Tali Bendera Terlepas saat Upacara HUT RI di Parungkuda, Sukabumi

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Palagan Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, diwarnai insiden lepasnya tali bendera, Senin (17/8). Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Palagan Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, diwarnai insiden lepasnya tali bendera, Senin (17/8). Foto: Dok. Istimewa

Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Palagan Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, diwarnai insiden lepasnya tali bendera, Senin (17/8).

Tali bendera lepas saat mencapai puncak tiang. Detik-detik peristiwa tersebut terekam kamera, kemudian viral di media sosial.

Peserta upacara yang awalnya tenang menyaksikan proses pengibaran bendera, mendadak kaget ketika tali bendera terlepas dari tiang.

Pasukan pengibar bendera yang berada tepat di bawah tiang langsung sigap meraih bendera tersebut sehingga tidak sampai jatuh ke tanah. Setelah itu, bendera kemudian dilipat dan dirapikan. Upacara tetap berlangsung hingga selesai.

Camat Parungkuda Hasanudin menjelaskan bahwa kejadian tersebut disebabkan tali di tiang yang copot.

"Bendera sudah di atas, tiba-tiba talinya tercopot, jadi lepas lah itu. Jadi memang ini insiden yang tentunya tidak kita inginkan, tidak kita harapkan. Mungkin ini dari sisi teknis. Panitia, ke depannya agar bisa lebih mempersiapkan, terutama dari sarananya, tadi dari talinya, kemudian pengaitnya itu dan tentunya dari tiang," ujarnya.

Hasanudin menyatakan salut kepada tim pasukan pengibar bendera yang tetap tenang dan sigap menjalankan prosedur saat terjadi kendala teknis dalam proses pengibaran bendera.

Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Palagan Bojongkokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, diwarnai insiden lepasnya tali bendera, Senin (17/8). Foto: Dok. Istimewa

Dia mengungkapkan usai pelaksanaan upacara, para peserta upacara dan masyarakat yang turut hadir memberikan tepuk tangan sebagai bentuk apresiasi kepada pasukan pengibar bendera.

"Ketika ada kejadian itu pun, kita lihat tenang, bisa menghadapi dan kita bisa melihat juga masyarakat banyak apresiasi dengan cara bertepuk tangan, itu menandakan, masyarakat bisa menerima, bahwa itu tidak disengaja," ujarnya.

Dia menuturkan, sebelum dilaksanakan upacara, telah dilakukan berbagai persiapan dan pengecekan untuk memastikan seluruhnya berjalan sesuai.

"Setiap hari pun, bahkan kemarin terakhir ada gladi, saya sendiri hadir di sini, gladi juga untuk memastikan, terutama dari rangkaian acara," ujarnya.