Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
28 Ramadhan 1446 HJumat, 28 Maret 2025
Jakarta
imsak04:10
subuh04:25
terbit05:30
dzuhur11:30
ashar14:45
maghrib17:30
isya18:45
Konten dari Pengguna
5 Daun untuk Mengobati Perut Kembung pada Bayi yang Bisa Dicoba
24 Juni 2022 18:32 WIB
·
waktu baca 6 menitDiperbarui 10 Juli 2023 10:24 WIB
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Perut kembung merupakan salah satu kondisi yang sering diderita bayi. Kondisi ini terjadi karena adanya penumpukan gas di dalam perut. Akibatnya, perut terlihat membuncit dan menimbulkan rasa tidak nyaman.
ADVERTISEMENT
Meskipun termasuk penyakit umum yang bisa menyerang berbagai kalangan, perut kembung tidak bisa dibiarkan begitu saja. Sebab, kondisi ini dapat mengganggu sistem pencernaan dan menghilangkan nafsu makan.
Selain itu, perut kembung juga bisa memicu timbulnya penyakit yang membahayakan kesehatan bayi. Lantas, apa cara tradisional mengatasi perut kembung pada bayi? Untuk mengetahui caranya, simak penjelasannya di bawah ini.
Penyebab Perut Kembung pada Bayi
Ada berbagai kondisi yang bisa menyebabkan perut kembung pada bayi, salah satunya karena terlalu banyak menelan udara ketika menangis atau minum ASI.
Selain itu, ada faktor lainnya yang bisa meningkatkan risiko perut kembung pada bayi. Dikutip dari Buku Pintar Mencegah dan Mengobati Penyakit Bayi dan Anak oleh Eiyta Ardinasari (2016: 241), adapun beberapa faktor risiko penyebab perut kembung pada bayi, yaitu:
ADVERTISEMENT
Gejala Perut Kembung pada Bayi
Perut kembung merupakan suatu kondisi yang terjadi ketika udara terperangkap di dalam perut bayi, sehingga menyebabkan perut terasa kencang dan bayi merasa tidak nyaman.
Dikutip dari Northeast Alabama Regional Medical Center, beberapa gejala perut kembung pada bayi yang umum terjadi, yaitu:
ADVERTISEMENT
Daun untuk Mengobati Perut Kembung pada Bayi
Pada dasarnya, perut kembung pada bayi dapat diatasi dengan berbagai cara, seperti menggosokkan minyak telon pada perut yang kembung dan memberi minum air hangat.
Selain itu, ada juga beberapa cara tradisional mengatasi perut kembung pada bayi yang bisa dilakukan di rumah. Pengobatan ini umumnya memanfaatkan ramuan herbal dari daun-daunan.
Ada berbagai jenis daun yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi masalah perut kembung. Berikut adalah beberapa jenis daun untuk mengobati perut kembung pada bayi yang bisa dijadikan pengobatan tradisional.
ADVERTISEMENT
1. Daun Jambu Biji
Dikutip dari Mengusir Kolesterol bersama Mahkota Dewa oleh Ning Harmanto (2006: 50), daun jambu biji dapat digunakan untuk mengobati perut kembung pada bayi dan anak, diare akut, disentri, dan sering buang air kecil.
Daun jambu biji memiliki berbagai kandungan yang bermanfaat untuk kesehatan, seperti zat tanin, minyak asiri, zat samak, asam malat, dan asam apfel. Kandungan tersebut sangat baik untuk mengatasi masalah pencernaan.
Cara membuat ramuan daun biji untuk perut kembung adalah dengan merebus 15-30 gram daun jambu biji segar atau daun kering, lalu rebus dengan 3 gelas air sampai air rebusannya tersisa separuhnya.
Setelah dingin, saring air rebusan tersebut dan air saringannya diminum setiap pagi dan malam hari.
ADVERTISEMENT
2. Daun Delima Putih
Daun lannya yang bisa dipakai untuk mengatasi perut kembung adalah daun delima putih. Daun delima putih mengandung senyawa aktif yang berfungsi sebagai antioksidan dan antiinflamasi.
Menurut buku Sehat Alami dengan Herbal: 250 Tanaman Berkhasiat Obat oleh Pusat Studi Biofarmaka LPPM IPB dan Gagas Ulung (2014: 123), daun delima putih dapat digunakan untuk mengatasi perut kembung pada bayi.
