Konten dari Pengguna

Mengenal Makanan dengan Asyik Lewat Bon Appetit Your Majesty

Chicko Surya

Chicko Surya

Jaksa Pada Kejaksaan Negeri Klungkung

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Chicko Surya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Aneka makanan khas Korea di restoran Ebiga Jjampong di Bx Change Mall, Tangerang. Foto: Azalia Amadea/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Aneka makanan khas Korea di restoran Ebiga Jjampong di Bx Change Mall, Tangerang. Foto: Azalia Amadea/kumparan

Mengenal kuliner korea melalui drama Korea "Bon Appetit Your Majesty", beberapa minggu ini penulis sedang rajin-rajinnya mengikuti episode dari drama tersebut. drama ini cocok di lihat oleh semua kalangan dan dapat menjadi tontonan keluarga.

"Bon Appetit Your Majesty" merupakan drama korea tahun 2025 yang bertema kuliner modern, sejarah dan perjalanan waktu serta di bumbui oleh romansa.

Berawal dari seorang chef muda yang memenangkan kompetisi memasak memperebutkan kepala chef restoran bintang 3 michelin di tahun 2025. Beberapa waktu kemudian dalam perjalanannya akibat buku yang di titipkan oleh ayahnya wanita tersebut tersebut tak sengaja terbawa ke masa lalu tepatnya ke dinasti Joseon. Berawal dari cerita tersebut penulis jadi belajar terkait sejarah dan beberapa kuliner di antaranya Bibimbap, Doenjang, Pajeon, Suyu, Macaron. Bahkan penulis baru mengetahui teknik memasak yang bernama Sous Vide dari drama tersebut.

Ilustrasi Masakan Korea. Sumber: Dokumen pribadi penulis

Penulis tertarik membahas topik tersebut karena sebagaimana kita tahu bahwa beberapa tahun ke belakang kuliner Korea sedang booming salah satunya di Indonesia. Mulai dari Tteokbokki, kimchi serta kimbap yang semakin di kenal di Indonesia mulai dari restoran sampai pedagang kaki lima juga banyak yang menjual kuliner tersebut.

Seolah makanan tersebut sudah erat di kenal di dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Pengenalan kuliner tersebut bukan tanpa alasan, namun karena adanya upaya pengenalan kuliner melalui Drama Korea serta Reality Show Korea. upaya pengenalan kuliner tersebut biasa disebut dengan Gastrodiplomasi.

Gastrodiplomasi adalah diplomasi budaya yang menggunakan makanan sebagai sarana untuk meningkatkan brand awareness bangsa. Strategi ini berusaha untuk mengekspor artefak budaya untuk dunia yang lebih luas dalam bentuk hidangan nasional, atau lebih luas lagi, masakan nasional. Makanan dan simbol-simbol yang diwakilkannya dapat digunakan untuk mengkomunikasikan ide-ide, nilai-nilai, identitas, sikap serta kelas sosial yang berbeda.

Beberapa manfaat dari gastrodiplomasi:

  1. Peningkatan pemahaman budaya

  2. Membangun jembatan diplomatik

  3. Promosi pariwisata

  4. Peningkatan hubungan dagang

  5. Meningkatkan UMKM

Dilansir dari repository.unpas.ac.id bahwa Gastrodiplomasi merupakan alat diplomasi soft power yang bisa digunakan untuk meningkatkan citra Indonesia di luar negeri serta sebagai sarana untuk meningkatkan brand awareness bangsa.