Konten dari Pengguna

Cacar Air Boleh Mandi atau Tidak? Ini Penjelasan dan Tipsnya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cacar air. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cacar air. Foto: Shutterstock

Cacar air merupakan penyakit akibat infeksi virus varicella zoster. Gejalanya ditandai dengan munculnya ruam merah yang berubah menjadi lenting berisi cairan, serta disertai demam, lemas, dan gatal.

Penyakit cacar air hanya terjadi satu kali seumur hidup dan bisa dialami anak-anak maupun orang dewasa. Lalu, apakah penderita cacar air boleh mandi atau tidak? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini.

Cacar Air Boleh Mandi atau Tidak?

Ilustrasi cacar air. Foto: Shutterstock

Masih ada masyarakat yang percaya bahwa penderita cacar air tak boleh mandi karena takut memperparah luka atau membuat penyakit semakin parah.

Namun sebenarnya menurut dunia medis, penderita cacar air tetap boleh mandi selama dilakukan dengan hati-hati. Mandi justru dapat membantu menjaga kebersihan kulit, mencegah infeksi sekunder akibat bakteri, dan meredakan rasa gatal.

Dijelaskan pula dalam buku Ilmu Kesehatan: Memahami Gejala, Tanda, dan Mitos susunan Umar Zein, mandi saat terkena cacar terbukti dapat mengangkat kotoran di permukaan kulit yang berpotensi menambah rasa gatal. Ini bisa memberikan kenyamanan ke penderita selama ruam masih terus muncul.

Baca Juga: Obat Cacar Air Tradisional untuk Mempercepat Penyembuhan

Tips Mandi Saat Terkena Cacar Air

Ilustrasi mandi. Foto: Unsplash

Agar mandi tidak memperparah kondisi kulit, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:

  1. Gunakan air hangat, bukan panas atau dingin ekstrem.

  2. Pilih sabun berbahan lembut (bebas pewangi dan alkohol).

  3. Gunakan tangan, bukan spons atau waslap kasar agar tak memecahkan lenting.

  4. Jangan menggosok kulit saat mandi atau mengeringkan tubuh.

  5. Keringkan dengan handuk lembut secara perlahan.

  6. Hindari berbagi handuk dengan orang lain untuk mencegah penularan.

Perawatan Lain Saat Terkena Cacar Air

Ilustrasi cacar air. Foto: Shutterstock

Selain mandi, berikut beberapa hal yang sebaiknya dilakukan untuk mempercepat penyembuhan cacar air yang dikutip dari buku Ensiklopedia Macam-macam Penyakit Cacar karya Atma Endris, dkk.

  • Istirahat cukup.

  • Perbanyak minum air putih.

  • Hindari menggaruk luka cacar untuk mencegah bekas dan infeksi.

  • Gunakan obat antihistamin jika gatal sangat mengganggu (atas anjuran dokter).

  • Oleskan losion kalamin untuk menenangkan kulit.

  • Gunakan pakaian longgar dan berbahan lembut.

  • Jika muncul tanda-tanda infeksi seperti nanah, luka berbau, demam tinggi lebih dari tiga hari, atau ruam menyebar cepat, segera konsultasi ke dokter.

Dengan perawatan yang tepat, termasuk menjaga kebersihan melalui mandi, penderita cacar air dapat pulih lebih cepat tanpa komplikasi. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga medis jika ragu atau mengalami gejala berat.

(NDA)