Mahasiswa Untag Surabaya Melaksanakan KKN Mandiri di SDN Selogabus 1

Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Tulisan dari Dinda Arditya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tuban, (20/12/2021) – Pendidikan merupakan sumber kemajuan bagi suatu bangsa. Dengan pendidikan yang baik bagi generasi muda maka akan meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Sumber daya manusia merupakan hal penting dalam membangun suatu bangsa, begitupun bagi bangsa Indonesia. Dalam dunia pendidikan, utamanya di dalam kegiatan belajar, keberhasilan suatu proses belajar mengajar tidak hanya dipengaruhi oleh faktor intelektual saja, melainkan terdapat juga faktor non intelektual yang yang tidak kalah penting dalam menentukan hasil belajar siswa, salah satu faktor non-intelektual tersebut adalah motivasi belajar.
Motivasi merupakan salah satu faktor yang mendorong siswa untuk mau belajar. Ada tidaknya motivasi belajar sangat mempengaruhi keberhasilan belajar siswa. Keberhasilan belajar akan tercapai apabila pada diri adanya kemauan dan dorongan untuk belajar. Pada anak-anak biasanya motivasi belajarnya sering naik turun dan kurang stabil yang mengakibatkan anak tersebut menjadi malas belajar. Hal tersebut terjadi pula di SDN Selogabus 1.
Setelah hampir satu tahun setengah pembelajaran daring karena pandemi Covid 19, hal tersebut menyebabkan siswa menjadi kurang serius dalam melakukan pembelajaran. Kurang seriusnya anak dalam belajar biasanya ditandai dengan siswa yang berkeliaran saat kegiatan belajar mengajar, telat masuk sekolah, membolos, bertengkar, yang menyebabkan anak masih mengalami kesulitan menulis dan berhitung. Lalu berdasarkan hasil wawancara dengan wali kelas 1, Ibu Sayekti Tiwiyani, S.pd mengatakan “Kalau di kelas 1 masalah yang sering saya hadapi itu mas, anak yang malas atau kurang serius saat proses pembelajaran, terkadang anak-anak sering berlarian”. Selain itu wali kelas 2, Ibu Nurun Nashihatin, Sp.d juga mengatakan hal yang hampir sama.
Dikarenakan permasalahan tersebut, Dinda Arditya selaku Mahasiswa Psikologi, Fakultas Psikologi dari Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya dibawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Drs. Danu Wahyono, M.Hum, melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) memberikan solusi dengan melakukan pendampingan kegiatan belajar mengajar siswa kelas 1 dan 2 SDN Selogabus 1.
Setelah meminta izin kepada Ibu Dra. Tri Kuntari, selaku Kepala Sekolah SDN Selogabus 1. Kegiatan Kuliah Kerja Nyata dilaksanakan selama 12 hari di SDN Selogabus 1. Dengan target meningkatkan motivasi belajar pada anak khususnya kelas 1 dan 2. Pada pelaksanaan kegiatan, Ardi selaku Mahasiswa KKN menerapkan teknik reward guna meningkatkan motivasi belajar pada siswa kelas 1 dan 2.
Teknik reward yang dilaksanakan yaitu siswa diminta untuk mengumpulkan bintang yang nantinya ditempel pada daftar yang sudah disediakan. apabila bintang tersebut telah penuh maka siswa tersebut akan mendapatkan hadiah. Setelah anak diberitahukan bahwa jika ia mendapatkan bintang yang banyak akan mendapatkan hadiah, hal tersebut menjadikan anak menjadi semangat dan meningkatkan sikap kompetitif siswa yang ditandai dengan ia ingin mendapatkan bintang yang banyak. hal tersebut bisa menjadi indikator bahwa motivasi siswa dapat meningkat.
Tidak hanya melakukan hal tersebut namun Ardi juga melakukan psikoedukasi tentang cita-cita yang bertujuan agar siswa tidak malas belajar serta psikoedukasi tentang perilaku bullying agar siswa tidak melakukan bullying kepada teman-temannya. Kegiatan psikoedukasi ini bertujuan agar siswa tidak merasa bosan dengan pelajaran yang kontemporer, agar motivasi belajar pada siswa tidak menurun maka perlu diberikan beberapa kegiatan pembelajaran yang kreatif dan tidak monotone.
#KitaUntagSurabaya
#UntukIndonesia
#UntagSurabayaKeren
#EcoCampus
#KampusKompeten
