Pengaruh Insecure Terhadap Kesehatan Mental Remaja
Tulisan dari Aquilla Annasya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sebagian orang pasti pernah merasakan insecure pada dirinya. Biasanya insecure itu ditandai dengan tidak percaya diri, merasa dirinya kurang, merasa malu, bahkan merasa dirinya tidak berguna. Perasaan seperti ini biasanya muncul ketika kita melihat ada seseorang yang lebih baik daripada diri kita. Padahal, setiap orang pasti memiliki keunggulannya masing-masing tanpa mereka sadari.
Hal ini tentu sangat berpengaruh terhadap kesehatan mental. Dalam kasus yang parah, insecure dapat menimbulkan gangguan mental seperti paranoid, narsisme, sampai gangguan kepribadian ambang. Oiya, gak cuma perempuan lho yang bisa merasa insecure, tetapi laki-laki juga bisa merasakan insecure di dalam dirinya. Walaupun memang sebagian besar insecure dialami oleh perempuan.
Penyebab munculnya rasa insecure
Banyak sekali faktor yang menyebabkan seseorang mengalami insecure pada dirinya. Sebagian orang mengalami insecure ketika menerima kritikan dari orang lain yang membuatnya merasa tidak percaya diri.
Dikutip dari Catatanpsikologi.com, menurut psikolog klinis Melanie Greenberg, Ph.D. terdapat 3 penyebab umum seseorang merasa insecure, di antaranya:
Insecure atas kegagalan atau penolakan. Kegagalan yang dialami oleh seseorang pasti akan berdampak terhadap menurunnya kepercayaan diri.
Insecure karena mengalami kecemasan sosial. Rasa takut saat dinilai oleh orang lain bisa mengakibatkan mereka ingin menghindari situasi sosial karena merasa tidak nyaman.
Insecure karena dorongan perfeksionisme. Seseorang yang memiliki standar tinggi dalam segala hal, tetapi pada faktanya hidup tidak berjalan sesuai yang kita harapkan. Apabila hal ini terjadi secara terus-menerus, maka akan muncul rasa kecewa dan menyalahkan diri sendiri (Greenberg dalam catatanpsikologi, 2022).
Dampak insecure terhadap kesehatan mental
Insecure menjadi penyebab remaja mengalami gangguan mental. Kurangnya percaya diri dalam berbagai hal membuat remaja juga menjadi stress. Kurangnya rasa bersyukur terhadap diri sendiri sehingga insecure dapat menjadi gangguan mental yang dimiliki remaja.
Perasaan insecure berlebih yang dialami kepada diri individu itu sendiri bisa mengakibatkan mental illness dan akhirnya berdampak kefatalan serius. Kondisi ini menunjukkan bahwa perasaan insecure yang tinggi sangat menentukan nasib individu apabila tidak ditanggulangi dan ditindaklanjuti segera (Mardiana 2021,23).
Beberapa dampak insecure terhadap kesehatan mental antara lain:
1. Depresi
Rasa insecure yang berlebihan membuat semakin tinggi juga rasa cemas yang akan dirasakan. Rasa cemas yang berlebihan berdampak kepada psikis seseorang, misalnya dapat menyebabkan depresi. Rasa cemas ini dapat membuat orang menjadi tertutup, murung, mudah stres, mudah gelisah, dan selalu menganggap orang lain lebih hebat dari diri sendiri.
2. Aktivitas sehari-hari jadi terganggu
Seringnya negatif thinking yang terus menerus hingga menguasai pikiran dan hati tentunya mengakibatkan aktivitas sehari-hari pun jadi terganggu. Menjadi tidak bersemangat dalam
menjalani kegiatan sehari-hari. Selain itu, kemampuan untuk bersosialisasi pun juga jadi berkurang karena merasa tidak percaya diri untuk membangun relasi dengan orang lain.
3. Mudah menganggap dirinya tidak berharga
Karena merasa tidak berharga, semangat untuk menjalani aktivitas sehari-hari pun jadi hilang. Bukan tidak mungkin juga menjadi hilang keinginan minat dan hobi. Akibatnya, jadi suka menyendiri, tidak mau bersosialisasi, menutup diri, dan takut dengan lingkungan sekitar.
4. Narsisme
Orang dengan narsisme atau narsis, biasanya terlalu terpaku pada kebutuhan mereka sendiri. Namun, secara bersamaan ia terobsesi untuk mendapatkan persetujuan atau pengakuan dari orang lain. Hal ini dapat memicu orang dengan narsisme mengalami insecure, sampai ia benar-benar mendapatkan kebutuhan sekaligus pengakuan dari orang lain.
