Semarak HUT RI: Warga Lomba Mancing Lele di Terpal, Siasati Keterbatasan

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lomba Tangkap Lele di Terpal pada Peringatan HUT ke-81 RI di RT. 004/02, Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Senin (17/8/2026). Foto: Dok. Karang Taruna Putra Bangsa
zoom-in-whitePerbesar
Lomba Tangkap Lele di Terpal pada Peringatan HUT ke-81 RI di RT. 004/02, Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Senin (17/8/2026). Foto: Dok. Karang Taruna Putra Bangsa

Sebuah terpal disulap sebagai kolam lele dadakan untuk lomba memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di RT 04 RW 02, Kelurahan Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, Senin (17/8).

Di tengah permukiman warga, terpal dibentangkan dan diisi air. Ikan lele kemudian dilepas ke dalamnya. Peserta melemparkan kail dan bersiap menunggu ikan menyambar umpan.

Konsep sederhana itu menjadi salah satu lomba yang paling menarik perhatian warga. Anak-anak hingga orang dewasa ikut mencoba keberuntungan mereka mendapatkan lele.

Ketua Pelaksana, Ahmad R. Ilham (18), mengatakan ide menggunakan terpal muncul karena keterbatasan. Tempat tinggal mereka tidak memiliki kolam yang bisa digunakan.

"Untuk lomba mancing itu kita tidak menyediakan alat pemancingan dan umpannya (bawa) sendiri. Dan itu medianya kita membuatnya dari terpal. Dikarenakan di tempat kita tidak ada kolam, kita jadinya menggunakan terpal," jelas Ilham kepada kumparan, Senin (17/8).

Salah satu peserta, Mahesa (12), ikut mencoba lomba tersebut. Baginya, memancing lele di terpal justru menjadi pengalaman yang seru.

"Seru banget!" ujar Mahesa dengan semangat.

Lomba Panjat Gedebok Pisang Dewasa-Anak pada Peringatan HUT ke-81 RI di RT. 004/02, Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, Senin (17/8/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Mahesa juga mengikuti sejumlah lomba lain, mulai dari panjat pinang hingga estafet tepung. Ia melihat lomba mancing sebagai bentuk kreativitas warga karena mampu menghadirkan suasana memancing meski tanpa kolam sungguhan.

Lomba tersebut juga tidak sekadar mengejar ikan. Ilham mengatakan peserta dari berbagai usia berkumpul dengan tujuan yang sama. Batas usia seakan hilang ketika semua peserta sama-sama menunggu momen ikan menyambar umpan.

"Intinya kita mengejar satu tujuan yang sama," ujarnya.

Bagi panitia, kesederhanaan konsep justru menjadi bagian dari semarak perayaan kemerdekaan. Warga tidak harus memiliki fasilitas lengkap untuk membuat perlombaan yang melibatkan banyak orang.

Di lingkungan RT 04 RW 02, lomba mancing lele akhirnya menjadi salah satu cara warga mengisi perayaan kemerdekaan dengan berkumpul, bermain, dan berinteraksi.

Sederhana, hanya bermodal terpal, air, ikan lele, dan alat pancing. Namun dari kolam dadakan itu, warga Pulo Gebang menemukan cara sendiri untuk membuat perayaan 17 Agustus tetap meriah.