Langkah Maju Bateh: Mahasiswa KKN Undip Gelar Digitalisasi Data Kependudukan

Mahasiswa Universitas Diponegoro angkatan 2021
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ariajati Yudha Wahyu Saputra tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Desa Bateh, 7 Agustus 2024 - Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro (Undip) kembali mengadakan program monodisiplin di Desa Bateh, kali ini dengan fokus pada digitalisasi data kependudukan. Program ini berlangsung pada hari Sabtu, 7 Agustus 2024, dan dihadiri oleh perangkat desa serta masyarakat setempat diwakili oleh Kepala Dusun, yang menjadi sasaran utama dari kegiatan ini.

Program digitalisasi data kependudukan ini bertujuan untuk membantu perangkat desa dan masyarakat dalam mengelola data kependudukan secara lebih efisien dan modern. Melalui digitalisasi, data yang sebelumnya dikelola secara manual kini dapat disimpan dan diakses secara digital, yang diharapkan dapat meningkatkan akurasi dan kemudahan dalam pengelolaan data warga desa.
Kegiatan ini melibatkan perangkat desa, termasuk Kepala Desa dan staf administrasi, serta perwakilan masyarakat Desa Bateh. Mahasiswa KKN Undip bertindak sebagai fasilitator dan narasumber, membimbing peserta dalam memahami dan menerapkan teknologi digital untuk pengelolaan data kependudukan.
Program ini dilaksanakan pada tanggal 7 Agustus 2024, bertempat di Balai Desa Bateh. Lokasi ini dipilih karena merupakan pusat administrasi dan aktivitas masyarakat desa, sehingga memudahkan partisipasi dari seluruh perangkat desa dan warga yang hadir.
Program dimulai dengan sesi sosialisasi dengan Atika Tria Ningrum sebagai narasumber yang menekankan pentingnya digitalisasi dalam mendukung pelayanan administrasi yang lebih baik.
Digitalisasi data kependudukan di Desa Bateh dilakukan untuk mengatasi kendala yang sering dihadapi dalam pengelolaan data secara manual, seperti keterlambatan, ketidakakuratan, dan kesulitan dalam mengakses data. Dengan penerapan teknologi digital, diharapkan pengelolaan data menjadi lebih cepat, tepat, dan mudah diakses oleh perangkat desa, sehingga pelayanan publik dapat ditingkatkan. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memperkenalkan masyarakat desa pada pentingnya penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.
