5 Manfaat Bawang Putih untuk Pria yang Perlu Diketahui

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
Konten dari Pengguna
24 Mei 2022 14:00
·
waktu baca 3 menit
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
5 Manfaat Bawang Putih untuk Pria yang Perlu Diketahui (18337)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bawang putih yang memiliki segudang manfaat. Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
Selain sebagai penyedap masakan, bawang putih memiliki banyak manfaat termasuk untuk pria. Kandungan senyawa allicin yang terdapat di dalamnya memiliki segudang manfaat untuk kesehatan pria, terutama yang berkaitan dengan fungsi seksual.
ADVERTISEMENT
Bawang putih merupakan tanaman umbi-umbian yang setiap umbinya terdiri dari siung-siung kecil. Apabila siung ini diiris, bawang putih akan mengeluarkan aroma yang khas.
Mengutip Diabetes Kandas Berkat Herbal oleh Ersi Herliana (2013: 44), bawang putih mengandung banyak nutrisi, seperti protein, lemak, vitamin A, vitamin B1, vitamin C, fosfor, kalsium, belerang, dan zat besi. Selain itu, bawang putih mengandung minyak atsiri yang bersifat antibakteri dan antiseptik.
Bawang putih juga mengandung zat aktif allicin, alliin, germanium, selenium, sinistrine, dan saltivine, yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan pria. Apa saja manfaatnya?

Manfaat Bawang Putih untuk Pria

5 Manfaat Bawang Putih untuk Pria yang Perlu Diketahui (18338)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi seorang pria yang mengonsumsi suplemen bawang putih. Foto: Unsplash
Bawang putih telah lama digunakan untuk pengobatan tradisional sejak zaman dahulu. Sejumlah studi mengaitkan konsumsi bawang putih dengan berbagai kondisi kesehatan.
ADVERTISEMENT
Bagi pria, bawang putih dapat membantu menjaga kesehatan organ seksual. Mengutip Healthline, adapun manfaat bawang putih untuk kesehatan pria lainnya adalah sebagai berikut.
1. Meningkatkan Stamina Seksual
Bawang putih memiliki sifat afrodisiak yang bisa dimanfaatkan sebagai peremajaan seks. Manfaat kesehatan dari bawang putih ini dapat meningkatkan libido atau hasrat seksual.
Orang yang aktivitas seksualnya berlebihan disarankan untuk mengonsumsi bawang putih dalam bentuk makanan atau suplemen untuk melindungi diri dari kelelahan saraf.
2. Meningkatkan Kesuburan
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa bawang putih dapat membantu meningkatkan kesuburan pria. Bawang putih memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu meningkatkan produksi sperma dan kadar testosteron. Kedua komponen ini dikaitkan dengan kesuburan pria.
ADVERTISEMENT
3. Mengatasi Disfungsi Ereksi
Bawang putih dapat membantu meningkatkan aliran darah yang bermanfaat untuk mengatasi disfungsi ereksi pada pria. Sebuah penelitian dari jurnal The Aging Male tahun 2014 menunjukkan bahwa pada 49 pria dewasa, pengobatan yang mengandung bahan-bahan seperti ekstrak bawang putih, ginseng, dan tanduk rusa beludru dapat meningkatkan fungsi ereksi.
Bawang putih juga diketahui mampu meningkatkan kadar oksida nitrat, yaitu senyawa yang membantu pelebaran pembuluh darah. Efeknya, aliran darah akan meningkat yang berpotensi terjadinya peningkatan fungsi ereksi.
4. Meningkatkan Kekuatan Fisik
Bawang putih dapat menjadi sumber stamina dan kekuatan fisik yang tinggi. Pada orang-orang yang jarang sakit, tapi tiba-tiba menjadi mudah terserang flu, butuh daya pembangun stamina yang terdapat dalam bawang putih.
ADVERTISEMENT
Bagi pria yang mudah lelah, terutama hingga menyebabkan aktivitas seksualnya terganggu, disarankan untuk menambah stamina mereka dengan makan sedikit bawang putih setiap hari dalam jangka waktu yang lama.
5. Menjaga Kesehatan Prostat
Kandungan allicin dalam bawang putih dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga mampu mencegah penyakit yang berhubungan dengan prostat.
Sejumlah studi menunjukkan bahwa pria yang rutin mengonsumsi bawang putih memiliki risiko benign prostatic hyperplasia (BPH) lebih rendah sekitar 28 persen.
BPH sendiri merupakan kondisi ketika kelenjar prostat membesar yang ditandai dengan kesulitan buang air kecil dan aliran urine yang tersendat. Kondisi ini dapat terjadi seiring bertambahnya usia seorang pria.
(SFR)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020