7 Pelukis Anti-Mainstream yang Melukis dengan Cara dan Bahan yang Tak Wajar

Kadang kita tidak sadar bahwa kalimat-kalimat sederhana dapat sangat mempengaruhi hidup seseorang
Tulisan dari Ari Ulandari tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kegiatan melukis adalah salah satu kegiatan yang dianggap menyenangkan bagi sebagian orang. Ada juga di antara mereka yang menjadikan kegiatan melukis sebagai sebuah profesi. Para seniman lukis biasanya melukis dengan menggunakan tangan, kuas, dan berbagai jenis cat. Ternyata ada beberapa seniman lukis berikut ini yang anti-mainstream dalam melukis. Ada beberapa dari mereka yang melukis tidak menggunakan tangan, melainkan anggota tubuh lainnya. Ada juga yang melukis tidak menggunakan bahan cat minyak dan jenis cat lainnya yang wajar digunakan dalam melukis. Bagaimana bentuk keunikan seniman-seniman tersebut? Berikut 7 pelukis anti-mainstream yang melukis dengan caa dan bahan yang tidak wajar.
1. Hong Yi – Bola Basket

Hong Yi melukis detail potret Yao Ming, seorang pemain basket yang telah pensiun dari Houston Rockets. Ia memutuskan untuk menggunakan bola basket sebagai pengganti kuas.
2. Visicius Quesada – Darah manusia

Quesada adalah seorang seniman jalanan berbakat asal Brazil. Ia melukis sejumlah lukisan yang bertajuk ‘Ratapan Urin Darah’. Hal mengejutan dari serial lukisannya tersebut adalah sang pelukis benar-benarr menggunakan campuran darah dan urin manusia sebagai pengganti cat.
3. Millie Brown – Muntahan

Brown adalah pelukis yang sangat berbakat dalam membuat lukisan abstrak menggunakan cairan muntah. Caranya adalah dengan meminum susu yang telah diberi pewarna dan kemudian memuntahannya di atas kanvas berwarna putih. Sebuah lukisan abstrak yang ia hasilkan dinilai seharga ribuan dolar atau ratusan juta rupiah.
4. Ani K – Lidah

Guru lukis ini sudah terbiasa menggunakan lidahnya untuk melukis. Pada awalnya ia menderita sakit kepala dan beberapa anggota tubuh lainnya akibat melukis dengan menggunakan lidah. Rasa sakit itu diakibatkan bau menyengat yang dihasilkan oleh cat lukis . Seiring waktu ia menjadi kebal terhadap hal tersebut. Salah satu karya besarnya adalah lukisan Leonardo da Vinci yang menggambarkan Yesus dan murid-muridnya. Lukisan ini dapat diselesaikannya dalam waktu 5 bulan.
5. Chris Trueman – Semut Mati

Pelukis ini menggunakan 200.000 semut mati untuk membuat sebuah lukisan yang menggambarkan saudaranya sedang memegang senapan. Lukisan itu berjudul ‘foto diri bersama senjata’. Lukisan tersebut dihargai senilai 35.000 dolar atau sekitar 470 juta rupiah.
6. Xiang Chen – Mata

Seorang pelukis asal Provinsi Hunan, Cina, melukis dengan cara yang tidak lazim. Ia melukis dengan cara menyisipkan lempengan logam pada kelopak matanya dan menguhubungkannya dengan sebuah kuas. Total bobot alat ini adalah sekitar 2 Kg. Karya yang dihasilkan Chen berupa seni kaligrafi Cina.
7. Val Thompson – Abu Manusia

Thompson menggunakan abu manusia yang dimiliki oleh para kliennya untuk dicampurkan dalam cat warna yang digunakan untuk melukis. Ide itu berasal dari saudara laki-lakinya. Karya pertamanya adalah lukisan yang dibuat untuk Anne Kearey yang mana suaminya, John, telah meninggal beberapa saat sebelum ia memesan lukisan tersebut. Kini, kegiatan melukis dengan menggunakan abu manusia tersebut telah menjadi bagian dari karir Thompson.
Well, itu tadi 7 pelukis anti-mainstream yang melukis dengan cara dan bahan yang tak wajar. Bagaimana menurut sobat sekalian, apakah ada yang kalian suka?
