya.

Selama magang, kami tidak hanya berpromosi lewat media sosial, tetapi juga turun langsung ke lapangan mendatangi berbagai instansi, universitas, dan sekolah di sekitar Yogyakarta. Dari sana kami belajar bahwa marketing menuntut lebih dari sekadar menawarkan produk yang dibutuhkan dibutuhkan juga kemampuan berkomunikasi, keberanian, kesabaran, dan kepekaan membaca kebutuhan calon pelanggan. Rasa canggung di awal perlahan berubah menjadi kepercayaan diri seiring waktu, karena kami terus dihadapkan pada situasi-situasi baru.

Marketing Tidak Berhenti Setelah Promosi

Menurut saya, proses marketing tidak berhenti setelah promosi selesai. Kami juga melakukan follow-up pelanggan, merekap data pelanggan, serta mengantarkan sampel produk. Rangkaian kerja ini menegaskan bahwa komunikasi berkelanjutan dan pengelolaan data yang rapi sama pentingnya dengan pendekatan awal.

Kami juga mengasah sisi pemasaran digital dengan membuat desain promosi untuk diunggah ke media sosial, sekaligus merangkap peran sebagai admin media sosial dan sales.

Tak hanya bekerja di lapangan, kami juga dilibatkan dalam proses perencanaan pemasaran secara menyeluruh: mulai dari menyegmentasi target pasar agar promosi tepat sasaran, menentukan program pemasaran yang sesuai kebutuhan segmen tersebut, menjalankan proses kerja, hingga mengevaluasi hasil yang dicapai. Proses ini membuat saya memahami bahwa marketing yang efektif berjalan sebagai siklus berkelanjutan bukan sekadar aksi promosi sesaat, melainkan proses yang terukur dari perencanaan hingga evaluasi.

Tantangan dari Latar Belakang yang Berbeda

Latar belakang konsentrasi studi yang berbeda dari tugas marketing yang dijalani sempat menjadi tantangan tersendiri bagi saya. Namun, saya menyadari bahwa fleksibilitas adalah bagian tak terpisahkan dari dunia kerja, karena pemasaran turut menentukan keberlanjutan sebuah bisnis.

Satu bulan pertama magang memberi saya pengalaman yang jauh berbeda dari ruang kelas: kemampuan beradaptasi, berkomunikasi, bekerja sama, dan keberanian mencoba hal baru.

"Magang bukan hanya tentang memenuhi kewajiban akademik, tetapi kesempatan untuk keluar dari zona nyaman dan melihat langsung bagaimana sebuah bisnis dijalankan," ujar Aprillia Gadis Fortuna.

Bagi saya, pengalaman menjadi bagian dari tim marketing ini menjadi bekal penting sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja.