Filler Dagu: Manfaat, Prosedur, Biaya hingga Perawatannya

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 6 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Garis rahang dan dagu yang memiliki kontur tidak simetris terkadang membuat seseorang tidak percaya diri. Untuk mengatasi masalah ini, banyak orang yang memilih untuk melakukan filler dagu.
Kekencangan kulit, termasuk pada daerah dagu biasanya dipengaruhi oleh faktor usia dan genetik. Filler dagu bisa digunakan untuk menambahkan definisi dan kontur pada daerah dagu.
Selain itu, filler dagu juga dilakukan untuk menyeimbangkan sisi dagu yang tidak simetris. Filler dagu banyak dilakukan oleh orang-orang sebagai solusi mengatasi permasalahan pada dagu karena metode ini tidak membutuhkan operasi.
Filler dalam dunia medis disebut sebagai dermal filler. Itu merupakan suatu zat bertekstur seperti gel yang disuntikan di bawah permukaan kulit yang bisa memberikan kesan tertentu pada bagian rahang dan dagu sehingga wajah tampak memiliki perubahan pada beberapa titik.
Simak ulasan tentang filler dagu, mulai dari manfaat, prosedur, efek samping hingga perawatannya di bawah ini.
Filler Dagu Itu Apa?
Filler dagu adalah metode dalam dunia kecantikan yang menggunakan gel ke dalam untuk memberikan volume dan merangsang asam hialuronat atau produksi kolagen.
Proses ini dilakukan untuk mengurangi munculnya penuaan, seperti kulit mulai mengendur, dan lain-lain. Jenis filler yang digunakan oleh dokter juga sangatlah bervariasi, yaitu:
Asam hialuronat, yaitu jenis gel filler yang berlangsung selama 6-12 bulan. Jenis kandungan ini sebenarnya banyak ditemukan dalam tubuh manusia.
Polymethylmethacrylate (PMMA), yaitu jenis zat sintetis dan biokompatibel yang mengandung kolagen yang umumnya digunakan untuk memberikan volume pada area dagu.
Kalsium hidroksilapatit (CaHA), yakni jenis filler dagu yang berupa gel lembut dengan partikel kalsium halus.
Filler Dagu untuk Apa?
Mengutip dari laman situs Healthline, filler dagu secara umum memberikan efek sebagai berikut:
Mengurangi efek kehilangan volume terkait usia di wajah bagian bawah.
Membuat garis rahang yang lebih tampak oval.
Mengurangi munculnya tanda kulit mengendur pada bagian dagu.
Memberikan kontur garis rahang, memberikan penampilan yang lebih tajam.
Menyeimbangkan garis rahang asimetris.
Memperkuat atau menambah proporsi pada dagu.
Memperkuat dan mendefinisikan dagu.
Meningkatkan proyeksi dagu.
Mengubah kontur dagu.
Apakah Filler Dagu Aman?
Filler dagu adalah jenis perawatan kecantikan wajah yang banyak diragukan keamanannya. Lantas, apakah filler dagu berbahaya?
Filler dagu merupakan prosedur nonsurgical yang aman jika dilakukan oleh seseorang yang berpengalaman dan berlisensi, seperti ahli bedah plastik, dermatolog, praktisi perawat, asisten dokter, dan lain-lain.
Meskipun aman dan tidak berbahaya, filler dagu bisa menimbulkan efek samping tertentu. Berikut adalah sejumlah efek samping yang timbul akibat filler dagu:
Rasa tidak nyaman pada bagian wajah.
Pembengkakan.
Muka kemerahan.
Gatal-gatal.
Muncul banyak jerawat.
Pembentukan nodul pada kulit.
Terjadi reaksi kulit inflamasi.
Benjolan pada kulit.
Meskipun bisa saja memberikan efek samping, filler dagu jarang memberikan komplikasi dan gangguan kesehatan yang membahayakan tubuh.
Akan tetapi, penting untuk tetap mendapatkan filler dagu dari tenaga medis profesional yang berpengalaman untuk menghindari efek samping dan komplikasi serius akibat filler dagu.
Bagaimana Prosedur Filler Dagu?
Jika memutuskan akan melakukan filler dagu, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan, seperti prosedur dari pelaksanaan filler dagu itu sendiri.
Sebelum Melakukan Filler Dagu
Hal penting yang perlu diperhatikan sebelum filler dagu adalah melakukan konsultasi dengan dokter ahli bedah plastik ataupun dokter kulit. Selain itu, ada beberapa hal yang perlu dilakukan sebelum melakukan prosedur filler dagu:
Diskusikan dengan dokter perihal obat-obatan yang dikonsumsi saat ini.
Berhenti menggunakan suplemen memperlancar aliran darah, obat penghilang rasa sakit, dan lain-lain.
Hindari minuman beralkohol selama 1-2 hari sebelum filler dagu dilakukan.
Hentikan penggunaan produk perawatan kulit topikal yang mengandung asam glikolat, retinol, atau retinoid beberapa hari sebelum filler dagu.
