Konten dari Pengguna

5 Efek Samping Ibuprofen yang Perlu Diperhatikan Saat Mengonsumsinya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi obat ibuprofen. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi obat ibuprofen. Foto: Unsplash

Ibuprofen adalah obat anti inflamasi yang digunakan untuk mengatasi demam dan meredakan rasa sakit dari berbagai kondisi. Mulai dari sakit gigi, kram menstruasi, nyeri otot, sakit kepala, hingga nyeri sendi akibat radang sendi.

Menurut informasi dari laman WebMD, ibuprofen bekerja dengan cara menghalangi produksi zat alami tertentu dalam tubuh yang menyebabkan peradangan. Dengan begitu, demam, nyeri, atau pembengkakan akan mereda.

Sama seperti obat lainnya, ibuprofen memiliki sejumlah efek samping yang perlu diwaspadai. Terlebih, obat yang tersedia dalam bentuk tablet, kapsul, dan sirup ini dijual bebas. Apabila tidak memperhatikan dosisnya, efek samping ibuprofen akan semakin terasa.

Efek Samping Ibuprofen

Ilustrasi efek samping ibuprofen. Foto: Unsplash

Merangkum dari National Health Service, beberapa efek samping yang terjadi setelah mengonsumsi ibuprofen pada umumnya adalah sebagai berikut:

1. Sakit kepala

Sebagai obat pereda nyeri, ibuprofen justru dapat memberikan efek samping sakit kepala. Efek ini berpotensi muncul jika ibuprofen dikonsumsi bersamaan dengan obat pereda nyeri lainnya.

Untuk mengatasinya, istirahatlah yang cukup dan minum banyak air putih. Konsultasikan ke dokter jika sakit kepala tidak kunjung menghilang.

2. Pusing

Jika ibuprofen menyebabkan pusing, sebaiknya hentikan sejenak aktivitas yang sedang dilakukan. Manfaatkan waktu ini untuk beristirahat, duduk, atau berbaring sampai kondisi membaik. Hindari kopi, rokok, dan alkohol agar efek samping tidak bertahan lama.

3. Mual

Ibuprofen sebaiknya diminum setelah mengonsumsi makanan ringan. Jangan meminumnya dengan makanan berat apalagi pedas. Pasalnya, hal ini bisa menyebabkan rasa mual yang dapat mengganggu aktivitas.

4. Muntah

Ibuprofen juga dapat mengakibatkan muntah yang berujung pada dehidrasi. Segera konsultasikan ke dokter jika tanda-tanda dehidrasi muncul, yaitu buang air kecil lebih sedikit dari biasanya atau kencing berwarna gelap dan berbau tajam.

5. Perut Kembung

Saat sedang mengonsumsi ibuprofen, hindari makanan yang menyebabkan perut kembung seperti kacang-kacangan dan bawang bombay. Usahakan juga untuk makan dalam porsi kecil dan berolahraga secara teratur. Beberapa obat seperti simethicone dapat membantu mengatasi perut kembung akibat efek samping ibuprofen.

Diingatkan kembali, segera periksakan diri ke dokter apabila efek samping ibuprofen tidak kunjung reda atau justru memburuk. Terlebih jika mengalami reaksi alergi serius, seperti:

  • Kulit gatal, merah, bengkak, melepuh, atau mengelupas

  • Sesak di dada atau tenggorokan

  • Mengi (suara siulan bernada tinggi yang muncul saat bernapas)

  • Sulit bernapas

  • Sulit berbicara

  • Mulut, wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan bengkak

Dosis Ibuprofen

Ilustrasi ibuprofen. Foto: Unsplash

Semua efek samping ibuprofen di atas tentu tidak akan berakibat fatal apabila diminum sesuai dosis yang diresepkan. Mengutip Mayo Clinic, dosis ibuprofen bergantung pada faktor usia dan jenis penyakitnya.

Dosis ibuprofen untuk demam

  • Anak-anak di atas 2 tahun: Dosis ditentukan dokter

  • Anak-anak usia 6 bulan - 2 tahun: Dosis didasarkan pada berat badan dan suhu tubuh. Untuk demam yang lebih rendah dari 39,2 derajat Celcius, dosis biasanya 5 mg per kg berat badan. Obat dapat diberikan setiap 6-8 jam per hari.

Dosis ibuprofen untuk nyeri ringan sampai sedang

  • Dewasa dan remaja: 400 mg setiap 4-6 per hari

  • Anak-anak di atas usia 6 bulan: 10 mg per kg berat badan, diminum setiap 6-8 jam

  • Bayi di bawah usia 6 bulan: Dosis ditentukan oleh dokter

Dosis ibuprofen untuk osteoarthritis dan rheumatoid arthritis

  • Dewasa dan remaja: 1200-3200 mg per hari, dibagi menjadi tiga atau empat dosis yang sama.

  • Anak-anak: 30-40 mg per kg berat badan per hari, dibagi menjadi tiga atau empat. Dosis yang lebih akurat ditentukan dokter.

(ADS)

Frequently Asked Question Section

Ibuprofen obat apa?
chevron-down

Ibuprofen adalah obat anti inflamasi yang bekerja dengan menghentikan pembentukan zat penyebab peradangan dalam tubuh.

Apa fungsi dari obat ibuprofen?
chevron-down

Ibuprofen berfungsi untuk mengatasi demam dan meredakan rasa sakit dari berbagai kondisi.

Obat ibuprofen 400 mg untuk penyakit apa?
chevron-down

Dosis ibuprofen 400 mg dapat diminum orang dewasa dan remaja untuk meredakan rasa nyeri ringan sampai sedang.