5. Skizofrenia
Skizofrenia biasanya dikenal sebagai disintegrasi proses berpikir dan respons emosional. Kondisi mental ini sering dikaitkan dengan psikosis, seperti halusinasi dan delusi. Skizofrenia dapat mempengaruhi bagaimana seseorang berfungsi dalam satu atau banyak aspek kehidupan. Namun, hal tersebut tergantung pada gejala dan seberapa parahnya kondisi.
6. Borderline Personality Disorder (BPD)
BPD adalah suatu kondisi yang ditandai dengan ketidakstabilan emosional dan ketakutan, termasuk dapat memicu insecure pada pengidapnya. Kondisi kesehatan mental ini sering ditemui dalam hubungan, baik percintaan atau pertemanan. Pengidapnya memiliki ketakutan kronis akan ditinggalkan.
Cara Mengatasi Rasa Insecure
Tak jarang kita selalu membandingkan diri dengan orang lain, bukan? Orang yang mengalami insecure perlu mengatasinya setelah mengetahui penyebabnya. Insecure dapat diatasi dengan teknik terapi dan gaya hidup. Hal ini tentunya membutuhkan waktu, kesabaran dan membutuhkan komitmen jangka panjang untuk mengobatinya. Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi rasa insecure:
1. Mengenal dan menyadari diri sendiri
Cara pertama yaitu dengan mengenal dan menyadari diri. Kita bisa memulai dengan berhenti menyalahkan diri sendiri atas segala kekurangan yang kita miliki. Tak bisa dipungkiri, tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Banyak yang kesulitan mengendalikan diri atau menyesuaikan diri dengan lingkungan karena tidak mengenali dirinya sendiri.
2. Mencintai diri sendiri
Kalau kamu tidak dilahirkan dengan kelebihan seperti good looking, kamu harus terima kodrat tersebut. Kamu bisa melakukan aktivitas-aktivitas yang dapat meningkatkan value dirimu, seperti belajar makeup, belajar stylish supaya terlihat modis.
Secara tidak langsung, kamu sudah belajar untuk menerima kekurangan dirimu sambil membangun kepercayaan diri. Jika kamu tidak terlahir sebagai orang yang pintar, kamu pasti mempunyai kelebihan di bidang tertentu. Cobalah dengan menyalurkan hobimu, misalnya memasak, bermain musik, dan sebagainya. Buktikan bahwa kamu juga punya sesuatu yang bisa dibanggakan.
3. Positif self-talk
Mengatasi insecure dapat dilakukan melalui berdialog dengan diri sendiri dengan pikiran yang positif. Manfaat self talk ini yaitu dapat mereduksi stress. Positif self-talk juga dapat meningkatkan kualitas hidup seseorang. Orang-orang yang melakukan positif self-talk memiliki mental yang lebih kuat. Sehingga dapat terhindar dari stres, kecemasan, depresi dan masalah mental lainnya.
4. Memiliki circle pertemanan yang sehat
Memiliki pertemanan yang sehat sangatlah berpengaruh terhadap mental health kita. Sadar atau tidak, pertemanan yang toxic akan selalu ada di sekitar kita. Mereka ada di sekitar kita dan sering menjudge tentang diri kita yang dapat membuat insecure. Memiliki pertemanan yang toxic tidak membuat hidup kita lebih baik, sebaliknya, mereka terus menerus membuat kita tidak percaya diri. Oleh karena itu, penting untuk kita menyaring pertemanan yang sehat.
Nah sekarang kita telah mengetahui apa saja penyebab, dampak, serta cara mengatasi rasa insecure dalam diri. Memiliki kekurangan dalam diri adalah hal yang wajar, tetapi kita harus tetap berusaha untuk menjadi versi terbaik pada diri kita. Semua orang mempunyai keistimewaannya masing-masing. Love yourself and be yourself! Thanks a lot bagi kalian yang sudah menyempatkan diri untuk membaca artikelku. Mohon maaf jika masih banyak kekurangannya. See you and have a nice day guys!!!
Daftar pustaka:
Mangkat, Deysi Safitri. 2021. For your Muslimah. Kotamobagu : Guepedia.
Mardiana, Nova dkk. 2021. Fenomena Insecure Pada Remaja di Era Pandemic Covid-19 : Studi Literature : Jurnal Ilmu Kesehatan, 10 (2) : 21-29. Diakses pada 30 November 2022 dari https://ojs3.umc.ac.id/index.php/JIK/article/view/2565
Redaksi Catatan Psikologi. 2021. Insecure : Penyebab dan cara mengatasinya. Diakses pada 30 November 2022 dari link https://www.catatanpsikologi.com/insecure-penyebab-dan-cara-mengatasinya/
Redaksi Halodoc. 2022. Perlu Tahu, Ini 4 Gangguan Mental yang Bisa Memicu Insecure. Diakses pada 9 Desember 2022 dari link https://www.halodoc.com/artikel/perlu-tahu-ini-4-gangguan-mental-yang-bisa-memicu-insecure

