Kumparan Logo

AS-China Perpanjang Gencatan Perang Dagang sampai 10 Januari 2027

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden AS Donald Trump dan Ibu Negara AS Melania Trump menyambut Presiden Xi Jinping  dan istrinya, Peng Liyuan, saat tiba di Joint Base Andrews, Maryland, AS, Rabu (23/9/2026). Foto: Kevin Lamarque/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Presiden AS Donald Trump dan Ibu Negara AS Melania Trump menyambut Presiden Xi Jinping dan istrinya, Peng Liyuan, saat tiba di Joint Base Andrews, Maryland, AS, Rabu (23/9/2026). Foto: Kevin Lamarque/REUTERS

Amerika Serikat (AS) dan China memperpanjang gencatan perang dagang mereka hingga 10 Januari 2027. Hal itu diungkapkan langsung oleh Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, yang menyebut kedua negara sudah menyepakati hal tersebut.

Gencatan perang dagang seharusnya akan berakhir pada November 2026 mendatang. Dikutip dari Bloomberg pada Kamis (24/9), perpanjangan gencatan senjata dilakukan untuk mencapai kesepakatan yang lebih besar antara dua negara dengan perekonomian terbesar di dunia itu.

“Saya tidak tahu apakah kesepakatan yang lebih besar bisa tercapai. Saya tidak tahu apakah kami hanya akan memperpanjang kesepakatan yang ada saat ini,” kata Bessent.

Gencatan perang dagang antara AS dan China mencakup penangguhan sejumlah tarif, pembatasan ekspor logam tanah jarang, serta pengenaan biaya besar terhadap kapal yang dibangun dan dimiliki China yang bersandar di pelabuhan AS.

Bessent menyebut China sebenarnya telah memenuhi komitmen untuk pembelian kedelai AS tahun ini. Namun, China masih sedikit tak tepat waktu dalam memenuhi komitmen pembelian produk pertanian lainnya.

Presiden AS Donald Trump dan Ibu Negara AS Melania Trump menyambut Presiden Xi Jinping dan istrinya, Peng Liyuan, saat tiba di Joint Base Andrews, Maryland, AS, Rabu (23/9/2026). Foto: Jonathan Ernst/REUTERS

"Ada beberapa komitmen yang belum dipenuhi dengan sempurna oleh pihak China,” ujarnya.

Kesepakatan perpanjangan gencatan perang dagang tersebut tercapai jelang pertemuan Presiden Xi Jinping dan Presiden Donald Trump. Kesepakatan dicapai usai Bessent bertemu langsung dengan Wakil Perdana Menteri He Lifeng pada Rabu (23/9) waktu AS.

Kedatangan Xi Jinping di AS disambut langsung oleh Trump dan istrinya, Melania Trump, di Maryland pada Rabu (23/9) waktu setempat. Ini merupakan kunjungan perdana Xi Jinping ke AS dalam 11 tahun terakhir.

Ketika ditanya apa yang kemungkinan dapat diperoleh Trump dari pertemuannya dengan Xi Jinping, Bessent mengatakan AS kemungkinan akan mengumumkan kesepakatan terkait sektor jasa keuangan selain komitmen pembelian produk pertanian.

"Jadi, ada cukup banyak hal yang sedang berlangsung di sini," kata Bessent.