Kumparan Logo

Pertamina Pastikan Naming Rights Ajang MotoGP Mandalika Berlanjut Tahun Depan

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika di Lombok, NTB, Sabtu (10/10/2026).  Foto: Argya Maheswara/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika di Lombok, NTB, Sabtu (10/10/2026). Foto: Argya Maheswara/kumparan

PT Pertamina (Persero) mengungkap kelanjutan dari naming rights ajang MotoGP Mandalika. Untuk tahun depan, naming rights akan dilanjutkan. Vice President (VP) Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, menjelaskan saat ini naming rights untuk tahun depan juga sedang diproses. “Insyaallah masih lanjut, ini berproses di dalam perjanjiannya,” kata Baron di Mandalika International Circuit di Lombok, NTB pada Sabtu (10/10). Ia menjelaskan Pertamina sebagai perusahaan energi nasional memiliki kewajiban untuk meningkatkan kesadaran dan rasa kebersamaan dengan masyarakat untuk menikmati ajang balap seperti MotoGP. Untuk itu, di tahun ini Pertamina juga menyepakati dua ‘title’ yakni untuk sirkuit dan nama ajang balapnya. “Pertama kami melaksanakan sponsorship atau naming rights atas titling event tersebut. Jadi Pertamina GP of Indonesia 2026. Kemudian kedua kami titling atas sirkuit menjadi Pertamina Mandalika International Circuit,” ujarnya.

Stok BBM di Sekitar Mandalika Dipastikan Aman

Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika di Lombok, NTB, Sabtu (10/10/2026). Foto: Argya Maheswara/kumparan

Di samping itu, selama penyelenggaraan Pertamina GP of Indonesia 2026, Pertamina Patra Niaga juga memastikan bahwa pasokan BBM di Lombok dan sekitarnya aman. Hal ini diimplementasikan dengan disiapkannya 7 SPBU selama 24 jam. “Kami menyiagakan 7 SPBU yang mendapatkan pasokan tambahan dan prioritas dari Integrated Terminal Ampenan dari Patra Niaga dan 7 SPPU ini juga kita standbykan selama 24 jam,” kata VP Corporate Communications PT Pertamina Patra Niaga, Kitty Andora. Penambahan pasokan tersebut ditujukan tidak hanya untuk konsumen lokal melainkan juga karena ada kebutuhan dari para wisatawan yang mengunjungi dan hadir di Lombok untuk menyaksikan Pertamina GP of Indonesia 2026. Selain itu, pasokan LPG di Lombok juga dipastikan aman meski ada lonjakan kebutuhan dari restoran, hotel sampai UMKM yang ikut meramaikan ajang balap dunia tersebut. “Kemudian kami juga memberikan dukungan kepada kebutuhan LPG. Di mana LPG kebutuhannya meningkat seiring dengan peningkatan kebutuhan di sektor pariwisata,” ujarnya. Adapun selama Pertamina GP of Indonesia 2026, terdapat 32 UMKM yang terlibat di booth milik Pertamina di Mandalika International Circuit. Untuk itu, kebutuhan LPG para UMKM juga didukung Pertamina. “Nah untuk kebutuhan ini kami juga mendukung pasokan LPG Bright Gas 5,5 kg untuk keperluan UMKM melalui pemerintahan daerah setempat. Jadi ada 125 tabung LPG 5,5 kg yang kita pasok, kita bantu, kita support untuk kebutuhan UMKM,” kata Kitty.