Kenapa Harga Barang dan Jasa Bisa Naik Setiap Tahun

Mahasiswa S1 Akuntansi Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta
Tulisan dari Aries Andrian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tahukah kalian bahwa pada tahun 1990-an, dengan uang Rp1.000 Rupiah kalian sudah bisa mentraktir teman-teman kalian. Namun seiring berjalannya waktu harga barang dan jasa akan selalu meningkat pada tahun 2022 ini uang Rp1.000 Rupiah hanya bisa membeli permen. kenapa sih harga barang dan jasa selalu naik setiap tahunnya, mari kita bahas.
Dalam ilmu ekonomi kejadian seperti ini disebut inflasi, inflasi adalah kejadian di mana kenaikan harga barang dan jasa secara gradual atau bertahap secara terus-menerus. Inflasi juga bisa diartikan sebagai penurunan nilai uang, contoh barang dan jasa yang bisa kalian beli pada tahun 2012 dengan uang Rp100.000 tidak akan sama pada tahun 2022. Tapi tenang fenomena inflasi biasanya diikuti dengan kenaikan upah kerja atau gaji setiap tahunnya.
Dari tabel diatas upah minimum pada tahun 2016 di Jakarta itu hanya Rp3.100.000, pada 5 tahun kemudian tepatnya di tahun 2020 upah minimum di Jakarta naik menjadi Rp4.276.349 per bulannya. Banyak warga yang beranggapan bahwa naiknya harga barang dan jasa setiap tahunnya berarti mencerminkan ekonomi yang buruk. Nyatanya tidak seperti itu, dalam konsep inflasi ini tidak hanya negara Indonesia saja yang mengalami inflasi, negara lain juga sama dan dapat dikatakan bahwa fenomena inflasi ini wajar dan umum terdapat di suatu negara bahkan di negara maju sekalipun.
Inflasi biasanya tidak selalu karena kebijakan pemerintah atau lembaga tertentu saja, tetapi bisa juga karena secara natural yang prosesnya itu dilakukan tanpa sadar oleh warganya sendiri sebagai pelaku ekonomi. Kita akan membahas dua penyebab terjadinya inflasi dalam ekonomi yakni Demand and Supply serta Jumlah Uang Beredar.
Demand and Supply
Demand adalah permintaan sementara Supply adalah penawaran, jika banyak permintaan namun jumlah barang sedikit maka harga akan naik. Jika permintaan sedikit tapi jumlah barang melimpah maka harga akan turun. Faktor yang membuat permintaan naik yakni jumlah penduduk bertambah, pendapatan masyarakat bertambah, dan selera masyarakat.
Jumlah Uang Beredar
Ketika menjelang hari raya Idul Fitri para karyawan umumnya akan mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) yang membuat mereka memiliki uang 2x lipat. Umumnya jika masyarakat memiliki banyak uang maka daya beli mereka pun akan naik, jumlah permintaan terhadap berbagai jenis barang ikut naik maka pedagang yang dagangannya laku mereka akan cenderung menaikkan harga supaya keuntungan mereka bertambah. Dari kejadian tersebut maka akan berdampak pada inflasi yang di mana jumlah uang beredar lebih cepat dari sebelumnya serta membuat harga barang dan jasa ikut naik.
