Pelangi Kembar di Senja Jakarta

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Pelangi kembar di Jakarta (Foto: Yufienda Novitasari)
zoom-in-whitePerbesar
Pelangi kembar di Jakarta (Foto: Yufienda Novitasari)

Jakarta diguyur hujan lebat pada Selasa (28/3) sore. Hujan deras kali ini diikuti oleh fenomena hujan es yang amat jarang terjadi. Banyak pohon bertumbangan di beberapa wilayah Jakarta. Namun hujan deras sore ini berujung indah ketika langit Jakarta diwarnai dengan pelangi.

Perubahan cuaca di Jakarta hari Selasa terjadi begitu cepat. Pagi hingga siang, cuaca Jakarta begitu panas. Baru memasuki sore hari cuaca berubah menjadi mendung. Cuaca yang berubah drastis menyebabkan terjadinya fenomena hujan es di Jakarta. Hujan es hanya berlangsung sekitar lima menit. Setelahnya dilanjutkan dengan hujan lebat dan angin kencang.

Setelah dikagetkan hujan es, Jakarta mendapat anugerah untuk menyaksikan pelangi kembar usai hujan berhenti. Linimasa dipenuhi dengan unggahan gambar-gambar kenampakan pelangi di langit Jakarta.

Pelangi yang terlihat di foto-foto yang beredar tidak hanya satu. Terdapat satu pelangi yang samar muncul di bagian atasnya.

X post embed

X post embed

instagram embed

Fenomena pelangi kembar terhitung sebagai fenomena alam yang jarang terjadi. Dikutip dari News.com.au, pakar Meteorologi dari Weatherzone, Anthony Duke, menyebutkan bahwa pelangi kembar bukan terdiri dari dua pelangi, melainkan hanya pantulan dari pelangi utama. Sehingga pelangi yang ada di bagian atas terlihat lebih samar.

"Pelangi kedua adalah kebalikan dari pelangi pertama. Warna merah pelangi pertama berada di bagian luar, namun pelangi kedua warna merahnya ada di bagian dalam," ujar Duke. Sehingga pelangi di bagian luar hanya refleksi dari pelangi utama di bagian dalamnya.

Pelangi kembar muncul ketika cahaya matahari yang memantul melewati tetesan air hujan terjadi dua kali.