Hindari Spam Demi Keselamatan Bisnis

Mahasiswa Bisnis Digital Universitas Amikom Purwokerto
Tulisan dari Arif Bayu Sadewa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Semakin banyaknya pengguna media sosial semakin meningkatkan dampak positif sekaligus negatif. Termasuk etika pengguna yang terkadang sudah tidak bisa ditoleransi. Seperti yang akhir-akhir ini sering dilakukan oleh pengguna -para pelaku bisnis online- yaitu melakukan spam.
Pengalaman pribadi mengenai spam ini sangat membuat ketidaknyamanan. Apalagi saat membuka e-mail, pasti akan muncul banyak pesan yang termasuk spam. Contoh lainnya saat mengunggah atau melihat postingan orang lain pasti di bagian komentar akan menemukan satu dua komentar berupa promosi produk yang tidak sesuai, atau bisa juga disebut spam.
Spam ini sebenarnya memiliki dampak negatif yang cukup besar terhadap si pelaku bisnis. Entah itu akun media sosialnya yang akan diblokir oleh orang lain atau yang parahnya akan dilaporkan dan beresiko akun tersebut di banned ataupun dihapus.
Selain merugikan korban spam, juga sangat merugikan bisnis itu sendiri karena dapat merusak citra dari bisnis tersebut. Jadi, sebaiknya dalam melakukan promosi haruslah di atur sedemikian rupa. Sehingga tidak menimbulkan potensi kerugian yang besar di masa mendatang. Lalu, adakah tips dan trik agar tidak terjadi spam? Tentu ada, dong.
Namun, ada baiknya kita pahami lebih dulu apa itu spam. Spam merupakan aktivitas berupa penyalahgunaan pada sistem pengiriman berita secara online berupa iklan atau kegiatan lain yang dapat menimbulkan rasa ketidaknyamanan bagi para pengguna situs atau media sosial tersebut.
Nah, karena itulah kita harus tahu tips dan trik agar aktivitas kita tidak dianggap spam, diantaranya:
1. Pelaku bisnis harus bisa mengatur jadwal pengunggahan atau pengiriman e-mail, konten yang bertujuan iklan agar tidak berlebihan.
2. Hindari membuat konten yang menyalin milik pengguna lain karena akan langsung dianggap spam. Sebisa mungkin untuk melakukan modifikasi dengan mencari referensi dari berbagai sumber.
3. Sebisa mungkin hindari menuliskan komentar yang tidak berhubungan dengan unggahan dari pengguna lain atau meninggalkan link yang mengarah kepada website kita.
4. Hindari tindakan curang dengan tujuan untuk meningkatkan trafik website atau kunjungan ke akun/ postingan milik Anda.
Bagaimana tips dan trik di atas? Pasti sering diabaikan, bukan? Nah, mulai saat ini mulailah untuk menghindari aktivitas yang akan mengarah pada spam.
