Kumparan Logo

Prabowo Sebut Pangan Indonesia Aman meski Dunia Diguncang Ancaman Kelaparan

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Presiden, Prabowo Subianto, memberikan sambutan dalam sidang Tahunan, Jumat (14/8/2026). Foto: YouTube/ TVR Parlemen
zoom-in-whitePerbesar
Presiden, Prabowo Subianto, memberikan sambutan dalam sidang Tahunan, Jumat (14/8/2026). Foto: YouTube/ TVR Parlemen

Presiden Prabowo mengungkap kondisi ketahanan pangan Indonesia. Menurutnya kondisi pangan Indonesia dalam status aman di tengah kondisi global yang sedang sangat khawatir terhadap bencana kelaparan massal imbas cuaca ekstrem.

Prabowo pun optimistis Indonesia bisa menghadapi situasi iklim ekstrem El Nino.

“Soal pangan, soal makanan untuk rakyat Indonesia, kita berada dalam keadaan aman. Dan kita akan mampu menghadapi tantangan-tantangan, termasuk tantangan El Nino yang katanya tahun ini El Nino-nya akan berarti El Nino yang paling dahsyat,” kata Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR RI di Gedung Parlemen, Jakarta pada Jumat (14/8).

Seorang nelayan mencari ikan dengan jaring di sungai di Tangerang, provinsi Banten, pada 17 Juli 2026, saat permukaan air menurun sebagian akibat dampak El Nino, yang telah membawa musim kemarau berkepanjangan. Foto: Bay Ismoyo/AFP

Di samping itu, Prabowo juga mengungkap capaiannya di sektor pangan. Prabowo menyatakan swasembada pangan di era kepemimpinannya bisa dicapai dalam waktu yang lebih cepat dari target.

Dalam rencana awal, Prabowo menarget swasembada pangan bisa tercapai dalam waktu 4 tahun. Namun pada prakteknya, hal itu bisa langsung dicapai dalam waktu 1 tahun.

“Karena kebijakan-kebijakan kita dan kerja keras kita swasembada pangan yang dahulu kita targetkan tercapai dalam 4 tahun ternyata berhasil kita capai dalam waktu 1 tahun,” ujarnya.