Hindari penggunaan alat pencabut rambut atau bulu khususnya pada bagian wajah, seperti pinset, alat cukur, dan lain-lain.
Minum dan makan secara normal sebelum melakukan filler dagu.
Selama Melakukan Filler Dagu
Perawatan filler dagu biasanya dilakukan selama kurang lebih 30 menit. Berikut ini adalah beberapa prosedur yang berlangsung selama filler dagu dilakukan:
Tenaga medis akan membius daerah yang akan diberikan filler dengan tujuan untuk mematikan rasa pada bagian tersebut sehingga tidak terasa sakit.
Setelah itu, dokter akan memberikan suntikan yang berisi gel filler yang dimasukkan ke bagian kulit.
Selanjutnya, dokter akan melakukan penilaian dari setiap suntikan yang telah dilakukan selama perawatan berlangsung.
Setelah Melakukan Filler Dagu
Setelah filler dagu dilakukan diskusikan dengan dokter perihal efek samping, cara mengatasi, dan hal-hal yang perlu dihindari untuk mencegah terjadinya komplikasi.
Mengutip dari Medical News Today, area dagu yang telah diberi suntikan juga bisa dikompres menggunakan es sesuai dengan kebutuhan. Selain itu, setelah melakukan filler dagu, ada beberapa hal yang perlu diikuti, yaitu:
Hindari penggunaan produk kosmetik secara berlebihan.
Hindari olahraga yang berat.
Menghentikan kebiasaan minum alkohol.
Menghindari paparan sinar matahari secara langsung.
Berapa Lama Ketahanan Filler Dagu?
Filler dagu adalah jenis perawatan yang hasilnya bersifat nonpermanen. Ketahanan filler dagu sendiri tergantung dari jenis produk filler yang digunakan.
Hasil filler dagu sendiri pada umumnya langsung terlihat. Biasanya hasil yang akan diberikan akan bertahan selama 2 tahun. Gel dengan kandungan hidroksilapatit dapat bertahan selama 15 bulan.
Hasil filler mulai berkurang biasanya akan terlihat pada bulan ke-9 hingga 12, terlebih jika injeksi penyegaran tidak diberikan secara konsisten.
Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk mempertahankan filler dagu, di antaranya:
Menghindari sinar UV dan melindungi kulit dari sinar matahari langsung dengan memakai tabir surya.
Menjaga kelembapan kulit secara teratur.
Melakukan perawatan kulit menggunakan produk sesuai saran dokter.
Menjaga tubuh agar tetap terhidrasi dengan baik.
Mengonsumsi makanan dan minuman yang sehat.
Mengurangi stres.
Hindari konsumsi alkohol yang berlebihan.
Berapa Biaya Filler Dagu?
Filler dagu pada beberapa negara tidak termasuk dalam tanggungan asuransi kesehatan sebab ditujukan untuk perawatan kecantikan semata. Biaya filler dagu sendiri sangatlah bervariasi sebab dipengaruhi oleh faktor-faktor berikut ini:
Keahlian dan kualifikasi dokter.
Waktu dan upaya yang dibutuhkan selama prosedur filler dagu.
Jenis filler yang digunakan.
Jenis prosedur filler dagu yang dilakukan.
Berdasarkan jenis filler yang digunakan, berikut adalah taksiran biaya filler dagu per jarum suntik:
Filler dengan kandungan asam hialuronat: Rp10-11 juta
Filler dengan kandungan asam polilaktik: Rp12-15 juta
Filler dengan kandungan kalsium hidroksilapatit: Rp10-11 juta.
Itulah beberapa informasi seputar filler dagu. Filler dagu merupakan cara nonpermanen untuk mengubah tampilan garis rahang dan dagu dengan aman.
Penting untuk setiap orang yang ingin melakukan filler dagu untuk melakukan konsultasi dengan tenaga medis berlisensi untuk mendapatkan penanganan dengan tepat.
Baca Juga: Cara Mencari Filter IG yang Cepat dan Mudah agar IG Story Lebih Aesthetic
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Berapa biaya filler dagu?

Berapa biaya filler dagu?
Berdasarkan jenis filler yang digunakan, berikut adalah taksiran biaya filler dagu per jarum suntik: (1) filler dengan kandungan asam hialuronat: Rp10-11 juta, (2) filler dengan kandungan asam polilaktik: Rp12-15 juta, dan (3) filler dengan kandungan kalsium hidroksilapatit: Rp10-11 juta.
Filler dagu itu apa?

Filler dagu itu apa?
Filler dagu adalah metode dalam dunia kecantikan yang menggunakan gel ke dalam untuk memberikan volume dan merangsang asam hialuronat atau produksi kolagen.
Apa itu fiksi?

Apa itu fiksi?
Fiksi artinya rekaan, berdasarkan khayalan, dan tidak berdasarkan kenyataan. Dari sinilah, cerita fiksi dapat diartikan sebagai karya sastra yang menceritakan sesuatu dengan sifat rekaan, khayalan, dan sesuatu yang tidak ada, sehingga tidak perlu dicari kebenarannya dalam dunia nyata.
