45 Makanan Penurun Kolesterol secara Alami dan Aman

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

45 jenis makanan alami yang efektif menurunkan kolesterol secara aman. Mulai dari buah-buahan, sayuran, hingga kacang-kacangan, pilihan-pilihan ini tidak hanya menyehatkan tetapi juga mudah dimasukkan ke dalam menu harian.
Kolesterol tinggi menjadi perhatian banyak orang karena dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, termasuk penyakit jantung. Untungnya, ada berbagai cara alami untuk mengelola kadar kolesterol, salah satunya dengan mengonsumsi makanan yang tepat.
Dikutip dari journal3.uin-alauddin, Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik Terhadap Kadar Kolesterol pada Aparatur Sipil Negara oleh Syarfaini Syarfaini (2020). Kadar kolesterol yang tinggi dalam peredaran darah telah menjadi masalah yang serius.
Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
45 Makanan Penurun Kolesterol secara Alami dan Aman
Rekomendasi makanan penurun kolesterol yang bisa menurunkan secara alami dan aman, kolesterol adalah sejenis lemak yang ditemukan dalam tubuh dan makanan yang kita konsumsi.
Zat ini memiliki fungsi vital, seperti membentuk struktur membran sel, memproduksi hormon tertentu serta membantu pencernaan lemak melalui pembentukan empedu.
Namun, jika kadar kolesterol, terutama kolesterol jahat (LDL), terlalu tinggi, lemak ini dapat menumpuk di dinding pembuluh darah, meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Di sisi lain, kolesterol baik (HDL) berperan membawa kolesterol jahat kembali ke hati untuk diproses dan dibuang. Karena itu, menjaga kadar kolesterol tetap seimbang sangat penting bagi kesehatan tubuh. Berikut beberapa makanan penurun kolesterol secara alami:
Oatmeal
Oatmeal kaya akan beta-glukan, serat larut yang membantu mengikat kolesterol dalam pencernaan dan mengeluarkannya dari tubuh.
Mengonsumsi 3 gram beta-glukan setiap hari bisa mengurangi kadar LDL hingga 10%.
Barley (Jelai)
Barley mengandung beta-glucan yang memiliki kemampuan untuk menurunkan kolesterol LDL dengan meningkatkan pengeluaran empedu yang mengandung kolesterol.
Alpukat
Alpukat mengandung lemak tak jenuh tunggal yang mendukung peningkatan kolesterol baik (HDL) serta menurunkan kolesterol jahat (LDL).
Selain itu, sterol alami dalam alpukat juga membantu mengurangi penyerapan kolesterol dalam tubuh.
Kacang Almond
Almond kaya akan lemak sehat dan vitamin E yang melindungi pembuluh darah dari kerusakan oksidatif. Kacang almond juga efektif menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).
Kenari
Kenari mengandung asam lemak omega-3 nabati, yang membantu mengurangi kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida. Mengonsumsi 30 gram kenari per hari dapat mendukung kesehatan jantung.
Minyak Zaitun
Minyak zaitun kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal yang dapat menurunkan kadar kolesterol jahat tanpa menurunkan kolesterol baik. Polifenol dalam minyak zaitun juga mencegah peradangan pada pembuluh darah.
Ikan Berlemak
Ikan seperti salmon, tuna, mackerel, dan sarden kaya akan omega-3, yang membantu menurunkan trigliserida, menurunkan tekanan darah, dan mencegah plak di pembuluh darah.
Kedelai
Protein kedelai dapat menurunkan kadar LDL sebanyak 5-6% jika dikonsumsi sekitar 25 gram per hari. Isoflavon dalam kedelai juga memiliki sifat antioksidan yang melindungi pembuluh darah.
Bayam
Bayam kaya akan lutein, sebuah antioksidan yang melindungi pembuluh darah dari penumpukan kolesterol jahat. Selain itu, bayam juga mengandung nitrat alami yang mendukung kesehatan pembuluh darah.
