Identitas Tipologi Belajar: Cari Tahu Jati Diri Kamu, Yuk!

Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Ariska Avrillyani tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tipologi belajar adalah gaya individu dalam belajar agar lebih mudah ketika menerima dan menganalisis informasi pembelajaran. Gaya belajar setiap individu memiliki perbedaan untuk mencapai hasil yang maksimal, karena hanya individu masing-masing yang mampu mengidentfikasikan teknik terbaik dalam belajar. Macam-macam tipologi belajar, di antaranya:
Tipologi Gaya Belajar VAK (Visual, Auditory, Kinestetik)
Gaya belajar visual melibatkan penglihatan untuk mendalami sebuah informasi melalui gambar, grafik, diagram, atau power point. Pada auditori pendengaran lebih diandalkan untuk menyerap informasi, mereka lebih senang ketika penjelasan verbal, diskusi, ceramah, bahkan musik. Sedangkan gaya belajar kinestetik, individu aktif bergerak menyentuh sesuatu agar lebih mengingat informasi yang sedang disampaikan.
Tipologi Gaya Belajar VARK (Visual, Auditory, Reading/Writting, Kinestetik
Tipologi Gaya Belajar VARK adalah pengembangan dari tipologi belajar VAK dengan menambahkan satu macam, yaitu reading atau writting. Gaya belajar ini menggunakan teks tertulis sebagai medianya, teks tersebut bisa berupa catatan, buku, atau artikel. Individu dengan gaya belajar reading atau writting cenderung menyukai membaca dan menulis.
Gaya Belajar Visual
Gaya belajar visual mengandalkan pada bukti yang nyata dan dapat ditangkap oleh penglihatan. Mereka peka terhadap warna dan artistik, tapi memiliki kendala ketika berkomunikasi. Ciri-ciri individu yang dengan gaya belajar visual, sebagai berikut:
Fokus pada sikap, gerakan, dan pelafalan guru
Tidak termasuk pendengar yang baik ketika berkomunikasi
Telat bertindak
Terlihat pasif ketika diskusi
Kurang mampu mengingat informasi yang diberikan secara lisan
Lebih suka visualisasi daripada penjelasan lisan
Dapat duduk dengan tenang di tengah keramaian
Gaya Belajar Auditorial
Gaya belajar auditori bertumpu pada pendengaran agar dapat memahaminya. Tetapi, mereka lemah ketika membaca dan menulis. Ciri-ciri individu dengan gaya belajar auditorial, sebagai berikut:
Mampu mengingat dengan baik apa yang disampaikan oleh guru atau diskusi kelompok
Mudah mempelajari materi iklan, televisi, atau radio yang ia dengarkan
Aktif berbicara
Kurang suka membaca
Kurang lihai dalam tugas mengarang
Kurang tertarik pada hal-hal baru
Gaya Belajar Kinestetik
Individu dengan gaya belajar kinestetik aktif pada kegiatan fisik. Ciri-ciri individu dengan gaya belajar kinestetik, sebagai berikut:
Menyentuh benda yang ditemuinya
Sulit berdiam diri atau duduk dengan tenang
Mengerjakan sesuatu sembari tangannya bergerak aktif
Memakai objek nyata sebagai alat bantu belajar
Sulit memahami sesuatu yang abstrak
Menyukai praktik dan permainan fisik
