Harga Komoditas: CPO, Batu Bara, Nikel dan Timah Kompak Menguat

Harga beberapa komoditas alam bergerak menguat pada Selasa (20/10). Baik harga batu bara, CPO, timah sampai nikel terpantau menguat bersamaan.
Dikutip dari tradingeconomics pada Selasa (20/10), harga CPO ditutup pada MYR 4.766 per ton atau menguat 1,92 persen.
Menurut tradingeconomics, harga minyak bertahan di atas MYR 4.750 per ton dan berada di puncak tertinggi tiga minggu di tengah penguatan harga minyak nabati di bursa Dalian China dan permintaan ekspor yang kuat.
Para surveyor kargo melaporkan lonjakan pengiriman minyak sawit Malaysia sebesar 43,2 persen sampai 58,3 persen secara bulanan selama paruh pertama Oktober.
Di sisi lain pembelian juga didorong oleh festival dari India sebagai importir minyak sawit terbesar di dunia yang semakin mendukung sentimen pasar. Indonesia juga menaikkan harga referensi minyak sawit mentah Oktober sebesar 3,44 persen menjadi USD 1.042,15 per ton.
Sementara untuk batu bara, harganya menguat 0,20 persen ke USD 150,70 per ton. Angka itu mendekati level tertinggi dalam tiga tahun karena harga LNG yang tinggi, yang dipicu oleh gangguan pasokan terkait konflik di Timur Tengah, terus mendorong pergeseran ke arah pembangkit listrik tenaga batu bara.
Bergeser ke nikel, harganya terpantau menguat. Dikutip dari London Metal Exchange (LME) harga nikel ada pada USD 15.529 per ton. Angka tersebut naik 1,03 persen dibanding hari sebelumnya.
Sementara untuk timah, harganya terpantau menguat. Dikutip dari LME, harga timah berada pada angka USD 50.839 per ton atau menguat 0,90 persen dibanding hari sebelumnya.
