Mengenal Savant Syndrome, Penyebab, dan Ciri-Cirinya

Kumpulan artikel yang membahas informasi seputar kesehatan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Artikel Kesehatan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyandang autisme kerap kali dipandang sebelah mata oleh masyarakat. Faktanya, banyak dari mereka yang memiliki tingkat kecerdasan di atas rata-rata. Kondisi seperti ini biasanya dialami oleh orang autis yang memiliki savant syndrome.
Sindrom savant atau savant syndrome adalah kondisi yang terjadi ketika seseorang mempunyai bakat atau kemampuan khusus di bidang tertentu. Kondisi ini identik dengan gangguan spektrum autisme yang juga dimiliki orang non-autis dengan IQ di bawah rata-rata.
Mengutip laman Very Well Health, keterampilan yang dimiliki orang dengan savant syndrome berbeda-beda. Ada yang berbakat di bidang seni musik, ada pula yang bertalenta di bidang eksakta seperti matematika.
Penyebab Savant Syndrome
Savant syndrome termasuk jenis gangguan yang menyerang sistem saraf pusat, namun penyebabnya belum diketahui secara pasti. Berdasarkan informasi dari laman Health of Children beberapa peneliti menduga sindrom tersebut dipengaruhi oleh gen bawaan anak saat lahir.
Selain itu, ada juga ahli yang berpendapat bahwa savant syndrome terjadi karena peristiwa tertentu, misalnya cedera otak. Cedera tersebut kemudian berujung pada kerusakan otak kiri yang mengakibatkan IQ mereka sangat rendah. Sebagai gantinya, otak kanan mereka berkembang dengan sangat baik.
Namun, pendapat-pendapat tersebut hanya dugaan dan belum bisa dibuktikan secara ilmiah. Penyebab savant syndrome masih diteliti lebih lanjut sampai saat ini.
Ciri-Ciri Savant Syndrome
Seperti yang dijelaskan, orang dengan savant syndrome dapat dikenali dengan bakatnya yang luar biasa. Salah satu keterampilan yang umum dimiliki adalah kemampuan mengingat.
Mereka mampu mengingat banyak detail yang sering terabaikan oleh kebanyakan orang. Misalnya, mampu mengingat data di bidang statistik ataupun mengingat daftar nomor telepon dengan baik.
Meski termasuk langka, sebagian pengidap savant syndrome juga mampu mengenali dan berbicara berbagai bahasa dalam waktu yang sangat singkat. Bahkan, ada juga yang bisa membaca, menulis, dan menerjemahkan 15 sampai 20 bahasa.
Menurut Makoto Sichida dalam buku Right Brain Education in Infancy: Teori dan Praktik, beberapa bakat spesial yang sering ditunjukkan orang dengan savant syndrome adalah:
Mengulangi kata per kata apa yang baru mereka dengar sekali, bahkan kelompok kalimat yang rumit.
Menghafal seluruh isi buku.
Menyelesaikan soal matematika dengan kilat.
Menunjukkan bakat busik dengan memainkan kembali notasi musik secara lengkap dan tepat setelah mendengarkannya satu kali.
Menghafal sesuatu dengan sekali pandang (menghafal secara fotografik).
Menebak dengan benar hari apa dalam satu minggu setelah diberikan suatu tanggal di masa lalu.
Menyalin kembali gambar dengan sangat detail setelah melihatnya hanya satu kali.
Savant syndrome sejatinya bisa dideteksi sejak dini. Maka dari itu, orangtua berperan besar dalam mengasah kemampuan anaknya agar bakat mereka dapat tersalurkan dengan baik dan bermanfaat bagi banyak orang.
(ADS)
Frequently Asked Question Section
Apa penyebab sindrom savant?

Apa penyebab sindrom savant?
Penyebab savant syndrome masih diteliti lebih lanjut sampai saat ini.
Kenapa anak autis bisa pintar?

Kenapa anak autis bisa pintar?
Kondisi seperti ini biasanya dialami oleh orang autis yang memiliki savant syndrome.
Apa kelebihan anak autis?

Apa kelebihan anak autis?
Banyak anak autis memiliki tingkat kecerdasan di atas rata-rata.
