Konten dari Pengguna

5 Ciri-Ciri Panu yang Dapat Dikenali dan Cara Mengobatinya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi sakit panu sebagai salah satu penyakit kulit. Foto: pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi sakit panu sebagai salah satu penyakit kulit. Foto: pixabay.com

Panu merupakan salah satu penyakit yang menyerang kulit manusia yang disebabkan oleh jamur Pityrosporum ovale. Panu bukanlah penyakit yang berbahaya, namun jika dibiarkan dapat mengganggu aktivitas karena rasa gatal yang ditimbulkannya.

Rasa gatal ini akan semakin parah apabila kondisi tubuh sedang berkeringat. Menukil laman Web MD, penyakit panu dapat dikenali melalui ciri-ciri yang timbul pada permukaan kulit. Berikut ciri-ciri panu pada kulit manusia:

  • Bercak berwarna putih, merah muda, atau coklat (bisa lebih terang atau lebih gelap dari kulit sekitarnya).

  • Bercak-bercak yang muncul (lebih terlihat) ketika berjemur.

  • Bercak panu dapat muncul di mana saja, namun lebih sering ada pada bagian leher, dada, punggung, dan lengan.

  • Bercak panu dapat hilang dengan sendirinya pada cuaca dingin dan memburuk pada cuaca hangat atau lembab.

  • Bercak yang kering dan bersisik, dapat gatal atau sakit (jarang terjadi panu yang menyebabkan sakit).

Ilustrasi obat panu. Foto: unsplash.com

Penyebab Panu

Penyebab penyakit panu sangat beraneka ragam, mulai dari menggunakan handuk, pakaian, atau alat kecantikan yang saama dengan penderita lain. Berikut penjelasan lengkap mengenai penyebab panu yang disadur dari buku Penyakit Menular di Sekitar Anda (2015).

  • Kondisi panas dan lembab dari lingkungan, baik karena penggunaan pakaian yang terlalu ketat atau tidak menyerap keringat.

  • Munculnya keringat berlebihan yang disebabkan oleh aktivitas fisik atau kondisi tubuh yang terlalu gemuk.

  • Kondisi trauma minor atau friksi yang biasanya disebabkan oleh gesekan pada paha orang yang terlalu gemuk.

  • Terganggunya keseimbangan flora tubuh yang disebabkan oleh pemakaian antibiotik atau obat hormonal dalam waktu yang lama.

Cara Mencegah Panu

Timbulnya penyakit panu dapat dicegah dengan beberapa cara. Berikut cara mencegah panu yang dikutip dari buku Penyakit Menular di Sekitar Anda (2015).

  • Menjaga kebersihan anggota tubuh.

  • Jangan menggunakan peralatan mandi, pakaian, alat kecantikan, atau handuk secara bergantian dengan orang lain.

  • Sebaiknya menggunakan sabun cair agar lebih sehat agar tidak ada kontak dengan tubuh orang lain.

  • Setelah berolahraga dan keringat cukup kering sebaiknya langsung mandi dengan sabun antiseptik.

  • Memperbanyak konsumsi vitamin C.

Ilustrasi sakit panu sebagai salah satu penyakit kulit. Foto: unsplash.com

Cara Mengobati Panu

Apabila panu sudah terlanjur menyerang, hal yang perlu dilakukan adalah mengobatinya. Berikut cara mengobati panu yang dirangkum dari buku Penyakit Menular di Sekitar Anda (2015).

1. Bersihkan bagian kulit yang terserang panu.

2. Mengobati panu dengan obat dan cara tradisional berikut ini:

  • Mengobati panu dengan obat: Oleskan obat pembasmi jamur yang aman digunakan manusia dan lakukan selama beberapa hari hingga tanda-tanda penyakit panu menghilang. Obat pembasmi panu atau jamur dapat dibeli secara bebas di apotek.

  • Mengobati panu dengan cara tradisional: Menggosokkan ramuan yang terdiri dari 10 ekor semut hitam, 1 sendok asam cuka, dan 10 gram lengkuas. Oleskan ramuan tersebut pada bagian kulit yang berjamur 2 kali sehari dalam rentang waktu satu minggu.

3. Apabila penyakit panu telah menyebar ke seluruh tubuh, segera konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

(DND)