Melihat Truk Sampah di Yogya: Kondisi Laik, Sampah Dimuat Rapi dengan Terpal

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana depo sampah di Jalan Brigjen Katamso, Kota Yogyakarta, Selasa (22/9/2026). Foto: Panji/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Suasana depo sampah di Jalan Brigjen Katamso, Kota Yogyakarta, Selasa (22/9/2026). Foto: Panji/kumparan

Sejumlah penarik gerobak sampah antre di depo sampah di Jalan Brigjen Katamso, Kota Yogyakarta, Selasa (22/9). Sedari pagi para penarik gerobak telah mendatangi depo untuk menyetorkan sampahnya.

Selang beberapa saat, truk sampah berwarna hijau datang ke depo. Secara bergantian sampah-sampah di gerobak dipindahkan ke truk.

Suasana depo sampah di Jalan Brigjen Katamso, Kota Yogyakarta, Selasa (22/9/2026). Foto: Panji/kumparan

Truk Mitsubishi ini bernomor polisi AB 8273 NE. Kondisi truk tampak utuh tak ada satu pun bodi yang mengalami kerusakan. Bagian bak truk pun tampak kuat dengan cat yang mulus.

Muatan sampah itu kemudian ditutup menggunakan terpal untuk diangkut menuju TPA.

Suasana depo sampah di Jalan Brigjen Katamso, Kota Yogyakarta, Selasa (22/9/2026). Foto: Panji/kumparan
Suasana depo sampah di Jalan Brigjen Katamso, Kota Yogyakarta, Selasa (22/9/2026). Foto: Panji/kumparan

Petugas Linmas, Sugiman, mengatakan pada hari Senin ada tiga armada truk yang mengambil sampah di depo ini. Lalu pada Selasa ada dua armada yang mengambil sampah.

"Hari Rabu libur. Kamis tiga armada, Jumat dua armada, Sabtu dua armada. Minggu libur. Liburnya Rabu sama Minggu," kata Sugiman ditemui di lokasi, Selasa (22/9).

Suasana depo sampah di Jalan Brigjen Katamso, Kota Yogyakarta, Selasa (22/9/2026). Foto: Panji/kumparan

Sugiman mengatakan depo ini adalah salah satu dari beberapa depo yang pengangkutan sampahnya dikerjasamakan dengan perusahaan swasta.

"Truk ini masih di TPA Piyungan. Tetapi dikelola PT (perusahaan)," katanya.

"Kalau yang di DLH itu kan pelat merah (truknya)," kata Amri petugas Linmas lainnya.