Konten dari Pengguna

Keuntungan Legit Bisnis Game di Era Digital

ARIQ RADITYA FADHLURRAHMAN

ARIQ RADITYA FADHLURRAHMAN

mahasiswa aktif Institut Teknologi Telkom Purwokerto

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari ARIQ RADITYA FADHLURRAHMAN tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Industri game menjadi salah satu yang terkena dampak positif dari pandemi. Menurut data yang saya peroleh dari IBISWorld 2020, game mobile mendominasi pasar global, termasuk di Indonesia. Penyebabnya adalah karena banyaknya pengguna smartphone di Indonesia. Diprediksikan akan ada revenue sebesar USD 125 miliar hanya dari game mobile saja, sebuah peluang bisnis yang sangat menarik. Tapi sangat di sayangkan, industri game di Indonesia masih dikuasai oleh pengembang game (game developer) luar negeri. Bukan berarti Indonesia tidak memiliki pengembang game yang berprestasi dan bagus, hanya saja masih ada hambatan-hambatan yang harus dilewati agar indutsri game diIndonesia tidak kalah saing. Pada 2025, pasar game Indonesia diprediksi akan mencapai nilai USD 2,5 miliar.

Tren Industri Game di Era Digital

source: https://store.steampowered.com/

Di industri ekonomi kreatif, musik ,dan film menjadi sangat menarik dengan pendapatan yang sangat besar. Faktanya, pendapatan game naik sangat pesat di era digital. Penjualan pun terbagi menjadi dua, yaitu penjualan game digital dan game fisik. Penjualan game bahkan naik sampai 63% selama pandemi, mengalahkan industri film dan musik yang jatuh bangkit akibat peraturan social distancing yang di berlakukan oleh pemerintah karena adanya corona. Secara keseluruhan, pendapatan game 8 kali lebih tinggi dibandingkan dengan musik dan film. Sementara itu dalam profesi pengembang game, pertumbuhan pasar domestiknya pun meningkat dari tahun ke tahun, mencapai angka Rp10,6 miliar pada 2019. Para pengembang game tanah air banyak yang bergabung dalam pengerjaan game luar negeri, karena mendatangkan revenue yang besar. Prospek industri ini pun sangat menjanjikan sekali, apalagi dengan adanya bidang e-Sport yang sudah diakui seluruh dunia. Bahkan, Asian Games 2022 secara resmi menjadikan e-Sport sebagai cabang olahraga yang dipertandingkan.

Potensi Besar Bisnis Game Developer

Sumber Daya Manusia

Sekarang ini, terutama dikalangan anak muda yang kreatif sudah sangat tertarik untuk mulia terjun menjadi seorang game developer. Jika anda lihat games di Google Play Store dari HP Android, pasti banyak sekali game yang dibuat oleh game developer dari Indonesia mulia dari game yang bertema pendidikan, game anak-anak sampai game yang cukup rumit. Ini menunjukkan bahwa SDM kreatif tumbuh cukup signifikan saat ini.

Jumlah Industri atau Perusahaan

Jika kita liat dari sisi jumlah industri atau perusahaan yang mengakusisi para game developer ini, angkanya masih sangat sedikit. Dengan ini berarti, potensi persaingan masih cukup terbuka lebar. Karena itu, ketika Anda menginvestasikan dana Anda pada game developer yang memiliki konsep game yang menarik, itu tentu menjadi investasi yang produktif karena didukung oleh SDM yang kreatif. Bahkan, SDM kreatif ini bisa memberikan keuntungan yang lebih jika disertai dengan fasilitas dan teknologi yang baik dan memadai.

Teknologi yang terus berkembang

SDM kreatif atau game developer tentunya membutuhkan teknologi yang memadai untuk mempermudah kerja dan memaksimalkan kinerja mereka. Tapi untungnya, saat ini sudah banyak teknologi yang sudah ditingkatkan untuk mereka membuat dan mengembangkan game. Dengan ini artinya, potensi teknologi yang terus berkembang akan lebih memudahkan SDM kreatif ini terus berkembang. jadi, investasi bisnis game developer ini juga akan terus berkembang dengan seiring perkembangan teknologi.

Pasar Lokal dan Global

Pasar adalah merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan ketika Anda terjun ke dalam dunia bisnis. Pasar sudah seharusnya menjadi pertimbangan utama karena pasar berkaitan dengan peluang dan keuntungan yang bisa diraih. Saat ini, pasar game masih sangat terbuka lebar. Terlebih kalo game yang dibuat oleh game developer ini bisa dimainkan oleh siapa pun.

Cara Meningkatkan Geliat Industri Game

Dalam aspek infrastruktur, pemerintah berkomitmen untuk terus memperluas konektivitas di seluruh Indonesia. Dengan begitu, akan semakin banyak pengguna game dan mempermudah talenta-talenta Indonesia untuk terjun ke dalam industri game digital. Selain itu, KOMINFO juga terus berusaha meningkatkan literasi game terhadap orang tua dan tenaga pengajar supaya bisa mengetahui cara berkomunikasi yang baik dan mencegah pengaruh buruk seperti adiksi game. Satu lagi langkah besar yang menurut KOMINFO menjadi sebuah hambatan yang signifikan, adalah terkait dengan regulasi perkembangan pasar. Menurut pendapat I Nyoman Adhiarna, harus ada level playing field atau kesetaraan antara pengembang game lokal dan asing. Contohnya seperti regulasi yang terkait pajak dan distribusi, dan rating system.

Mengembangan SDM di Industri Game

Pengembang game tanah air sudah seharusnya mendapat dukungan dari pemerintah. KOMINFO juga pernah memberikan dukungan berupa edukasi kepada pengembang game bertemakan Covid-19. Selain itu KOMINFO memiliki beberapa inisiatif program pembinaan start-up, mulai dari level paling awal hingga yang advanced. Untuk pelajar, ada Sekolah Beta yang memberikan penjelasan materi dasar tentang apa itu startup digital agar menumbuhkan minat. Kemudian, ada Gerakan 1000 Start-up supaya para fresh graduates lebih bisa paham tentang cara mambangun start-up. Dan setelah itu, mereka bisa mengembangkan start-up garapan mereka di Start-up Studio. Di level tertinggi, Hub.id berusaha membantu para pengusaha untuk meningkatkan skala bisnis dan investasi.

Membiayai Industri Game

Talenta dan bakat saja masih belum cukup untuk mendongkrak Indonesia menjadi pusat industri game digital. Masalah promosi dan pembukaan pasar sangat penting karena ini juga berkaitan dengan masalah pendanaan. Karena membuat suatu game yang baik dan bagus sangat perlu dan butuh modal yang sangat besar. Karena itu, KOMINFO membentuk Indonesia Game Developer Exchange yang menghubungkan pengembang game Indonesia dengan mitra dan investor asing. KOMINFO melakukan mentoring, pertemuan bisnis, dan promosi yang dapat meningkatkan pendanaan untuk proyek game yang tengah digarap oleh para developer game.