Konten dari Pengguna

Desa Ngemplik Wetan: Teladan Penerapan Nilai-Nilai Pancasila di Era Modern

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ardhita Nasya Afifah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

UNNES GIAT 9 KKN DESA NGEMPLIK WETAN, KAB DEMAK.

TIM KKN UNNES GIAT 9: Desa Ngemplik Wetan
zoom-in-whitePerbesar
TIM KKN UNNES GIAT 9: Desa Ngemplik Wetan

Penyelenggara: Pusat Pengembangan Kuliah Kerja Nyata LPPM UNNES.

Di tengah gempuran modernisasi dan globalisasi, Desa Ngemplik Wetan, Kabupaten Demak, Jawa Tengah sebuah desa nan asri merupakan Desa yang sangat aktif dalam menerapkan nilai-nilai pancasila. Desa ini menjadi contoh nyata bagaimana nilai-nilai Pancasila diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, mengantarkan mereka menuju kemajuan dan kesejahteraan. Dengan rasa satu yang dihadirkan oleh warga-warga Desa Ngemplik Wetan, mereka berhasil membangun Desa Ngemplik Wetan.

Sejak dulu, Desa Ngemplik Wetan terkenal dengan semangat gotong royongnya yang kuat. Warga desa selalu bahu membahu dalam menyelesaikan berbagai masalah bersama, mulai dari membangun infrastruktur desa hingga mengadakan kegiatan sosial. Semangat ini tertanam kuat dalam diri setiap warga, dilestarikan dari generasi ke generasi.

Aktivitas mengaji oleh anak-anak Desa Ngemplik Wetan

Warga Desa Ngemplik Wetan memiliki tingkat religiusitas yang tinggi. Kehidupan mereka diwarnai dengan berbagai kegiatan keagamaan. Adapun contohnya adalah pengajian rutin yang diadakan sebulan sekali. Hal ini disebabkan mayoritas dari warga Desa Ngemplik Wetan beragama islam. Meskipun begitu, toleransi dan saling menghormati perbedaan menjadi kunci harmoni di desa ini. Warga desa saling menghargai tradisi dan keyakinan masing-masing, hidup berdampingan dengan damai dan rukun. Hal ini menunjukkan rasa hormat dan ketaatan mereka kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Aktivitas Pengajian serta PKK oleh Ibu-Ibu Desa Ngemplik Wetan

Tak hanya itu, warga Desa Ngemplik Wetan juga menerapkan musyawarah mufakat dalam menyelesaikan masalah dengan keputusan bersama. Mereka menghargai pendapat semua orang dan berusaha untuk mencapai solusi yang terbaik bagi semua pihak. Warga desa duduk bersama, mendiskusikan berbagai hal dengan penuh semangat. Proses ini tidak hanya menghasilkan keputusan yang bijaksana, tetapi juga mempererat rasa persatuan dan kesatuan di antara warga.

Sejak dulu, Desa Ngemplik Wetan terkenal dengan semangat gotong royongnya yang kuat. Warga desa selalu bahu membahu dalam menyelesaikan berbagai masalah bersama, mulai dari membangun infrastruktur desa hingga mengadakan kegiatan sosial. Semangat ini tertanam kuat dalam diri setiap warga, dilestarikan dari generasi ke generasi.

Di Desa Ngemplik Wetan, Ketuhanan Yang Maha Esa bukan hanya konsep abstrak, tetapi menjadi fondasi moral dan spiritual kehidupan masyarakat. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab terwujud dalam semangat gotong royong dan rasa saling peduli. Persatuan Indonesia terjaga melalui harmoni dan toleransi antar warga. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan dipraktikkan melalui tradisi musyawarah mufakat. Dan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia diupayakan melalui kerja sama dan saling membantu dalam berbagai aspek kehidupan.

Di tengah era modern yang penuh dengan perubahan, Desa Ngemplik Wetan menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila masih relevan dan mampu membawa kemajuan. Desa ini menjadi bukti nyata bahwa dengan menerapkan Pancasila, kita dapat membangun bangsa yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

Mari kita jadikan Desa Ngemplik Wetan sebagai inspirasi untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

BERSAMA UNNES GIAT, MEMBANGUN INDONESIA DARI DESA.