Cara penggunaannya, 5 helai daun delima kering diseduh dengan 1 gelas air panas. Setelah itu, tunggu sampai agak dingin, baru diminumkan pada bayi. Konsumsi air seduhan daun delima ini sebanyak 3 kali sehari.
3. Daun Adas
Sebuah studi yang diterbitkan oleh Journal of Herbmed Pharmacology menyebutkan bahwa daun adas memiliki manfaat mengatasi masalah pencernaan pada bayi, salah satunya membantu mengeluarkan gas yang mengendap terlalu lama di perut.
ADVERTISEMENT
Cara penggunaan daun adas sangat mudah, cukup rebus daus adas di air mendidih. Setelah itu, angkat dan tiriskan. Daus adas dapat dikonsumsi secara langsung setelah bayi selesai makan.
4. Daun Jarak
Sebuah studi yang diterbitkan oleh Jurnal Ners menyebutkan bahwa daun jarak memiliki berbagai manfaat dalam pengobatan tradisional, salah satunya digunakan untuk mengatasi perut kembung.
Cara penggunaan daun jarak untuk mengobati perut kembung adalah dengan mengoleskan campuran daun jarak dan minyak kayu putih pada perut, punggung, dan kaki bayi.
Campuran tersebut diketahui lebih efektif untuk mengatasi perut kembung daripada hanya menggunakan minyak kayu putih saja.
Selain itu, bisa juga dengan memanggang daun jeruk terlebih dahulu hingga layu. Kemudian, berikan sedikit minyak telon dan tempelkan daun jarak tersebut di atas perut bayi.
ADVERTISEMENT
5. Daun Basil
Daun basil merupakan tanaman herbal yang memiliki banyak manfaat untuk mengobati masalah pencernaan, termasuk perut kembung. Daun ini memiliki sifat menenangkan dan efek karminatif yang mampu membantu keluarnya gas dari dalam tubuh.
Perlu diketahui, daun basil sebaiknya diberikan kepada bayi yang berusia minimal 6 bulan. Cara penggunaannya, dengan mencampurkan 2-3 daun basil dengan air putih. Selain itu, bisa juga dicampurkan pada makanan bayi.
Cara Mencegah Perut Kembung pada Bayi
Untuk membantu mencegah perut kembung pada bayi, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan orang tua. Dikutip dari Lancaster General Health, berikut adalah cara mencegah perut kembung pada bayi.
1. Menyusui dengan Posisi yang Benar
Ketika menyusui, penting untuk memastikan bayi berada dalam posisi yang benar. Pastikan kepala dan tubuh bayi sejajar, serta bahu dan pinggul bayi menyentuh tubuh ibu.
ADVERTISEMENT
Selain itu, pastikan juga Anda memahami pelekatan menyusui yang tepat untuk mencegah bayi menelan udara yang berlebihan saat meminum susu.
2. Memberikan ASI atau MPASI sebelum Lapar
Hindari memberikan makan bayi ketika ia sangat lapar, baik dengan ASI maupun MPASI. Pasalnya, memberi makanan saat bayi lapar dapat membuatnya makan terlalu cepat dan menelan lebih banyak udara. Usahakan memberi makan pada saat bayi belum terlalu lapar.
3. Memperhatikan Bentuk Botol Susu Bayi
Jika menggunakan botol susu, pilihlah botol yang dirancang khusus untuk mengurangi risiko bayi menelan udara saat menyusui. Botol susu dengan pegangan yang ergonomis dan dilengkapi dengan katup antikolik dapat membantu mencegah perut kembung pada bayi.
4. Menjaga Asupan MPASI Bayi
Apabila bayi sudah mulai menerima MPASI, penting untuk memperhatikan jenis makanan yang diberikan. Beberapa makanan, seperti kacang-kacangan, buah-buahan, dan makanan yang sulit dicerna, dapat menyebabkan perut kembung pada bayi.
ADVERTISEMENT
Mulailah dengan memberikan makanan yang lebih lembut dan mudah dicerna sesuai dengan rekomendasi dokter atau ahli gizi. Bayi memiliki sistem pencernaan yang belum sempurna, sehingga sangat penting untuk memperhatikan jenis makanannya.
(SFR)