Mabuk Minuman Beralkohol, Bahayakah?

Saya arief maulana merupakan mahasiswa universitas pamulang jurusan ilmu komunikasi
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Arief Maulana tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pernah melihat orang minum-minum alkohol sampai mabuk? Terlihat sangat asing bukan bagi orang Indonesia, namun di beberapa negara lain mabuk menjadi hal yang lumrah dan sering dilakukan setiap pulang bekerja atau ketika acara tertentu.

Mabuk adalah keadaan keracunan karena konsumsi alkohol sampai kondisi di mana terjadi penurunan kemampuan mental dan fisik.
Setelah mengkonsumsi minuman beralkohol, kandungan itu akan bereaksi pada tubuh 5-10 menit sesuai dengan kadar yang diminum. Ketika sudah mencapai otak, maka orang akan merasa lebih bahagia, melepas pusing, dan lebih percaya diri. Maka tidak aneh jika orang mabuk sering bergaya tidak seperti biasanya.
Semakin sering mengkonsumsi alkohol maka akan berdampak buruk bagi kesehatan.
Berikut Dampak Buruk Alkohol :
1. Gangguan penggunaan alkohol dini berdampak pada perubahan pola tidur, suasana hati, energi, dan minat.
2. Kecanduan alkohol dapat merusak otak sehingga berdampak pada gangguan memori, sulit berkonsentrasi, dan mengganggu pekerjaan.
3. Gangguan kesehatan, seperti permasalahan jantung, masalah dan disfungsi organ hati, serta bisa risiko kanker.
4. Secara mental mudah gelisah, mudah marah, sulit tidur, cemas, depresi, halusinasi, ketakutan sampai bunuh diri.
Dilihat dari dampak buruk alkohol yang membuat kecanduan ini, segeralah merujuk diri ke dokter untuk segera diobati dan dapat dilakukan penanganan terbaik, agar kecanduan tidak menjadi akibat buruk untuk dir sendiri ataupun orang lain. Segeralah menghindari minuman beralkohol sebelum terlambat.
