5 Hewan dengan Karir Militer yang Mengagumkan

Kadang kita tidak sadar bahwa kalimat-kalimat sederhana dapat sangat mempengaruhi hidup seseorang
Tulisan dari Ari Ulandari tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kalian pernah membayangkan enggak kalau ada hewan yang memilki karir militer? Kayaknya itu hanya ada di film-film fiksi aja yang guys. Sayangnya pikiran seperti itu adalah salah. Dalam dunia nyata memang ada sejumlah hewan yang memilki karir militer. Bukan hanya sekedar tergabung dalam kesatuan militer, tetapi hewan-hewan tersebut juga berhasil memiliki pangkat tinggi. Penasaran kok bisa seperti itu? Yuk simak 5 hewan dengan karir militer yang mengagumkan berikut.
1. Lin Wang Sang Gajah
Lin Wang memilki karir militer yang tidak seperti kebanyakan veteran Perang Dunia II. Dia pernah bertempur untuk kedua negara yang sedang berperang , Jepang dan Cina, pada perang Sino-Jepang II. Diapun menjadi tentara yang unik karena dia bukanlah seorang manusia, melainkan seekor gajah.
Pada saat menjadi tentara aktif, ia dipanggil dengan sebuatan Ah Mei yang berarti Si Cantik. Gajah ini bertugas menarik meriam artileri untuk pasukan Jepang dalam sebuah hutan lebat di Burma. Pada akhirnya pasukan Jepang dapat ditaklukan oleh pasukan Cina pada tahun 1943. Sejak saat itu Ah Mei tergabung dalam kesatuan tentara Cina hingga perang berakhir. Kemudain ia dipindahkan ke Taiwan. Di tempat itu, ia bertugas sebagai kekuatan penyapu halang rintang di sebuah basis militer.
Tentara Cina akhirnya mempensiunkannya dari tugas militer pada tahun 1952 dan menempatkan Ah Mei di sebuah kebun binatang di Taiwan. Di kebun binatang inilah kemudian namanya diganti menjadi Lin Wang yang berarti Raja Hutan. Ia kemudian bertemu dengan seekor gajah betina yang kemudian menjadi pasangannya seumur hidup. Lin Wang menjadi hewan yang sangat terkenal di seantero Taiwan dan merupakan gajah yang memilki usia paling tua di tempat itu. Lin Wang tutup usia pada tahun 2003 di umur 86 tahun. Negara Taiwan turut berbelasungkawa dengan menyelenggarakan ritual pemakaman tradisional selayaknya manusia, menyalakan dupa, dan membakar uang kertas untuk menghormati Lin Wang.
2. King Neptune Sang Babi
Tugu peringatan untuk mengenang King Neptune terletak di salah satu museum yang ada di Amerika. King Neptune merupakan satu-satunya anggota ‘kerajaan’ dari angkatan laut Amerika Serikat.
Awalnya King Neptune diperjual-belikan untuk dijadikan santapan babi panggang sebagai upaya pengumpulan dana pada Perang Dunia II. Beruntung wajahnya yang tampan membuat pihak Angkatan Laut AS pada saat itu memutuskan untuk menjadikannya maskot sebuah pertunjukan.
Penampilannya yang sangat memukau ternyata cepat sekali menjadi terkenal. Alhasil ada banyak orang yang ingin menyaksikan pertunjukannya. Semakin lama, pertunjukan yang dilakukan oleh King Neptune semakin ditingkatkan. Ia didandani dengan menggunakan anting-anting perak dan mahkota emas agar terlihat persis seperti seorang raja. Aslinya warna kulit King Neptune adalah merah pucat. Oleh karena itu, penanggung jawabnya kemudian memakaikannya selimut biru angkatan laut agar ia benar-benar terlihat seperti anggota kesatuan angkatan laut Amerika.
Pertunjukan yang digelar oleh Neptune berhasil mengumpulkan dana sebanyak 19 juta dolar AS atau sekitar 254 miliar rupiah pada saat itu. Jika disesuaikan dengan inflasi Amerika saat ini maka angka tersebut bisa setara dengan 250 juta dolar AS atau sekitar 3,4 T rupiah. Sebagian besar dari dana ini kemudian digunakan untuk membiayai pembuatan kapal perang USS Illinois. Neptune dianggap sangat berjasa dan diizinkan untuk menghabiskan masa pensiunnya di sebuah kebun. Ketika Neptune tutup usia, ia dimakamkan dengan upacara militer lengkap sebagai bentuk penghormatan.
3. Just Nuisance Sang Anjing
Anjing yang dibawa ke atas kapal adalah sesuatu yang umum terjadi khususnya pada masa lampau ketika hewan-hewan ternak dibawa sebagai makanan. Anjing tersebut biasanya bertugas untuk menjaga hewan-hewan ternak yang dibawa ke atas kapal. Selain itu, anjing juga dapat menyelamatkan manusia yang jatuh ke dalam air. Lebih dari sekedar itu, seekor anjing juga bisa meningkatkan moral para awak kapal. Kendatipun banyak hal yang dilakukan oleh anjing tersebut, namun ia tetap akan dianggap sebagai seekor anjing dan tidak akan pernah menjadi bagian dari awak kapal.
