KKN Internasional UNRAM & SNU Hadirkan Edukasi Ceria di Lombok

Mahasiswa Teknik Informatika Universitas Mataram
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari M Rizki Juniardi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
LOMBOK — Ada pemandangan yang berbeda dan penuh keceriaan di SDN 1 Batu Layar Barat, Lombok. Para siswa sekolah dasar tersebut tampak antusias mengikuti berbagai kegiatan interaktif bersama kakak-kakak mahasiswa.
Menariknya, kegiatan ini bukan sekadar kunjungan biasa. Program Edukasi Budaya ini diinisiasi oleh gabungan mahasiswa dari Seoul National University (SNU) asal Korea Selatan bersama universitas mitra di Indonesia, termasuk Universitas Mataram (UNRAM).

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja tambahan dalam rangkaian Kuliah Kerja Nyata (KKN) kolaborasi internasional. Tujuannya sangat edukatif, yakni memperkenalkan budaya Korea melalui pendekatan yang partisipatif dan menyenangkan bagi anak-anak tingkat sekolah dasar.
Dari Menghias Mainan Tradisional hingga 'Cup Song' dalam Edukasi Budaya
Dalam pelaksanaannya, Edukasi Budaya ini dibagi menjadi tiga sesi utama yang sukses memancing rasa ingin tahu para siswa.
Pada sesi Seni, para siswa diajak untuk mengekspresikan kreativitas mereka lewat kreasi Glass Deco. Tak hanya itu, mereka juga diajak menghias mainan gasing tradisional khas Korea yang bernama Paengi.
Keseruan berlanjut pada sesi Musik. Siswa-siswi diajarkan melatih konsentrasi dan koordinasi melalui permainan ritmis Cup Song. Suara ketukan gelas plastik yang serempak membuat suasana kelas semakin hidup dan interaktif.
Demam 'Mugunghwa Kkochi Pieotseumnida'
Puncak kemeriahan terjadi pada sesi Olahraga. Para mahasiswa asal Korea Selatan dan Indonesia mengajak anak-anak bermain dodgeball, serta sebuah permainan tradisional Korea yang sangat populer: Mugunghwa Kkochi Pieotseumnida.
Permainan tradisional yang menuntut para pemainnya untuk berhenti bergerak saat sang penjaga menoleh ini sukses mengundang gelak tawa. Keseluruhan rangkaian kegiatan edukatif ini pun disambut dengan sangat antusias oleh para siswa.
Lewat program KKN internasional ini, mahasiswa tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga berhasil menciptakan ruang interaksi lintas usia dan lintas budaya yang sangat positif antara para mahasiswa dan warga sekolah dasar setempat.
Sebuah pengalaman belajar lintas negara yang pastinya akan terus diingat oleh anak-anak SDN 1 Batu Layar Barat!
