Konten dari Pengguna

Ciri-ciri Gula Darah Rendah dan Cara Cepat Mengatasinya

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ciri-ciri gula darah rendah. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ciri-ciri gula darah rendah. Foto: Unsplash.com

Gula darah berperan penting untuk menyediakan energi bagi tubuh. Namun, kadar gula darah dalam tubuh yang terlalu rendah bisa menyebabkan gangguan kesehatan jika tak ditangani dengan tepat.

Agar dapat segera diatasi, mengenali ciri-ciri gula darah rendah sangat penting, terutama bagi penderita diabetes yang menggunakan insulin atau obat penurun gula darah.

Artikel ini akan membahas gejala yang umum dialami penderita gula darah rendah, penyebab, serta langkah penanganannya agar penderita bisa waspada sejak dini.

Apa Itu Gula Darah Rendah?

Ilustrasi ciri-ciri gula darah rendah. Foto: Unsplash.com

Mengutip Mayo Clinic, gula darah rendah atau hipoglikemia adalah kondisi ketika kadar glukosa dalam darah turun di bawah batas normal, yaitu kurang dari 70 mg/dL.

Glukosa sendiri merupakan sumber energi utama bagi tubuh, terutama otak. Ketika kadar glukosa menurun drastis, fungsi tubuh bisa terganggu dan menyebabkan gejala yang membahayakan.

Hipoglikemia dapat terjadi secara tiba-tiba, serta bisa dalam kondisi ringan hingga berat. Jika tak segera ditangani, gula darah rendah dapat menyebabkan kejang, kehilangan kesadaran, bahkan koma.

Baca Juga: Cara Mengurangi Kadar Gula dalam Tubuh secara Alami

Ciri-ciri Gula Darah Rendah

Ilustrasi ciri-ciri gula darah rendah. Foto: Unsplash.com

Berikut beberapa gejala gula darah rendah yang perlu diwaspadai, menurut informasi dari American Diabetes Association.

1. Gemetar

Gemetar, terutama di tangan, merupakan salah satu tanda awal hipoglikemia. Tubuh merespons kekurangan energi dengan mengaktifkan sistem saraf simpatik yang menimbulkan efek gemetar.

2. Keringat Dingin

Berkeringat tanpa sebab yang jelas, terutama di malam hari atau saat tidak beraktivitas berat, bisa menjadi indikasi gula darah rendah.

3. Lemas atau Lelah Berlebihan

Hipoglikemia membuat otot dan otak kekurangan energi dan menyebabkan tubuh terasa sangat lemas bahkan setelah istirahat cukup.

4. Pusing atau Sakit Kepala

Kadar gula darah yang rendah dapat mengurangi aliran glukosa ke otak, menimbulkan rasa pusing, ringan kepala, atau sakit kepala.

5. Lapar Tiba-tiba

Rasa lapar ekstrem yang muncul tiba-tiba, terutama setelah makan, bisa menjadi sinyal bahwa tubuh kekurangan glukosa.

6. Jantung Berdebar-debar

Detak jantung yang meningkat (palpitasi) adalah respons tubuh terhadap stres akibat kadar gula darah yang rendah.

7. Kebingungan atau Sulit Berkonsentrasi

Otak sangat sensitif terhadap kadar gula. Ketika kekurangan, seseorang bisa mengalami kebingungan, bicara cadel, hingga kehilangan fokus.

8. Penglihatan Kabur

Kondisi hipoglikemia dapat memengaruhi saraf optik dan menyebabkan pandangan buram secara tiba-tiba.

9. Perubahan Emosi atau Perilaku

Orang dengan gula darah rendah bisa tampak cemas, mudah marah, atau bahkan berperilaku aneh tanpa sebab jelas.

10. Pingsan

Dalam kasus yang berat, penderita bisa kehilangan kesadaran. Ini adalah kondisi darurat medis yang harus segera ditangani.

Cara Mengatasi Gula Darah Rendah

Ilustrasi ciri-ciri gula darah rendah. Foto: Unsplash.com

Jika kamu atau orang terdekat mengalami gejala hipoglikemia, berikut beberapa cara mengatasinya yang bisa langsung diterapkan:

  1. Segera konsumsi makanan manis seperti permen, madu, atau minuman manis (bukan diet soda).

  2. Periksa kadar gula darah, jika memungkinkan.

  3. Konsumsi karbohidrat kompleks setelah gejala membaik untuk menjaga kestabilan gula darah.

  4. Jika penderita tak sadar, jangan beri makan atau minum secara langsung. Segera hubungi tenaga medis.

(NDA)