Hal tersebut di atas tidak berlaku untuk Nuisance. Ia adalah seekor anjing yang besar. Tingginya sekitar 2 meter jika berdiri dengan 2 kaki. Dia menghabiskan waktunya di berbagai pelabuhan dan basis angkatan laut di Cape Town, Afrika Selatan. Ia bersahabat dengan para pelaut, mengikuti mereka kemanapun pergi, dan bahkan menikmati perjalanan kereta bersama. Oleh karena Nuisance adalah seekor anjing dan tidak dikenakan tiket maka perusahaan kereta api hanya mengizinkannya untuk duduk di lantai. Mendengar hal itu, komandan angkatan laut pada saat itu berinisiatif untuk menjadikan Nuisance sebagai anggota kesatuan angkatan laut. Hal ini berarti Nuisance memiliki hak legal untuk berpergian dengan kereta api secara gratis.
Nuisance tercatat sebagai anggota kesatuan angkatan laut pada tangal 25 Agustus 1939 dengan nama Just Nuisance. Secara teknis sebenarnya Nuisance tidak pernah ikut berlayar, namun pengabdiannya kepada kesatuan angkatan laut akan selalu dikenang. Nuisance sangat disukai dan dihormati dalam kesatuannya. Ia juga tergabung dalam berbagai pertunjukan seremonial, menjaga para pelaut selama mereka ada di daratan, dan bahkan ia mendapatkan promosi kenaikan pangkat.
Untuk mengenang semangatnya, patung Nuisance dijadikan patung penjaga di salah satu basis angkatan laut di mana ia pernah bertugas.
4. Nils Olav Sang Pinguin
Jika kalian berkunjung ke kebun binatang Edinburgh, Skotlandia, kalian harus bersiap-siap untuk kagum pada kolam yang dimilki oleh raja Pinguin. Hunian ini sengaja dihadiahkan oleh Raja Norwegia. Sang raja mengatakan bahwa sang pinguin dalam segala hal sangat pantas untuk menerima penghormatan dan kebesaran seorang kesatria.
Pinguin tersebut bernama Nils Olav. Dia juga memiliki pangkat tinggi sebagai pemegang komando pengawal istana Norwegia. Jabatannya adalah Colonel-in-Chief Sir Nils Olav.
Kisah ini bermula pada saat pasukan istana yang secara rutin menghadiri Tato Militer Edinburgh, sebuah orkestra militer dan festival baris berbaris. Pada suatu ketika, salah seorang letnan dalam kesatuan tersebut terkagum-kagum dengan kebun binatang pinguin dan dengan beberapa alasan kemudian membawa salah satu dari pinguin tersebut.
Setiap kali ke Edinburgh, kesatuan ini selalu memberi salam pada saudara bersayap mereka tersebut. Mereka juga selalu menaikkan pangkat Olav setiap kali berjumpa dengannya, bahkan Raja Norwegia sekalipun juga ikut mempromosikan Olav. Akhirnya kini Olav memiliki pangkat yang mampu membuat orang terkaget-kaget.
5. Nemo A534 Sang Pelindung Jerman
Nemo memiliki karir militer yang sangat heroik. Aksinya sangat dikenang pada saat perang Vietnam. Penciumannya yang tajam mampu mendeteksi keberadaan musuh dari jarak jauh, sesuatu yang sulit dilakukan oleh tentara manusia. Keahlian pasukan anjing ini juga sangat berharga pada saat terjadinya serangan musuh.
Pada tanggal 4 Desember, 1966, Nemo A534 menjadi raja dari seluruh anjing penjaga. Dalam sebuah patroli, ia dan penanggung jawabnya menemukan titik persembuyian kelompok gerilyawan Viet Cong yang kemungkinan akan melakukan serangan dadakan. Dalam kejadian itu terjadi pertarungan singkat antara kedua pihak yang turut menciderai Nemo dan penanggung jawabnya. Nemo kehilangan sebelah matanya dan terkena luka tembak di bagian hidung. Pasukan pendukung membutuhkan waktu untuk mencapai titik itu. Hutan tersebut dipenuhi dengan pasukan Viet Cong yang marah sehingga penanggung jawab nemo tidak dapat bergerak kemana-mana.
Dalam keadaan terluka, Nemo tetap berupaya untuk melindungi penanggung jawabnya dengan cara menutupi tubuh itu dengan tubuhnya. Ia akan menyerang siapapun yang berusaha mendekat. Sebanyak apapun upaya pasuka Viet Cong untuk mendekat, mereka tidak pernah mendapat kesempatan untuk menyentuh tubuh penanggung jawab Nemo. Akhirnya pasukan di mana nemo bertugas tiba di lokasi. Pada saat itu nemo masih dalam keadaan siaga sehingga ia harus ditenangkan dahulu oleh dokter hewan sehingga penanggung jawab nemo dapat diberikan perawatan. Kemungkinan besar pada saat itu Nemo dalam depresi berat dan tidak dapat lagi membedakan mana orang yang akan menyelamatkan dan mana orang yang akan menyerang.
Sejak saat itu Nemo dikenal sebagai pahlawan dan dihadiahi sebuah kandang pensiun permanen, yaitu sebuah kapal perang untuk seekor anjing dan sebuah pulau kecil di Pasifik. Walaupun telah pensiun, ia masih melanjutan pengabdiannya dengan cara menjadi tim penerimaan tentara baru. Ia akan memandang tajam orang-orang yang ingin menjadi tentara dengan satu matanya yang tersisa sehingga mereka menjadi malu untuk bergabung.
Well, itu tadi 5 hewan dengan karir militer yang mengagumkan. Wow, mereka semua keren banget ya guys. Aku sampai terharu lho. Totalitas mereka dalam pengabdian pantas banget untuk kita teladani, bahkan seharusnya kita dapat lebih baik karena kita adalah mausia.