Brokoli
Brokoli mengandung serat larut yang efektif mengikat kolesterol dalam saluran pencernaan. Sulforaphane dalam brokoli juga meningkatkan kesehatan pembuluh darah.
Wortel
Wortel mengandung pektin, jenis serat larut yang mengikat kolesterol di usus untuk mengurangi penyerapan kolesterol jahat (LDL). Wortel juga kaya akan beta-karoten yang baik untuk pembuluh darah.
Apel
Apel kaya akan pektin yang membantu mengurangi penyerapan kolesterol di saluran pencernaan. Selain itu, polifenol dalam apel melindungi pembuluh darah dari kerusakan oksidatif.
Jeruk
Jeruk mengandung flavonoid seperti hesperidin yang meningkatkan fleksibilitas pembuluh darah dan serat larut yang membantu menurunkan kadar LDL.
Blueberry
Blueberry kaya akan antosianin, antioksidan yang membantu melindungi tubuh dari kolesterol jahat dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).
Delima
Delima mengandung punicalagin, yang merupakan antioksidan kuat yang mencegah penumpukan kolesterol di pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah.
Anggur Merah
Resveratrol dalam anggur merah dapat membantu menurunkan kolesterol total dan meningkatkan fungsi pembuluh darah dengan melindungi mereka dari kerusakan.
Kiwi
Kiwi kaya akan vitamin C, serat, dan kalium. Serat larut dalam kiwi membantu menurunkan LDL, sementara vitamin C melindungi pembuluh darah dari kerusakan.
Pisang
Pisang mengandung pektin yang mengikat kolesterol dan mencegah penyerapan kolesterol di tubuh. Kalium dalam pisang juga bermanfaat untuk menstabilkan tekanan darah.
Bawang Putih
Bawang putih mengandung allicin, senyawa aktif yang dapat mengurangi produksi kolesterol oleh hati dan meningkatkan elastisitas pembuluh darah.
Jahe
Jahe mengandung gingerol, senyawa yang membantu menurunkan kadar LDL dan trigliserida, serta memiliki sifat anti inflamasi yang melindungi pembuluh darah.
Kacang Hitam
Kacang hitam kaya akan serat larut yang membantu menurunkan kolesterol total. Selain itu, protein nabati dalam kacang hitam baik untuk menggantikan konsumsi protein hewani yang bisa meningkatkan kolesterol.
Lentil
Lentil kaya akan serat larut dan protein nabati yang menurunkan LDL. Lentil juga memberikan asupan zat besi yang penting bagi tubuh.
Biji Chia
Biji chia mengandung asam lemak omega-3 dan serat larut yang membantu mengurangi trigliserida dan meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan.
Biji Rami (Flaxseed)
Flaxseed kaya akan lignan dan omega-3, yang membantu menurunkan kolesterol LDL dan mencegah pembentukan plak di pembuluh darah.
Biji Bunga Matahari
Biji bunga matahari mengandung fitosterol yang menghambat penyerapan kolesterol di saluran pencernaan, sehingga membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).
Edamame
Edamame kaya akan protein kedelai dan isoflavon yang membantu menurunkan kolesterol LDL dan meningkatkan elastisitas pembuluh darah.
Quinoa
Quinoa adalah sumber serat tinggi yang membantu mengurangi kadar kolesterol jahat, serta menyediakan asam amino esensial yang penting untuk tubuh.
Teh Hijau
Katekin dalam teh hijau membantu menghambat penyerapan kolesterol di usus dan meningkatkan metabolisme lemak.
Cokelat Hitam
Cokelat hitam mengandung flavonoid yang membantu meningkatkan kadar HDL dan melindungi pembuluh darah dari oksidasi LDL. Pilih coklat dengan kandungan kakao 70% atau lebih.
Tomat
Tomat mengandung likopen, yang efektif menurunkan kolesterol LDL dan melindungi pembuluh darah dari kerusakan. Selain itu, tomat juga kaya kalium yang menjaga tekanan darah tetap stabil.
