Konten dari Pengguna

5 Penyebab Badan Sakit Semua dan Cara Mengatasinya yang Bisa Dilakukan

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi badan terasa sakit. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi badan terasa sakit. Foto: Unsplash

Badan terasa sakit dan pegal-pegal merupakan hal biasa yang dapat dialami setiap orang. Penyebab badan sakit bisa bermacam-macam, mulai dari aktivitas harian hingga kondisi kesehatan tertentu.

Pada umumnya, badan yang terasa sakit setelah melakukan aktivitas berat dapat diatasi dengan istirahat dan melakukan perawatan di rumah untuk meredakan nyeri pada tubuh. Namun, jika badan sakit semua padahal tidak melakukan aktivitas berat, bisa jadi karena pertanda penyakit tertentu.

Penyebab Badan Sakit Semua dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi badan sakit semua dan lemah. Foto: Unsplash

Ada berbagai macam penyebab badan sakit semua. Badan yang sakit membuat rutinitas harian menjadi lebih sulit, mulai dari terganggunya kesibukan sehari-hari hingga tidur di malam hari.

Menurut WebMD, badan sakit semua dapat disebabkan karena terlalu banyak beraktivitas atau melakukan olahraga berat, tetapi penyebabnya juga bisa lebih kompleks dan berhubungan dengan gejala lain.

Gejala umum dari badan yang terasa sakit adalah munculnya rasa nyeri di bagian tubuh yang digunakan untuk aktivitas berlebihan, kelelahan, sedikit deman, dan lemah. Tingkat keparahan nyeri bisa berbeda-beda, mulai dari ringan hingga berat.

Penyebab badan sakit semua bisa berbeda-beda bagi setiap orang. Mengutip Healthline, adapun beberapa penyebab badan sakit semua di antaranya sebagai berikut.

1. Stres

Saat seseorang merasa stres, sistem kekebalan tubuh tidak dapat melawan peradangan. Akibatnya, badan lebih rentan terhadap infeksi yang dapat menyebabkan badan terasa sakit.

Anda perlu waspada jika stres dibarengi dengan gejala lainnya seperti detak jantung yang tidak beraturan, tekanan darah meningkat, keringat dingin, hiperventilasi, gemetar, dan sakit kepala.

Jika stres merupakan penyebab badan terasa sakit, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan stres, yakni:

  • Melakukan meditasi selama beberapa menit setiap hari. Fokus mengatur pernapasan dan alihkan pikiran dari orang-orang atau peristiwa yang menyebabkan stres.

  • Berjalan-jalan dan tinggalkan lingkungan yang menjadi pemicu stres.

  • Ceritakan tentang stres yang dialami pada orang terdekat untuk membantu melepaskan beban stres.

  • Jika stres diakibatkan karena kurang tidur, cobalah melakukan teknik relaksasi sebelum tidur atau tidur siang sebentar untuk menyegarkan diri.

2. Dehidrasi

Ilustrasi minum air putih agar terhindar dari dehidrasi. Foto: Unsplash

Dehidrasi atau kekurangan cairan dapat menyebabkan fungsi tubuh tidak bekerja secara normal. Akibatnya, proses dalam tubuh menjadi terganggu dan tubuh mengalami kelelahan, sakit kepala, hingga seluruh badan terasa sakit.

Jika dehidrasi menjadi penyebab badan terasa sakit, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya, seperti:

  • Minum sekitar delapan gelas air putih setiap hari.

  • Apabila mengalami dehidrasi karena kondisi seperti diare, minumlah banyak air putih sampai kondisi tersebut berlalu. Meminum air putih atau minuman dengan ekstra elektrolit dapat membantu badan tetap terhidrasi dan juga menggantikan elektrolit yang hilang karena diare.

3. Flu

Flu adalah infeksi virus yang menyebabkan peradangan. Infeksi ini dapat menyebabkan peradangan di tenggorokan, dada, dan paru-paru. Akibatnya, badan akan terasa sakit dan nyeri di persendian karena tubuh bekerja keras untuk melawan infeksi. Gejala umum lain dari flu adalah sakit tenggorokan, bersin atau batuk, hidung tersumbat lendir, dan suara serak.

Beberapa cara mengatasi flu antara lain dengan beristirahat, minum banyak air putih, serta mengonsumsi obat untuk meringankan gejala dan nyeri.

4. Olahraga Berlebihan

Ilustrasi kelelahan karena olahraga berlebihan. Foto: Unsplash

Olahraga yang berlebihan dapat menyebabkan otot, tulang, dan persendian bekerja terlalu keras. Akibatnya, badan akan terasa pegal, sakit, nyeri, maupun tegang.

Selain itu, olahraga terlalu keras akan membuat tubuh melepaskan asam laktat. Terlalu banyaknya asam laktat dalam tubuh dapat menyebabkan nyeri otot.

Badan pegal-pegal akibat olahraga berlebihan dapat diatasi dengan beristirahat, mengonsumsi banyak air putih, dan mengoleskan krim pereda nyeri pada bagian tubuh yang sakit. Jika dibutuhkan, bisa mengonsumsi obat pereda nyeri.

5. Penyakit Tertentu

Badan sakit semua juga bisa disebabkan karena adanya penyakit tertentu, di antaranya:

  • Arthritis, yaitu peradangan dan nyeri yang terjadi pada persendian.

  • Lupus, yaitu penyakit autoimun kronis yang menyebabkan peradangan di beberapa bagian tubuh. Peradangan tersebut dapat mengakibatkan badan terasa sakit dan nyeri.

  • Fibromyalgia, yaitu penyakit yang ditandai oleh rasa nyeri di sekujur tubuh, disertai rasa lelah, pegal, dan gangguan tidur.

  • Pneumonia, yaitu peradangan pada paru-paru yang disebabkan oleh infeksi dan dapat mengganggu sistem pernapasan. Ketika tubuh kekurangan oksigen, sekujur tubuh dapat terasa sakit dan nyeri.

  • Anemia, yaitu kondisi ketika tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat, sehingga jaringan tubuh tidak bisa mendapatkan cukup oksigen. Akibatnya, tubuh akan merasa lelah dan terasa sakit.

(SFR)