Kumparan Logo

Harga Komoditas: Minyak Dunia Tembus USD 100 per Barel, CPO Menguat

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi pengeboran minyak. Foto: Pavel Mikheyev/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengeboran minyak. Foto: Pavel Mikheyev/REUTERS

Harga minyak dunia melonjak lebih dari 6 persen pada penutupan perdagangan Kamis (10/9) dengan kedua harga acuan utama menembus level USD 100 per barel. Kenaikan harga dipengaruhi olej serangkaian serangan terhadap kapal tanker yang terjadi dan menjadi yang terbesar sejak perang Iran dimulai.

Dikutip dari Reuters pada Jumat (11/9), harga minyak mentah Brent berjangka ditutup naik USD 6,42 atau 6,34 persen menjadi USD 107,63 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah Amerika Serikat (AS) jenis West Texas Intermediate (WTI) naik USD 6,43 atau 6,69 persen menjadi USD 102,48 per barel.

Dengan begitu, harga WTI untuk pertama kalinya sejak Mei menembus level 100 dolar AS per barel. Kedua harga acuan tersebut juga mencapai level tertinggi sejak 19 Mei sekaligus mencatat kenaikan harian terbesar dalam hampir dua bulan.

Kini, Houthi yang bersekutu dengan Iran mengambil alih Pelabuhan Mocha di Yaman pada Kamis. Hal ini meningkatkan ancaman terhadap lalu lintas kapal di Laut Merah.

Sementara itu, lalu lintas pelayaran di kawasan Teluk masih terbatas akibat situasi di Selat Hormuz setelah serangan terhadap kapal tanker di kawasan tersebut meningkat dalam beberapa hari terakhir.

“Serangan dari Yaman terhadap fasilitas energi Arab Saudi menjadi sumber risiko baru bagi pasar, memperluas kekhawatiran yang sebelumnya hanya berpusat pada Iran dan Selat Hormuz,” kata Simon-Peter Massabni, Head of Business Development XS com.

CPO

Ilustrasi kelapa sawit. Foto: diegodmartins/Getty Images

Dikutip dari laman resmi Barchart, harga CPO untuk kontrak Oktober mengalami kenaikan 1,15 persen. Dengan begitu, harga CPO berada di level MYR 4.770 per ton.

Batu Bara

Sementara itu harga batu bara berjangka Newcastle mengalami penurunan. Berdasarkan data dari Barchart, harga batu bara untuk kontrak Oktober melemah 0,46 persen ke level USD 150,40 per ton.

Nikel

Harga nikel juga mengalami penurunan. Berdasarkan data dari London Metal Exchange, harga nikel turun 1,37 persen ke level USD 16.666 per ton.

Timah

Sementara itu, harga timah juga melemah 1,58 persen. Berdasarkan data dari London Metal Exchange harga timah ada pada level USD 54.344 per ton.