8 Penyakit yang Ditangani Dokter Penyakit Dalam, Apa Saja?

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat mengalami gangguan kesehatan yang tidak kunjung sembuh, dokter umum biasanya akan merujuk pasien ke dokter penyakit dalam. Lalu, apa saja penyakit yang ditangani dokter penyakit dalam?
Artikel ini akan membahas secara lengkap jenis-jenis penyakit yang ditangani oleh dokter penyakit dalam agar pasien tidak salah langkah saat mencari penanganan medis yang tepat.
Jenis-jenis Penyakit yang Ditangani Dokter Penyakit Dalam
Dokter penyakit dalam atau dikenal dengan dokter spesialis penyakit dalam (SpPD) adalah dokter yang memiliki keahlian dalam mendiagnosis, mengobati, dan mencegah berbagai penyakit pada organ tubuh orang dewasa.
Tak seperti dokter bedah, dokter penyakit dalam menangani pasien dengan pendekatan non-bedah. Mereka menangani pasien dengan kondisi medis kompleks yang melibatkan lebih dari satu organ atau sistem tubuh.
Penyakit yang ditangani dokter penyakit dalam sangat beragam. Berikut beberapa kategori penyakit yang umum ditangani oleh dokter spesialis penyakit dalam:
1. Penyakit Saluran Pencernaan
Mag atau dispepsia
GERD (refluks asam lambung)
Radang usus (seperti kolitis ulseratif dan Crohn’s disease)
Hepatitis
Sembelit kronis
2. Penyakit Metabolik dan Endokrin
Diabetes melitus tipe 1 dan tipe 2
Hipotiroid atau hipertiroid
Kolesterol tinggi
Sindrom metabolik
Obesitas
3. Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah
Hipertensi (tekanan darah tinggi)
Gagal jantung
Aritmia
Penyakit jantung koroner
Stroke iskemik
4. Penyakit Paru-paru dan Pernapasan
Asma
PPOK (penyakit paru obstruktif kronis)
Bronkitis kronis
Pneumonia
TBC (tuberkulosis)
5. Penyakit Ginjal dan Saluran Kemih
Gagal ginjal akut maupun kronis
Infeksi saluran kemih (ISK)
Batu ginjal
Nefritis
6. Penyakit Reumatologi dan Autoimun
Lupus
Rheumatoid arthritis
Gout atau asam urat tinggi
Psoriasis dengan manifestasi sistemik
7. Penyakit Infeksi
Demam berdarah dengue (DBD)
Tipes
Hepatitis A, B, dan C
COVID-19 (dalam kondisi stabil)
Infeksi virus atau bakteri sistemik lainnya
8. Penyakit Darah
Anemia
Leukemia (bisa diteruskan ke hematologi-onkologi)
Trombositopenia
Gangguan pembekuan darah
Baca Juga: 6 Pertolongan Pertama pada Korban Tenggelam untuk Cegah Risiko Kematian
Tanda Harus Mengunjungi Dokter Penyakit Dalam
Berikut tanda-tanda kamu sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter spesialis penyakit dalam:
Mengalami gejala kronis yang tidak membaik, seperti batuk, diare, atau nyeri perut berkepanjangan.
Didiagnosis menderita penyakit sistemik, seperti diabetes atau hipertensi.
Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan gangguan pada organ dalam.
Mempunyai beberapa penyakit sekaligus (komorbid) yang saling memengaruhi.
Butuh evaluasi lanjutan dari dokter umum.
Berat badan menurun drastis tanpa sebab yang jelas.
(NDA)
