Konten dari Pengguna

Jadwal Pemberian Obat Cacing di Posyandu dan Manfaatnya untuk Anak

Artikel Kesehatan

Artikel Kesehatan

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pemberian obat cacing pada anak. Foto: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemberian obat cacing pada anak. Foto: Unsplash.com

Pemberian obat cacing merupakan salah satu program pelayanan kesehatan anak di Indonesia, terutama di tingkat Posyandu. Obat cacing diberikan secara berkala untuk mencegah infeksi cacingan yang bisa berdampak buruk pada tumbuh kembang anak.

Orang tua yang belum mengetahui jadwal pemberian obat cacing di Posyandu dapat menyimak artikel ini. Artikel Kesehatan akan menjabarkan informasi seputar pemberian obat cacing di Posyandu, mulai dari waktu yang tepat, dosis, hingga panduan bagi orang tua.

Jadwal Pemberian Obat Cacing di Posyandu

Ilustrasi pemberian obat cacing pada anak. Foto: Unsplash.com

Berdasarkan program dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), jadwal pemberian obat cacing di Posyandu dilakukan dua kali dalam setahun, yakni pada Februari dan Agustus.

Kedua bulan ini bertepatan dengan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) dan kegiatan pemberian vitamin A. Program ini dilakukan secara serentak di Posyandu, PAUD, dan TK sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan anak usia dini.

Jenis obat cacing yang biasa diberikan di Posyandu adalah dari golongan albendazole atau mebendazole. Pemberian obat cacing di Posyandu ini menyasar kelompok anak berikut:

  • Anak usia 1 sampai 5 tahun (balita), melalui Posyandu.

  • Anak usia 6 sampai 12 tahun, melalui sekolah dasar atau Posyandu.

  • Anak usia di atas 1 tahun yang tidak sedang sakit dan berat badannya sesuai standar minimal.

Untuk anak-anak yang sedang demam tinggi, diare berat, atau mengalami gangguan pencernaan akut, pemberian obat cacing bisa ditunda dan dikonsultasikan lebih lanjut ke tenaga kesehatan.

Manfaat Pemberian Obat Cacing Secara Berkala

Ilustrasi pemberian obat cacing pada anak. Foto: Unsplash.com

Infeksi cacingan sering kali tak disadari karena gejalanya tak selalu terlihat jelas. Namun jika dibiarkan, cacingan bisa menyebabkan berbagai masalah kesehatan pada anak.

Merujuk UNICEF Indonesia, beberapa jenis masalah kesehatan yang biasa dialami anak saat cacingan, di antaranya penurunan nafsu makan, berat badan tak naik, gangguan penyerapan nutrisi, anemia, lesu dan tak aktif, hingga gangguan pertumbuhan.

Karena itu, pemberian obat cacing secara berkala sangat dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan RI untuk anak-anak usia 1 hingga 12 tahun sebagai bentuk pencegahan.

Pemberian obat cacing secara rutin juga memberikan berbagai manfaat penting bagi tumbuh kembang anak seperti:

  • Menjaga sistem pencernaan tetap sehat.

  • Meningkatkan penyerapan nutrisi dari makanan.

  • Membantu pertumbuhan tinggi dan berat badan secara optimal.

  • Mencegah anemia akibat infestasi cacing.

  • Menjaga daya tahan tubuh anak tetap kuat.

Selain itu, program ini juga mendukung upaya nasional dalam menurunkan angka infeksi kecacingan pada anak-anak Indonesia.

(NDA)