Kumparan Logo

SWF Milik Abu Dhabi Mubadala Suntik Investasi ke Luckin Coffee Senilai USD 1 M

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelanggan menunggu pesanan mereka di kedai kopi Luckin di Beijing pada 4 September 2023, saat perusahaan tersebut meluncurkan produk terbarunya hasil kolaborasi dengan merek minuman keras Tiongkok, Kweichow Moutai. Foto: Jade Gao/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Pelanggan menunggu pesanan mereka di kedai kopi Luckin di Beijing pada 4 September 2023, saat perusahaan tersebut meluncurkan produk terbarunya hasil kolaborasi dengan merek minuman keras Tiongkok, Kweichow Moutai. Foto: Jade Gao/AFP

Lembaga pengelola investasi atau Sovereign Wealth Fund (WSF) milik Pemerintah Abu Dhabi, Mubadala Investment memberi suntikan investasi hingga USD 1 miliar ke Luckin Coffee. Saat ini, Luckin Coffee merupakan jaringan kedai kopi terbesar di China.

Dikutip dari Bloomberg pada Jumat (11/9), investasi Mubadala memang tak dilakukan secara langsung melainkan melalui kesepakatan dengan perusahaan private equity yang menjadi investor utama Luckin Coffee, Centurium Capital.

Suntikan investasi ini bukan hal baru, karena Mubadala sendiri memang selama ini jadi investor besar di China.

Mubadala telah berinvestasi di sejumlah perusahaan, termasuk perusahaan ritel fashion cepat Shein Global Holdings Ltd dan operator pusat perbelanjaan Zhuhai Wanda Commercial Management Group. Selain itu, Mubadala juga telah membeli saham perusahaan rintisan logistik Full Truck Alliance Co serta unit rantai pasok milik raksasa e-commerce JD.com.

Lebih lanjut, dalam transaksi dengan Mubadala, dua kendaraan investasi Centurium termasuk dana berdenominasi dolar AS pertama yang dihimpun pada 2018 telah menjual 241 juta saham preferen Luckin Coffee kepada sebuah pendanaan investasi yang didukung Mubadala. Dalam dokumen regulator, Mubadala disebut sebagai ‘significant limited partner’ yang membeli saham tersebut.

Warga melewati kedai kopi Luckin di Manhattan pada 4 September 2025, di Kota New York. Foto: Spencer Platt/Getty Images/AFP

Nantinya, transaksi tersebut akan dibiayai melalui pinjaman bank dengan saham Luckin Coffee yang dijadikan sebagai jaminan. Di samping itu, Centurium dalam dokumen tersebut mengatakan akan kembali menegaskan komitmennya terhadap Luckin Coffeesekaligus memperpanjang jangka waktu investasinya di perusahaan tersebut.

Adapun Centurium juga terus memperluas investasinya di sektor kopi setelah sebelumnya menyepakati pembelian Blue Bottle Coffee dari Nestle SA pada awal tahun ini.

Luckin Coffee merupakan jaringan kedai kopi yang didirikan pada 2017 dan kini memiliki lebih dari 36.000 gerai. Fokus dari Luckin Coffee adalah kopi dengan harga terjangkau serta berbagai variasi minuman seperti coconut latte dan cheese latte.

Pada kuartal II 2026, laba bersih yang disesuaikan Luckin Coffee naik hampir 23 persen menjadi 1,75 miliar yuan atau sekitar USD 261 juta. Kinerja tersebut didorong oleh meningkatnya jumlah pelanggan dan pembukaan ribuan gerai baru.

Selain itu, saham Luckin Coffee yang diperdagangkan di Amerika Serikat naik sekitar 1 persen sepanjang tahun ini. Saat ini, Luckin Coffee memiliki nilai pasar sekitar USD 9,7 miliar.