Daftar Buah Pembersih Rahim Setelah Keguguran yang Bisa Dikonsumsi

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Keguguran adalah kondisi medis di mana seseorang kehilangan janinnya saat memasuki usia 20 minggu kehamilan. Umumnya, keguguran terjadi pada minggu ke-7 sampai 12, atau yang lebih dikenal dengan sebutan trimester pertama.
Penyebab keguguran sangat beragam. Mengutip Buku Ajar Psikologi Perkembangan dalam Siklus Hidup Wanita karya Kurniasari Pratiwi, dkk., keguguran bisa disebabkan oleh gangguan hormonal seperti kurangnya hormon estrogen, progesteron, dan lain sebagainya.
Di samping itu, menurunnya produksi kelenjar tiroid juga bisa menjadi pemicunya. Pasien yang mengalami keguguran biasanya disertai dengan penyakit bawaan lain seperti diabetes, tekanan darah tinggi, anemia, dan guncangan psikologis.
Saat terjadi keguguran, rahim pasien harus dibersihkan secara total agar tidak menimbulkan penyakit serius. Cara membersihkannya bisa dengan mengonsumsi buah-buahan tertentu. Apa saja jenis buah pembersih rahim setelah keguguran? Simak artikel berikut untuk mengetahui ragamnya.
Buah Pembersih Rahim Setelah Keguguran
Untuk membersihkan rahim setelah keguguran, Anda bisa mengonsumsi buah-buahan dengan khasiat beragam. Mengutip beberapa sumber, berikut deretan buah pembersih rahim setelah keguguran yang bisa dikonsumsi:
1. Raspberry
Buah merah ini mengandung mineral seperti vitamin C, vitamin K, zat besi, mangan, fosfor, dan kalium. Raspberry mengandung sejumlah besar serat dan antioksidan yang baik untuk tubuh.
Di samping itu, raspberry juga mengandung asam fluorat yang berkhasiat untuk melancarkan aliran menstruasi dan meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh. Mengutip situs Blend of Bites, raspberry menjadi contoh buah pembersih rahim setelah keguguran yang aman dikonsumsi.
Buah ini dapat membersihkan sisa-sisa kandungan dalam rahim Anda dan membantu mengencangkan lapisan ototnya. Untuk mendapatkan hasil maksimal, Anda bisa mengonsumsinya secara rutin.
2. Alpukat
Buah alpukat mengandung asam folat yang baik bagi ibu hamil. Saat keguguran, buah ini mampu menambah energi dan memperkuat lapisan rahim ibu hamil. Mengutip situs Healthline, mengonsumsi alpukat yang cukup bisa membersihkan rahim secara optimal.
3. Jeruk
Buah jeruk kaya akan vitamin C dan antioksidan. Kandungan ini berkhasiat untuk menangkal radikal bebas, melancarkan nifas, dan membersihkan rahim pasca keguguran. Tidak hanya menyehatkan, konsumsi jeruk juga bisa memulihkan energi Anda yang terkuras habis setelah mengalami keguguran.
Selain mengonsumsi buah-buahan, Anda juga bisa melakukan beberapa cara untuk membersihkan rahim setelah keguguran. Dirangkum dari situs Bodywise, berikut penjelasannya:
Lakukan olahraga ringan dan meditasi untuk menenangkan diri.
Minum obat yang tepat sesuai saran dokter untuk menghilangkan rasa sakit pasca keguguran.
Periksa suhu tubuh setiap hari selama lima hari pertama setelah keguguran. Jika melebihi 38°C, itu bisa menjadi pertanda terjadinya infeksi. Maka, segera konsultasikan ke dokter.
Jaga kebersihan vagina untuk menghindari risiko infeksi parah.
Jaga diri Anda tetap terhidrasi dengan meminum 8-10 gelas air setiap hari.
Mandi dua kali sehari untuk menjaga kebersihan dan mengurangi risiko infeksi lebih lanjut.
Hindari berhubungan seks selama dua minggu pertama setelah keguguran.
Cobalah pijat kesuburan untuk meningkatkan keseimbangan hormon dan meningkatkan sirkulasi darah ke rahim.
(MSD)
Frequently Asked Question Section
Kapan keguguran biasanya terjadi?

Kapan keguguran biasanya terjadi?
Pada usia kehamilan minggu ke-7 sampai 12, atau yang lebih dikenal dengan sebutan trisemester pertama.
Apa penyebab keguguran?

Apa penyebab keguguran?
Keguguran bisa disebabkan oleh gangguan hormonal seperti kurangnya hormon estrogen, progesteron, dan lain sebagainya.
Apa khasiat raspberry untuk keguguran?

Apa khasiat raspberry untuk keguguran?
Raspberry juga mengandung asam fluorat yang berkhasiat untuk melancarkan aliran menstruasi dan meningkatkan sirkulasi darah dalam tubuh.
