Mahasiswa MMD UB Gelar Workshop Karier dan Keuangan bagi Generasi Muda Desa Doko

Mahasiswi Psikologi Universitas Brawijaya
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Aqila Humaira tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) yang tergabung dalam Program Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Kelompok 72 melaksanakan dua program edukasi, yaitu Workshop Pemuda Hebat dan Gerakan Menabung Sejak Dini pada 11–12 Juli 2026 di Desa Doko, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.

Program Pemuda Hebat yang diusung oleh Aqila Anjum Humaira, mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Brawijaya, menyasar anggota Karang Taruna Desa Doko. Melalui program ini, mahasiswa MMD UB berupaya meningkatkan literasi karier dan pendidikan lanjutan agar para pemuda memiliki bekal dalam merencanakan masa depan, baik untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja. Materi yang diberikan meliputi pengembangan diri, perencanaan karier, penyusunan CV, dan Motivation Letter. Sebagai bentuk implementasi materi, peserta mengikuti dua sesi praktik untuk menyusun kerangka dasar CV dan motivation letter sesuai pengalaman serta tujuan yang dimiliki masing-masing peserta.
"Langkah sederhana seperti mulai mengenali potensi diri dan menyusun CV maupun motivation letter dapat menjadi bekal untuk memanfaatkan berbagai peluang pendidikan maupun karier di masa mendatang," ujar Aqila.
Sementara itu, Program Gerakan Menabung Sejak Dini yang diusung oleh Nada Anarki Wibisono, mahasiswa Program Studi Kewirausahaan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, ditujukan kepada anak-anak Desa Doko sebagai upaya menanamkan kebiasaan mengelola uang sejak usia dini. Melalui penyampaian materi yang interaktif, peserta diajak memahami pentingnya menabung, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta menggunakan uang secara bijak. Setelah sesi materi, anak-anak mengikuti workshop menghias celengan sesuai kreativitas masing-masing sebagai media untuk membangun semangat menabung di rumah.
"Kami ingin anak-anak memahami bahwa menabung bukan sekadar menyimpan uang, tetapi juga membentuk kebiasaan disiplin dan bertanggung jawab sejak dini. Melalui kegiatan yang menyenangkan, kami berharap mereka semakin termotivasi untuk menjadikan menabung sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari," ujar Nada.
Kedua kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari peserta. Sebanyak 16 peserta mengikuti Workshop Pemuda Hebat, sedangkan 13 anak berpartisipasi dalam Program Gerakan Menabung Sejak Dini. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan mereka selama sesi diskusi maupun praktik. Para pemuda berhasil menyusun kerangka dasar CV dan motivation letter, sementara anak-anak dengan penuh semangat menghias celengan mereka sebagai simbol awal membangun kebiasaan menabung.
Melalui kedua program tersebut, Mahasiswa MMD Universitas Brawijaya Kelompok 72 berharap dapat memberikan bekal yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Doko sesuai dengan kebutuhan pada setiap tahap usia. Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan literasi karier dan literasi keuangan, tetapi juga mendorong lahirnya generasi muda yang lebih siap menghadapi masa depan dan mampu mengambil keputusan yang bijak dalam kehidupan sehari-hari.
