Konten dari Pengguna

8 Makanan Penambah Darah yang Bagus bagi Pengidap Anemia

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kurang Darah. Foto: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kurang Darah. Foto: unsplash.com

Anemia adalah gangguan kesehatan ketika tubuh memiliki kadar hemoglobin rendah. Hemoglobin merupakan zat di dalam sel darah merah yang bertugas membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh.

Mengutip situs Healthline, kadar hemoglobin sangat dipengaruhi oleh jumlah zat besi dalam tubuh. Jika zat besi dalam tubuh rendah, kadar hemoglobin juga ikut menurun dan dapat memicu anemia.

Salah satu cara agar dapat menambah kadar hemoglobin adalah dengan mengonsumsi makanan yang sehat dan kaya zat besi. Berikut adalah beberapa jenis makanan yang diyakini dapat menambah darah bagi penderita anemia.

Ilustrasi Kurang Darah. Foto: unsplash.com

Makanan Penambah Darah

Dirangkum dari laman Well Curve, berikut beberapa makanan penambah darah yang bisa dikonsumsi oleh pengidap anemia.

1. Jeroan

Jeroan seperti jantung, hati, dan otak bisa menjadi pilihan makanan penambah darah. Setiap 100 gram hati sapi memiliki zat besi sekitar 6,5 mg dan bisa memenuhi kebutuhan zat besi sekitar 36% per hari. Namun, konsumsi jeroan tidak boleh berlebihan, karena bisa menyebabkan gangguan kesehatan lain, seperti kolesterol.

2. Makanan laut

Makanan yang berasal dari laut terutama kerang dan tiram ternyata memiliki kandungan zat besi yang tinggi. Kerang sebanyak 100 memiliki kandungan zat besi sekitar 28 mg. Namun, kandungan zat besi dalam kerang berbeda-beda tergantung jenisnya.

3. Daging merah

Pilihan makanan penambah darah selanjutnya yaitu daging merah seperti daging sapi dan kambing. Daging memiliki kandungan zat besi sebanyak 2,7 miligram (mg) per 100 gram.

4. Sereal

Makanan yang biasa dikonsumsi saat sarapan ini memiliki kandungan zat besi yang baik untuk mencegah anemia. Tak hanya itu, sereal juga mengandung protein dan karbohidrat yang baik bagi kesehatan. Pastikan untuk tidak menambah gula saat mengonsumsi sereal guna menghindari risiko gangguan kesehatan lain seperti diabetes.

5. Sayuran hijau

Ilustrasi Kurang Darah. Foto: unsplash.com

Sayuran berwarna hijau seperti bayam, sawi, dan brokoli diketahui memiliki kandungan zat besi yang cukup tinggi. Sayuran hijau juga bisa menjadi pilihan makanan penambah darah untuk ibu hamil.

6. Kacang dan biji-bijian

Jenis kacang dan biji-bijian seperti kacang mete, kacang hijau, kedelai, biji labu, dan biji bunga matahari diketahui memiliki kandungan zat besi cukup tinggi. Selain itu, kacang dan biji-bijian tersebut memiliki kandungan kalsium yang baik untuk tulang.

7. Tahu

Makanan yang terbuat dari kedelai ini bisa menjadi pilihan makanan untuk penambah darah. Di dalam 129 gram tahu memiliki kandungan zat besi 2,4 mg dan bisa mencukupi kebutuhan zat besi harian sekitar 19%.

8. Cokelat hitam

Selain rasanya yang manis, coklat hitam juga mengandung zat besi cukup tinggi. Dalam satu ons dark chocolate terdapat sekitar 3,4 gram zat besi yang bisa mencukupi kebutuhan zat besi harian. Selain itu, cokelat hitam juga mengandung mineral lain seperti magnesium dan antioksidan yang baik untuk tubuh.

(EAR)