Dexanta Obat untuk Apa? Ini Kegunaan, Efek Samping, dan Aturan Pakainya

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dexanta obat untuk apa? Dexanta adalah obat yang digunakan untuk mengurangi gejala-gejala yang berhubungan dengan gangguan saluran pencernaan, seperti asam lambung, maag, gastritis (radang lambung), tukak lambung, dan sebagainya.
Dexanta termasuk jenis obat golongan antasida. Menurut WebMD, antasida merupakan obat yang mampu menetralkan asam lambung untuk meredakan gangguan saluran pencernaan dan sakit perut.
Beberapa antasida, termasuk Dexanta, mengandung simetikon, yaitu bahan kimia yang membantu menguraikan gelembung gas di dalam perut dan membuangnya dari tubuh. Selain itu, Dexanta juga mengandung magnesium hidroksida dan alumunium hidroksida.
Magnesium hidroksida dan alumunium hidroksida bekerja dengan cara menurunkan jumlah asam lambung. Kedua kandungan ini dapat menyebabkan diare dan sembelit.
Dexanta Obat untuk Apa?
Sebagai obat golongan antasida, Dexanta dapat digunakan untuk mengobati berbagai gejala akibat kelebihan asam lambung, seperti:
Refluks asam, yang ditandai dengan batuk kering terus-menerus, nyeri saat berbaring, dan kesulitan menelan makanan.
Mulas, yang ditandai dengan sensasi terbakar di bagian dada atau tenggorokan yang disebabkan oleh refluks asam.
Gangguan pencernaan, yang ditandai dengan rasa sakit di perut bagian atas seperti perut kembung.
Nyeri ulu hati, yang ditandai dengan rasa tidak nyaman yang muncul di area tengah sekitar dada bagian perut atas.
Efek Samping Dexanta
Menurut Healthline, ada beberapa efek samping yang dapat muncul jika mengonsumsi obat dengan kandungan simetikon, aluminium hidroksida, dan magnesium hidroksida, di antaranya:
Diare atau sembelit
Mual atau muntah
Keram perut
Lelah yang tidak biasa
Nafsu makan hilang
Selain efek samping di atas, Dexanta juga dapat menyebabkan reaksi alergi obat, seperti ruam merah pada kulit, pembengkakan bibir atau kelopak mata, kesulitan bernapas, dan gatal-gatal.
Jika merasakan efek samping yang tidak membaik dan reaksi alergi obat, segera hentikan pemakaian obat dan lakukan pemeriksaan ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.
Dosis dan Aturan Pakai Dexanta
Dexanta merupakan obat yang dijual bebas di apotek dan tersedia dalam bentuk tablet kunyah dan sirup. Perbedaan sediaan tersebut diformulasikan untuk memudahkan penderita yang sulit menelan atau ingin menutupi rasa yang tidak enak pada obat.
Penggunaan Dexanta harus sesuai anjuran dokter dan petunjuk yang tertera pada kemasan obat. Adapun dosis umum Dexanta untuk orang dewasa berdasarkan bentuk obatnya adalah sebagai berikut.
1. Dosis Dexanta Tablet Kunyah
Dewasa: 1-2 tablet, dikonsumsi 3-4 kali sehari. Obat ini dapat dikonsumsi 1 jam sebelum makan atau 2 jam setelah makan.
2. Dosis Dexanta Sirup
Dewasa: 1-2 sendok teh ukuran 5 ml, diminum 3-4 kali sehari. Obat ini dapat dikonsumsi sebelum makan atau menjelang tidur malam.
(SFR)
