Apakah Boleh Minum Kopi saat Diet? Ini Penjelasan dan Tipsnya

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi sebagian besar orang, kopi bukan sekadar minuman, melainkan bagian dari gaya hidup. Efeknya yang menyegarkan membuat kopi sulit dilepaskan dari rutinitas harian.
Namun, apakah boleh minum kopi saat diet? Pertanyaan ini sering muncul karena banyak orang khawatir bahwa kopi bisa menghambat penurunan berat badan.
Padahal, jika dikonsumsi dengan cara yang tepat, kopi justru bisa menjadi pendukung diet yang efektif. Simak penjelasan lengkapnya dalam uraian di bawah ini.
Apakah Boleh Minum Kopi saat Diet?
Dikutip dari Medical News Today, minum kopi saat diet diperbolehkan, bahkan bisa membantu meningkatkan metabolisme tubuh. Kandungan kafein dalam kopi diketahui mampu merangsang sistem saraf pusat dan membantu pembakaran kalori lebih cepat.
Namun, manfaat ini hanya berlaku jika kopi dikonsumsi dalam bentuk kopi hitam tanpa gula atau bahan tambahan tinggi kalori lainnya. Kopi yang dicampur gula, susu tinggi lemak, atau krimer justru bisa menambah asupan kalori harian dan menggagalkan tujuan diet.
Selain itu, perlu diperhatikan juga jumlah konsumsi dan waktu minum kopi agar tidak mengganggu tidur atau menyebabkan efek samping lainnya.
Baca Juga: 7 Manfaat Kopi Hitam Tanpa Gula untuk Kesehatan
Tips Aman Minum Kopi Saat Diet
Keberhasilan diet bukan hanya soal mengurangi makanan, tetapi juga soal memilih yang tepat untuk dikonsumsi. Kopi bisa menjadi teman baik dalam perjalanan diet, selama dikonsumsi dengan bijak.
Agar tetap bisa menikmati kopi tanpa mengganggu program diet, ikuti tips berikut yang dituliskan dalam buku Diet Sukses Menurunkan Berat Badan : 100 Tips Sukses Turun Berat Badan Secara Sehat dan Alami karya Ren_.
Pilih kopi hitam tanpa tambahan. Kopi hitam (black coffee) tanpa gula adalah pilihan terbaik. Satu cangkir kopi hitam hanya mengandung sekitar dua kalori.
Batasi konsumsi. Idealnya, cukup konsumsi 1–2 cangkir kopi per hari. Jangan melebihi 400 mg kafein per hari agar terhindar dari efek samping.
Hindari minum kopi terlalu malam. Minum kopi di malam hari bisa mengganggu tidur dan berpotensi mengacaukan metabolisme serta hormon pengatur nafsu makan.
Perhatikan campuran. Jika ingin menambahkan sesuatu ke dalam kopi, gunakan susu rendah lemak atau pemanis alami dalam jumlah terbatas.
Minum air putih yang cukup. Kopi bersifat diuretik, jadi pastikan kamu juga cukup minum air putih agar tubuh tidak mengalami dehidrasi.
Manfaat Minum Kopi Saat Diet
Asal dikonsumsi dengan cara yang sehat dan tidak berlebihan, mengonsumsi kopi saat diet bisa memberikan manfaat berupa:
1. Meningkatkan Metabolisme
Kafein dapat merangsang sistem saraf dan meningkatkan laju metabolisme basal. Ini berarti tubuh bisa membakar kalori lebih banyak, bahkan saat sedang beristirahat.
2. Menekan Nafsu Makan
Beberapa studi menunjukkan bahwa kafein bisa mengurangi rasa lapar untuk sementara waktu. Hal ini bermanfaat bagi kamu yang sedang membatasi asupan makanan.
3. Memberikan Energi untuk Berolahraga
Kopi bisa menjadi “pre-workout alami” karena mampu memberikan dorongan energi, meningkatkan fokus, dan daya tahan saat latihan fisik.
4. Mengandung Antioksidan
Kopi adalah sumber antioksidan baik karena dapat membantu melawan radikal bebas dan menjaga kesehatan tubuh secara umum.
(NDA)
