Ansietas: Pengertian, Klasifikasi, dan Karakteristiknya

Artikel Kesehatan
Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
Konten dari Pengguna
14 Juni 2022 15:00 WIB
·
waktu baca 4 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi seseorang yang mengalami ansietas membutuhkan dukungan dari orang terdekat. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi seseorang yang mengalami ansietas membutuhkan dukungan dari orang terdekat. Foto: Unsplash
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Dalam dunia psikologi, ansietas adalah kehawatiran yang tidak jelas dan menyebar disertai perasaan tidak pasti, tidak berdaya, maupun terisolasi. Keadaan emosi ini tidak memiliki objek atau situasi penyebab yang spesifik.
ADVERTISEMENT
Dalam Buku Ajar Keperawatan Kesehatan Jiwa 1 oleh Mundakir (2021: 239), pengertian ansietas adalah bagian respons terhadap stres dengan timbulnya rasa tidak nyaman pada diri seseorang, dan merupakan pengalaman yang samar-samar disertai dengan perasaan tidak berdaya serta tidak menentu yang disebabkan oleh suatu hal yang belum jelas.
Beberapa penelitian menyebutkan bahwa ansietas merupakan dampak psikologis yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Ansietas kerap dianggap sama dengan rasa takut, padahal sebenarnya berbeda.
Rasa takut muncul dengan penyebab yang jelas terhadap objek tertentu, sedangkan ansietas disebabkan oleh hal yang tidak jelas dan tidak didukung oleh situasi. Ketika ansietas terjadi, individu merasa tidak nyaman tanpa mengetahui penyebab terancamnya emosi.
Kendati demikian, terdapat beberapa faktor yang dapat menjadi pencetus seseorang mengalami ansietas. Pada umumnya, pencetus ansietas dapat dikelompokkan ke dalam dua kategori, yaitu:
ADVERTISEMENT
Respons setiap individu terhadap ansietas sangat beragam. Untuk memahami lebih jelas, simak penjelasan mengenai klasifikasi tingkat ansietas dan karakteristiknya di bawah ini.

Klasifikasi Tingkat Ansietas dan Karakteristiknya

Ilustrasi salah satu karakteristik pengidap ansietas adalah sesak napas dan sakit dada. Foto: Unsplash
Perlu diketahui, kemampuan individu untuk merespons terhadap suatu ancaman berbeda satu sama lain. Perbedaan kemampuan ini berkaitan dengan perbedaan tingkat ansietas yang dialaminya.
Mengutip Teknik Prosedural Keperawatan: Konsep dan Aplikasi Kebutuhan Dasar Klien oleh Asmadi (2008: 167), tingkat ansietas dapat diklasifikasikan menjadi empat macam, yaitu ansietas ringan, sedang, berat, dan panik. Tiap tingkatan ansietas tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda. Berikut penjelasannya.
ADVERTISEMENT

1. Ansietas Ringan

Ansietas ringan berhubungan dengan ketegangan dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa karakteristik seseorang mengalami ansietas ringan, antara lain:

2. Ansietas Sedang

Ansietas sedang terjadi apabila seseorang merasa cemas secara menyeluruh, menarik diri, dan mengalami gangguan emosi. Beberapa karakteristik seseorang mengalami ansietas sedang, antara lain:
ADVERTISEMENT

3. Ansietas Berat

Ansietas berat terjadi apabila seseorang mengalami gangguan mental atau stres dalam jangka waktu panjang, seperti depresi, fobia, hingga gangguan disasosiasi. Beberapa karakteristik seseorang mengalami ansietas berat, antara lain:

4. Panik

Panik berhubungan dengan ketakutan dan teror. Ketika panik terjadi, seseorang mengalami kehilangan kendali dan tidak mampu melakukan sesuatu meskipun dengan arahan. Beberapa karakteristik seseorang terserang panik, antara lain:
ADVERTISEMENT
(SFR)