Konten dari Pengguna

Tak Perlu Bingung Lagi Cara Bagi-Bagi Ruang dengan Trik Berikut Ini!

Arsitag.com

Arsitag.com

Bangun aman, nyaman dan transparan dengan ARSIpro. www.arsitag.com/arsipro

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Arsitag.com tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tidak harus ditembok, simak 7 cara membagi ruang untuk kesan yang lapang

Rak buku sebagai pembagi ruangan di XZ House karya Rakta Studio, via: arsitag.com
zoom-in-whitePerbesar
Rak buku sebagai pembagi ruangan di XZ House karya Rakta Studio, via: arsitag.com

Ketika membuat atau mendesain bangunan rumah, kita akan mulai membagi-bagi ruangan. Untuk menciptakan pembagian ruang berdasarkan peruntukannya masing-masing, dinding merupakan material yang paling lumrah digunakan. Akan tetapi, ada kalanya space yang dimiliki tidak begitu luas sehingga pengadaan dinding masif membuat ruangan malah semakin sempit. Ada triknya lho, untuk membagi ruang agar tidak selalu mengandalkan dinding. Mau tahu bagaimana saja triknya? Berikut ulasannya.

1. Perbedaan warna dinding, trik membagi ruang paling simpel

Perbedaan warna cat dinding di C House 2 karya Wish Interior Architects, via: arsitag.com

Tanpa harus menyekat ruang menggunakan dinding masif, trik satu ini sangat simpel untuk dilakukan. Ya, membedakan warna cat dinding dapat diterapkan agar peruntukan suatu ruang bisa dikenali secara visual. Trik ini sendiri sangat cocok untuk ruangan yang sempit. Anda tidak memerlukan lagi dinding atau sekat lain yang memakan tempat.

2. Kaca, trik membagi ruang agar tampil elegan

Trik membagi ruang dengan kaca di MM House karya Studio Tonton, via: arsitag.com

Pembatas ruang berupa kaca adalah pilihan tepat untuk Anda yang ingin ruangan terasa lebih luas. Pembatas kaca juga mampu membangun suasana ruangan terasa lebih elegan dan mewah. Hanya saja, biaya yang dibutuhkan akan lebih besar untuk merealisasikannya. Apalagi jika menggunakan kaca frameless.

3. Furnitur juga bisa berperan sebagai pembagi ruang

Furnitur sebagai pembagi ruang di Bea House karya Studio Tonton, via: arsitag.com

Trik membagi ruang sejatinya tidak perlu dianggap rumit. Pemisah antara ruang keluarga dengan ruang makan dapat hanya berupa sebuah sofa panjang. Secara visual, kita bisa mengetahui bahwa dalam satu ruangan terdapat dua ruang dengan fungsi yang berbeda. Ditambah, furniturnya juga menggunakan warna yang berbeda sehingga batasannya semakin jelas.

4. Partisi, pembagi ruang yang fungsional

Trik membagi ruang dengan partisi di Backyard Lagosi karya Nakama Architect, via: arsitag.com

Fungsi partisi memang sudah diketahui sebagai pembagi ruang. Namun, Anda bisa memilih partisi yang multifungsi. Contohnya saja, partisi berbentuk rak yang bisa dimanfaatkan untuk meletakkan pajangan, foto, buku, maupun lampu duduk. Hal ini tidak hanya membuat partisi lebih fungsional, tetapi juga berperan untuk menambah estetika ruang.

5. Meja multifungsi, trik membagi ruang yang sederhana

Meja sebagai pembagi ruang, di Executive Suite Room No 1 karya Arkitekt.id, via: arsitag.com

Trik membagi ruang berikutnya bisa diterapkan di rumah minimalis untuk membatasi antara dapur dan ruang keluarga. Meja dibuat memanjang layaknya pembatas yang bisa sekaligus berfungsi untuk berbagai hal. Di antaranya untuk meletakkan cemilan, peralatan dapur, hiasan, hingga kegiatan mengolah makanan. Mejanya pun dapat dibuat dari dinding pendek permanen, sehingga kesan pembatasnya menjadi lebih tegas.

6. Kreasikan tali sebagai pembagi ruang yang unik

Jika Anda menyukai sesuatu yang lebih unik, trik membagi ruang satu ini pantas dicoba. Pembagi ruang dibuat dari tali yang ditarik vertikal dan disusun berjajar hingga menyerupai tirai. Menerapkan trik ini tentu akan membuat tanpilan interior Anda menjadi lebih menarik dan tidak membosankan.

7. Buat batas imajiner dengan membedakan konsep lantai

Membedakan level lantai, Inset House karya Delution, via: arsitag.com

Anda menginginkan trik membagi ruang yang jauh lebih simpel? Anda cukup membedakan konsep lantainya. Maksud dari membedakan konsep lantai adalah, dengan membedakan warna, material, atau levelnya. Hal ini seolah menciptakan dinding imajiner antara dua fungsi area berbeda. Sehingga orang yang melihat akan menyadari bahwa sisi yang satu dan sisi yang lainnya merupakan ruang yang berbeda karena punya perbedaan karakter lantai.

Gunakan beberapa trik membagi ruang di atas untuk diterapkan pada hunian Anda. Trik ini sangat bisa diandalkan terutama untuk ruang yang tidak terlalu luas. Anda bebas menyesuaikan antara trik-trik di atas dengan kondisi ruang yang ada, sehingga hasilnya bisa lebih maksimal.