Jamur Shiitake
Jamur shiitake mengandung eritadenine, senyawa yang dapat mengurangi kadar kolesterol dengan cara menurunkan produksi kolesterol oleh hati. Jamur ini juga membantu mengatur kadar gula dalam darah.
Asparagus
Asparagus memiliki kandungan serat larut dan antioksidan yang berperan dalam menurunkan kolesterol jahat (LDL). Selain itu, asparagus juga kaya akan folat dan vitamin K yang mendukung kesehatan pembuluh darah.
Terong
Terong mengandung serat larut yang efektif menurunkan kadar kolesterol LDL. Selain itu, terong juga kaya akan vitamin C dan kalium, yang sangat baik untuk menjaga kesehatan jantung.
Pepaya
Pepaya kaya akan serat dan enzim papain yang membantu proses pencernaan. Serat dalam pepaya dapat mengikat kolesterol dalam saluran pencernaan dan mencegah penyerapan kolesterol ke dalam tubuh.
Buah Ara (Fig)
Buah ara mengandung serat larut, khususnya pektin, yang membantu mengurangi kolesterol LDL. Ara juga mengandung antioksidan yang berfungsi melindungi tubuh dari kerusakan oksidatif.
Kubis
Kubis mengandung serat larut dan senyawa sulforaphane yang dapat membantu memperbaiki kesehatan pembuluh darah serta menurunkan kolesterol jahat. Kubis juga memiliki efek antiinflamasi yang baik untuk tubuh.
Labu
Labu kaya akan serat larut yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol LDL. Selain itu, labu juga mengandung antioksidan seperti beta-karoten yang mendukung kesehatan jantung.
Aprikot Kering
Aprikot kering adalah sumber serat yang sangat baik untuk menurunkan kolesterol. Serat larut dalam aprikot membantu mengikat kolesterol dan mengeluarkannya dari tubuh.
Cranberry
Cranberry kaya akan proantosianidin, senyawa yang dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL). Cranberry juga melindungi pembuluh darah dari kerusakan akibat kolesterol jahat.
Stroberi
Stroberi mengandung antosianin dan serat yang berperan dalam meningkatkan kolesterol baik (HDL) serta mengurangi kolesterol jahat (LDL). Antioksidan dalam stroberi juga membantu melindungi pembuluh darah dari kerusakan.
Madu
Madu mengandung antioksidan, terutama flavonoid, yang membantu melindungi pembuluh darah dari kerusakan akibat oksidasi kolesterol. Madu juga bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol total.
Tahu
Tahu, yang terbuat dari kedelai, kaya akan protein nabati dan isoflavon. Mengkonsumsi tahu dapat membantu mengurangi kadar kolesterol LDL dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).
Spirulina
Spirulina adalah mikroalga yang kaya akan protein dan nutrisi. Mengonsumsinya dapat menurunkan kolesterol total dan LDL serta meningkatkan kolesterol baik (HDL). Spirulina juga memiliki sifat antiinflamasi dan antioksidan.
Kentang
Kentang, terutama jika dimasak dengan kulitnya, kaya akan serat yang membantu menurunkan kolesterol. Selain itu, kentang mengandung kalium yang dapat membantu menstabilkan tekanan darah.
Kale (Kubis Keriting)
Kale adalah sumber serat larut yang sangat baik, yang membantu menurunkan kolesterol LDL. Kale juga mengandung banyak vitamin K, yang penting untuk kesehatan pembuluh darah.
Dengan memasukkan berbagai makanan penurun kolesterol yang alami dan aman ke dalam pola makan, dapat meningkatkan kesehatan jantung dan tubuh secara keseluruhan.
Makanan seperti oatmeal, alpukat, kacang-kacangan, ikan berlemak, serta berbagai jenis buah dan sayuran, telah terbukti efektif menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). (MRS)
Baca juga: 60 Rekomendasi Makanan untuk Orang Habis Cabut Gigi
