Apa yang Dimaksud dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi? Ini Penjelasannya

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Vaksinasi atau imunisasi telah menjadi salah satu langkah pencegahan penyakit yang paling efektif. Melalui imunisasi, tubuh dilatih untuk mengenali dan melawan penyakit tertentu sehingga risiko tertular atau mengalami gejala berat bisa diminimalisasi.
Namun, seperti tindakan medis lainnya, imunisasi juga bisa menimbulkan risiko tertentu. Reaksi yang timbul setelah pemberian imunisasi dikenal dengan istilah Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).
Meski terdengar mengkhawatirkan, sebagian besar KIPI bersifat ringan dan bisa sembuh sendiri tanpa pengobatan khusus. Untuk lebih memahami mengenai KIPI, simak pembahasan selengkapnya pada artikel di bawah ini.
Apa yang Dimaksud dengan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi?
KIPI didefinisikan sebagai gejala medis yang bisa terjadi setelah imunisasi. Ini dapat berupa reaksi terhadap vaksin, reaksi suntikan, kesalahan prosedur, reaksi kecemasan ataupun kejadian yang kebetulan bersamaan, sampai ditentukan adanya hubungan kausalitas.
Walau tak selalu memiliki hubungan sebab-akibat terkait vaksinasi, semua kejadian medis yang tidak diinginkan hingga kurun waktu satu bulan pascaimunisasi harus dicatat sebagai KIPI.
Umumnya reaksi KIPI akan terlihat setelah vaksin diberikan dalam dosis besar, kesalahan lokasi dan cara penyuntikan, sterilitas, atau penyimpanan vaksin yang tidak sesuai aturan.
Kejadian ikutan yang dialami setiap orang dapat berbeda-beda. Contohnya bisa berupa gejala ringan, sedang, dan serius yang dirasakan tak nyaman atau berupa kelainan hasil pemeriksaan laboratorium. Hal tersebut akan hilang dalam beberapa hari sehingga individu yang menerima imunsasi dianjurkan beristirahat setelah menerima vaksin.
Baca Juga: Apa yang Dirasakan Penderita Kanker Usus Besar? Ini Penjelasannya
Gejala Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi
Mengutip Buku Panduan Edukasi Obat oleh Apoteker Seri: Edukasi untuk Anak Mengenal Profesi Apoteker dan Obat karya Made Ary Sarasmita, berikut ini gejala KIPI yang dapat muncul.
1. Reaksi Lokal
Reaksi ini hanya terjadi di sekitar area penyuntikan. Biasanya muncul dalam hitungan jam setelah imunisasi dan bersifat ringan serta bisa sembuh sendiri. Contohnya:
Bengkak ringan pada tempat bekas suntikan
Kemerahan pada area kulit di sekitar suntikan
2. Reaksi Umum Sistemik
Jenis reaksi ini melibatkan respons tubuh secara menyeluruh dan bukan hanya di tempat penyuntikan. Beberapa contoh reaksi umum sistemik meliputi:
Demam
Nyeri Otot
Nyeri Kepala
Mengigil
3. Reaksi Lainnya
Kategori ini mencakup reaksi yang tidak umum dan jarang terjadi, tetapi bisa serius. Meskipun kejadiannya sangat rendah, penting untuk mengenalinya agar bisa ditangani secepat mungkin. Adapun yang termasuk dalam kategori ini adalah:
Reaksi alergi pada saraf
Kejang demam
Reaksi anafilaksis, yaitu reaksi alergi berat yang muncul secara tiba-tiba, seperti sesak napas, gatal-gatal, pembengkakan pada wajah atau bibir, hingga penurunan kesadaran.
(SA)
