Konten dari Pengguna

Gulat Profesional: dari Kesalahpahamannya hingga Mempopulerkannya kepada Dunia

Muhammad Argya Yudhistira

Muhammad Argya Yudhistira

Mahasiswa di Departemen Ilmu Hubungan Internasional Universitas Airlangga - Staff Komite Kajian Hak Sipil dan Politik Amnesty International Indonesia Chapter UNAIR

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Muhammad Argya Yudhistira tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi WWE. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi WWE. Foto: Shutterstock

Menurut Kamus Oxford, gulat profesional-atau professional wrestling dalam Bahasa Inggris-merupakan sebuah jenis hiburan yang melibatkan pertandingan gulat yang progres dan hasilnya sudah direncanakan sebelumnya antara para pemain dengan peran karakter yang ada.

Kata 'direncanakan' dalam definisinya kadang-kadang dialihkan fokusnya oleh masyarakat yang menganggap bahwa gulat profesional ini 'palsu' sepenuhnya. Sebagai contoh, berikut adalah video yang berkaca dari ketidakpahaman tersebut.

Pria yang memakai baju putih memiliki kesalahpahaman dalam kinerja gulat profesional sehingga pria berpakaian abu-abu harus menjelaskan sistematika gulat profesional yang mirip dengan film untuk memudahkan pemahaman.

Kebenaran

Dari penjelasan video tersebut, ada beberapa esensi gulat profesional yang dapat mengklarifikasi miskonsepsinya, antara lain:

  1. Dalam pertandingan gulat profesional, para pemenang dan pecundangnya sudah ditentukan sebelumnya oleh tim promotor yang bekerja dalam sebuah organisasi gulat profesional.

  2. Karakter yang diperankan oleh para pegulat profesional tidak sepenuhnya merepresentasikan sifat atau watak dalam kehidupan nyata mereka. Dalam istilahnya sering disebut sebagai "kayfabe". Untuk memahami lebih lanjut, pembaca dapat membaca jurnal yang berjudul "Politics by Kayfabe: Professional Wrestling and The Creation of Public Opinion" oleh William P Stodden.

  3. Para pegulat profesional harus tetap bekerja keras seperti atlet olahraga lainnya. Hal ini disebabkan oleh nyatanya benturan yang terjadi dalam pertandingan gulat profesional. Untuk memahami konteks dalam poin tersebut, berikut adalah video latihan para calon peserta yang melakukan seleksi untuk masuk ke salah satu organisasi gulat profesional ternama, yaitu World Wrestling Entertainment (WWE).

Pegulat dalam seleksi akan tetap bekerja keras, walaupun artinya mereka harus melakukan banyak benturan.

Ketiga esensi dalam gulat profesional tersebut tentunya akan direncanakan secara matang oleh seluruh pihak yang terkait untuk mempersembahkan sebuah karya yang epik dalam ‘canvas’ atau ring.

Kepopuleran Gulat Profesional

Ilustrasi WWE. Foto: Shutterstock

Dalam memahami esensi olahraga tersebut, mungkin hadir sebuah pertanyaan yang mendasar, yaitu:

Bagaimana olahraga ini bisa populer?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, diperlukan satu contoh negara yang notabene sudah terbukti populer di negara itu sendiri, yaitu Amerika Serikat

Kejayaan Gulat Profesional Amerika Serikat

Sebenarnya, ketenaran gulat profesional di Amerika Serikat bermula dari awal abad ke-20 hingga puncaknya pada akhir abad ke-20. Pada masa kejayaannya, rivalitas rating World Wrestling Federation (WWF yang sekarang menjadi WWE) dan World Championship Wrestling (WCW) telah memukau banyak pasar baru bagi masyarakat AS. Bahkan, menurut data dari OSW Review, kedua acara mingguan-yaitu WWE Raw dan WCW Nitro-mereka berhasil mengundang 7,06 juta penonton televisi AS pada tanggal 27 Juli 1998.

Kondisi Saat Ini

Di wilayah tersebut, gulat profesional telah menjadi sebuah olahraga yang menghibur cukup banyak masyarakat. Salah satu perusahaan gulat terbesar seperti WWE telah menjadi alasan kepopuleran dari olahraga tersebut. WWE yang ditemukan di Negara Bagian Connecticut ini telah terbukti populer dengan masifnya penonton acara mingguannya, seperti WWE RAW, WWE Smackdown, dan WWE NXT. Dilansir dari Gerweck.net, ketiga acara mingguan tersebut menarik rata-rata 1.736.270 (RAW), 2.112.057 (Smackdown), dan 624.560 (NXT) penonton pada tahun 2022.

Selain WWE, masih banyak genre perusahaan gulat profesional di Amerika Serikat seperti All Elite Wrestling (AEW), Impact Wrestling, dsb yang juga membuktikan bahwa gulat profesional itu relevan dan populer di wilayah tersebut.

Mempopulerkannya kepada Masyarakat Dunia

Ingat: don't try this at home! Foto: Getty Images

Untuk memperkenalkan budaya gulat profesional kepada dunia, diperlukan beberapa langkah yang komprehensif, antara lain langkah awal, menengah, dan lanjut.

Langkah Awal

Dalam dunia digital ini, dibutuhkan adanya banyaknya paparan mengenai olahraga tersebut melalui sosial media. Hal tersebut sebenarnya sedang dilaksanakan oleh kebanyakan perusahaan gulat profesional. Sebagai contoh, WWE yang melakukan inisiatif untuk membuat akun Instagram resmi untuk negara India, Inggris, dan Spanyol.

Langkah Menengah

Untuk kembali mempopulerkannya, banyak perusahaan gulat profesional yang memiliki komitmen untuk menyelenggarakan acara secara internasional untuk memperkenalkan budaya tersebut. Perusahaan dari AS seperti AEW saat ini sedang berusaha untuk melaksanakan acara “All In” di Stadion Wembley, London, Inggris. Selain itu, WWE juga sudah bekerjasama dengan Arab Saudi untuk menyelenggarakan serangkaian acara tayangan berbayar, seperti “Night of Champions” yang akan diselenggarakan di Jeddah Super Dome, Jeddah, Arab Saudi.

Langkah Lanjut

Langkah lanjut untuk mengenalkan gulat profesional kepada dunia adalah membuat program seleksi calon pegulat dengan mengirimkan pelatih profesional ke banyak negara. Sekali lagi, WWE telah melakukan langkah tersebut dengan melakukan program seleksi di banyak negara, seperti Uni Emirat Arab, India, Tiongkok, dan Jerman.

Dengan penjelasan tersebut, gulat profesional dalam konteks global diharapkan akan terus berkembang dan relevan pada masa depan, termasuk di Indonesia.